Didi Rosidi
Universitas Subang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KINERJA UPT DINAS TERMINAL SUBANG DALAM PEMUNGUTAN RETRIBUSI TERMINAL Didi Rosidi; Diah Andani
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 9, No 2 (2022): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v9i2.8455

Abstract

Penelitian dan penulisan ini membahas hal-hal yang berkaitan dengan bagaimana kinerja UPT Dinas terminal subang dalam pemungutan retribusi terminal sesui dengan Indikator Kinerja menurut Mahsun (2014:77) yaitu masukan, proses, keluaran, hasil, manfaat, dan dampak. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, karena penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang diteliti digunakan untuk mengungkapkan permasalahan dalam kehidupan kerja organisasi pemerintah dan observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dari informan melalui pengamatan dan wawancara secara langsung dan dokumen diperoleh dalam bentuk peraturan peraturan dan pengolahan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja UPT Dinas terminal subang dalam pemungutan retribusi terminal sesuai dengan Indikator Kinerja menurut Mahsun (2014:77) yaitu masukan, perkembangan jaman yang mempengaruhinya, membuat beberapa orang memilih menggunakan kendaran pribadi di bandingkan menggunakan transportasi umum, sehingga nilai retribusi yang di dapati berkurang sedangkan target retribusi semakin naik, sehingga Realisai pendapatan dari retribusi terminal belum pernah bisa mencapai target yang di harapkan setiap tahunnya. proses, dalam pengelolaan terminal sama sekali tidak memberikan dampak yang baik untuk masyarakat pengguna layanan transportasi umum. keluaran, UPTD terminal dalam melakukan pemungutan retribusi terminal secra double, sehingga hal tersebut membuat supir bus dan angkutan umum merasa sudah melakukan tugasnya dan tidak harus keluar masuk terminal. hasil, fasilitas yang kurang memadai, hal tersebut penulis kutif berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu masyarakat pengguna transfortasi umum di kabupaten subang. manfaat, tujuan UPTD terminal salah satunya adalah mencapai target sedangkan setiap tahunnya target tidak pernah terealisasi, sehingga tujuan dari UPTD terminal pun sesungguhnya masih belum tercapai. dan dampak, UPTD terminal kabupaten subang masih belum benar benar memenuhi prosedur terbukti dari adanya pemungutan tariff retribusi double. Sesuai dengan Indikator Kinerja menurut Mahsun (2014:77), kinerja UPT Dinas terminal subang dalam pemungutan retribusi terminal Belum Optimal sebagaimana dijelaskan dalam paragraph diatas.
Inovasi Mal Pelayanan Publik (MPP) di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Subang Iwan Setiawan Rachmat; Hani Ruchendi; Didi Rosidi; Regina Aprilia
The World of Public Administration Journal Volume 7 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wpaj.v7i2.2542

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi Mal Pelayanan Publik (MPP) di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Subang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih ditemukannya hambatan dalam penyelenggaraan pelayanan, seperti keterlambatan penyelesaian dokumen, keterbatasan integrasi layanan antar instansi, serta belum optimalnya penyampaian informasi kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan teori difusi inovasi Rogers yang mencakup lima karakteristik inovasi, yaitu keunggulan relatif, kesesuaian, kerumitan, dapat diuji coba, dan dapat diamati. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pejabat struktural, operator pelaksana, serta masyarakat pengguna layanan MPP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi MPP di Kabupaten Subang telah berjalan cukup baik, terutama dalam aspek integrasi layanan dan kemudahan akses, namun belum sepenuhnya optimal. Beberapa indikator inovasi belum terpenuhi secara konsisten, khususnya terkait efisiensi waktu pelayanan, kejelasan alur layanan, serta pemanfaatan teknologi dan sumber daya manusia. Penelitian ini merekomendasikan perlunya evaluasi berkala, penguatan koordinasi antar instansi, serta peningkatan kapasitas aparatur guna memastikan keberlanjutan dan efektivitas inovasi pelayanan publik berbasis MPP. Kata kunci: Innovation, Public Service Mall, Public Service, DPMPTSP, Service Effectiveness.