Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Dan Remaja Putri Melalui Pelatihan Pembuatan Yoghurt Buah Mangga di Desa Cot Cut Kecamatan Kota Baro Kabupaten Aceh Besar Masyitah Masyitah; Hayatun Nupus; Dewi Sartika; Mirda Karuna
Peternakan Abdi Masyarakat (PETAMAS) Vol 3, No 1 (2023): Volume 3, Nomor 1, Juni 2023
Publisher : Departemen of Animal Science, Agriculture Faculty, Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/petamas.v3i1.32157

Abstract

Yoghurt adalah hasil fermentasi susu oleh bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus. Yoghurt menjadi produk minuman yang dipilih karena rasa dan khasiatnya yang khas. Buah mangga (Mangifera indica) yang merupakan buah konsumsi, dengan penambahan sari buah mangga untuk penambah cita rasa dan meningkatkan nilai gizi yoghurt serta menggantikan esens atau perisai makanan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan dan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah susu dengan penambahan sari buah manggo menjadi yoghurt. Metode yang digunakan dalam penyuluhan pemberian materi pengetahuan dan demonstrasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa partisipasi dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam pengolahan susu menjadi yoghurt. Produk ini diharapkan dapat menjadi alternatif sumber gizi hewani sekaligus dapat menjadi peluang usaha untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
PELATIHAN PEMANFAATAN DAGING AYAM BERTELUR AFKIR MENJADI PRODUK ABON DENGAN PENAMBAHAN KELUWIH (Artocarpus communis) DI GAMPONG PASIE LAMGAROT KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR Masyitah Masyitah; Zulvia Maika Lesti; Sukinem Sukinem; Ida Yani
Peternakan Abdi Masyarakat (PETAMAS) Vol 2, No 1 (2022): Volume 2, Nomor 1, Juni 2022
Publisher : Departemen of Animal Science, Agriculture Faculty, Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/petamas.v2i1.25773

Abstract

Abon adalah suatu jenis makanan kering berbentuk khas, dibuat dari daging, direbus, disayat-sayat, dibumbui, digoreng dan dipres. Bahan baku utama pembuatan abon dari berbagai jenis daging seperti daging ayam bertelur afkir. Ayam bertelur afkir memiliki daging yang lebih alot sehingga diperlukan pengolahan lebih lanjut menjadi produk abon untuk meningkatkan nilai ekonomi daging ayam bertelur afkir. Abon daging saat ini dapat dikombinasikan dengan bahan nabati seperti daging buah keluwih. Buah keluwih identik dimasak sebagai sayuran atau cemilan, selain itu harganya murah. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk memberdayakan dan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan pengolahan daging ayam bertelur afkir dengan penambahan daging buah keluwih menjadi inovasi produk abon dalam mencukupi kebutuhan gizi yang berasal dari protein hewani dan diharapkan dapat menjadi peluang usaha dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan, diskusi dan demontrasi langsung. Hasil pengabdian ini masyarakat sasaran memiliki keterampilan dalam mengolah daging ayam bertelur afkir yang diberi penambahan keluwih menjadi produk abon.
Karakteristik Kualitas Cuka Aren (Arenga pinnata Merr) Tradisional Aceh Berdasarkan SNI 01-4371-1996 Masyitah Masyitah
KLOROFIL: Jurnal Ilmu Biologi dan Terapan Vol 9, No 2 (2025): KLOROFIL: JURNAL ILMU BIOLOGI DAN TERAPAN
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/kfl:jibt.v9i2.28327

Abstract

Palm sap (Arenga pinnata Merr) as the main ingredient in traditional vinegar production. The result of the fermentation process of palm in the form of vinegar.This study aims to determine the quality of traditional palm vinegar (Arenga pinnata) typical of Aceh based on SNI 01-4371-1996. The type of research includes descriptive analysis. Testing the quality of palm vinegar include acetic acid content, Nacl, alcohol content, test total sugar, the amount of dissolved solids, contaminant of metal (Pb, Cu, Zn), arsenic contamination, microbial contamination and pH. The results showed that the standart that meet on vinegar are the liquid form and acid odor, residue of alcohol 3,54%, contaminant of metal Pb and Cu 0,20 mg/kg and 0,31 mg/kg, microbial contamination 1×10-1, and not detection of arsenic contaminant. pH test 3,27. Standart that not meet are the total acetic acid content 0,18%, Nacl 0,06, the amount of dissolved solids 5,2 °Brix and contaminant of metals Zinc (Zn) 2,76 mg/kg.
Karakteristik Kualitas Cuka Aren (Arenga pinnata Merr) Tradisional Aceh Berdasarkan SNI 01-4371-1996 Masyitah Masyitah
KLOROFIL: Jurnal Ilmu Biologi dan Terapan Vol 9, No 2 (2025): KLOROFIL: JURNAL ILMU BIOLOGI DAN TERAPAN
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/kfl:jibt.v9i2.28327

Abstract

Palm sap (Arenga pinnata Merr) as the main ingredient in traditional vinegar production. The result of the fermentation process of palm in the form of vinegar.This study aims to determine the quality of traditional palm vinegar (Arenga pinnata) typical of Aceh based on SNI 01-4371-1996. The type of research includes descriptive analysis. Testing the quality of palm vinegar include acetic acid content, Nacl, alcohol content, test total sugar, the amount of dissolved solids, contaminant of metal (Pb, Cu, Zn), arsenic contamination, microbial contamination and pH. The results showed that the standart that meet on vinegar are the liquid form and acid odor, residue of alcohol 3,54%, contaminant of metal Pb and Cu 0,20 mg/kg and 0,31 mg/kg, microbial contamination 1×10-1, and not detection of arsenic contaminant. pH test 3,27. Standart that not meet are the total acetic acid content 0,18%, Nacl 0,06, the amount of dissolved solids 5,2 °Brix and contaminant of metals Zinc (Zn) 2,76 mg/kg.