Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EFIKASI DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN HEMODIALISIS Fitriani Agustina; Ainil Yusra
JOURNAL KEPERAWATAN Vol. 1 No. 1 (2022): February 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.163 KB) | DOI: 10.58774/jourkep.v1i1.2

Abstract

Patients with Chronic Kidney Disease (CKD) require renal replacement therapy, one of which is Hemodialysis (HD). HD that needs to be maintained to maintain the quality of life of CKD patients. Adequate hemodialysis can be achieved by increasing adherence to HD. The purpose of this study was to determine the relationship between self-efficacy and support for hemodialysis social compliance. The research design used cross sectional with consecutive sampling. This study involved 110 respondents. Collecting data using CKD Self Efficacy questionnaire, MOS social support survey and study documentation. Data analysis using Chi-Square test. The results showed that the proportion of patients who complied with hemodialysis was 60%, there was a significant relationship between self-efficacy (p= 0.000) and social support (p= 0.002) with HD adherence. The recommendation from this study is that nurses need to improve patient self-efficacy and involve social support to improve patient compliance with the hemodialysis program.  
PEMERIKSAAN KESEHATAN ODGJ DAN EDUKASI TENTANG HIGIENE DAN DUKUNGAN SOSIAL DI PUSKESMAS SYAMTALIRA BAYU KABUPATEN ACEH UTARA Said Taufiq; Fitriani Agustina; M Jamil Fauzi; Sulaiman Sulaiman; Ismailinar Ismailinar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3781-3786

Abstract

Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) memerlukan kondisi fisik yang baik dan kebersihan diri yang optimal dukungan sosial dari keluarga untuk membantu mempercepat proses penyembuhan. Tujuan pelaksanaan kegiatan untuk meningkatkan kesehatan ODGJ baik fisik maupun mental serta meningkatkan pengetahuan keluarga tentang higine dan dukungan sosial untuk penyembuhan ODGJ di wilayah Kecamatan Syamtalira Bayu Kabupaten Aceh Utara. Khalayak sasaran Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) mandiri dan anggota keluarga yang mendampingi ODGJ di wilayah Kecamatan Syamtalira Bayu Kabupaten Aceh Utara. Metode pelaksanaan dengan memberikn edukasi kepada keluarga dan pemeriksaan kesehatan pada ODGJ. Hasil yang diperoleh terjadi peningkatan pengetahuan khalayak sasaran tentang higiene dan kebersihan diri dan dukungan keluarga terhadap ODGJ. Dari pemeriksaan fisik diperleh hasil semua ODGJ sehat dan hanya terdapat sedikit keluhan. Hasil pemeriksaan kesehatan mental menunjukkan semua sasaran masih memiliki masalah mental.
Peningkatan Kapasitas Perawat dalam Perawatan Luka Modern Menggunakan Ekstrak Daun Binahong Anda Syahputra; Fitriani Agustina; Syahabuddin Syahabuddin; Alchalidi Alchalidi; Serlis Mawarni; Nora Veri; Cut Mutiah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12389

Abstract

ABSTRAK Terapi komplementer yang ada menjadi salah satu pilihan pengobatan masyarakat. Terapi komplementer diberikan untuk perawatan luka modern. Perawatan luka terkini adalah modern wound dressing. Modern wound dressing merupakan salah satu metode perawatan luka yang tertutup. Salah  satu  terapi  komplementer  untuk  mempercepat  penyembuhan luka adalah dengan memanfaatkan tanaman daun binahong yang memiliki fungi  sebagai  antibakteri, antiinflamasi, antifungi. Perawat luka merupakan tenaga kesehatan yang dipilih masyarakat dalam penangani perawatan luka, maka karena itu perlunya peningkatan pengetahuan, pemahan dan skill untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik. Kegiatan dilakukan di Wilayah Kota Lhokseumawe dengan jumlah sasaran sebanyak 40 orang dengan pelatihan perawatan luka modern menggunakan ekstrak daun binahong. Evaluasi yang di harapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil dari pelatihan yang dilakukan didapatkan pengetahuan peserta setelah diberikan pelatihan meningkat menjadi berpengetahuan baik sebesar 95% dan keterampilan peserta tentang perawatan luka modern menggunakan ekstrak daun binahong setelah pelatihan sebahagian besar berketerampilan mahir. Kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa meningkatnya pengetahuan dan keterampilan peserta setelah pelatihan perawatan luka modern menggunakan ekstrak daun binahong. Kata Kunci: Daun Binahong, Perawatan Luka Modren, Perawat  ABSTRACT Complementary therapies have become one of the community's treatment options. Complementary therapies are provided for modern wound care. The latest in wound care is modern wound dressing. Modern wound dressing is one of the closed wound care methods. One of the complementary therapies to accelerate wound healing is by utilizing binahong leaf plants that have fungi as antibacterial, anti-inflammatory, and antifungal. Wound nurses are the health workers chosen by the community in handling wound care, therefore it is necessary to increase knowledge, understanding and skills to be able to provide better services. The activity was carried out in the Lhokseumawe City Region with a total target of 40 people with modern wound care training using binahong leaf extract. Evaluation is expected to increase the knowledge and skills of participants. The results of the training were obtained that the participants' knowledge after being given training increased to good knowledge by 95% and the participants' skills regarding modern wound care using binahong leaf extract after training were mostly good skills. This activity can be concluded that the knowledge and skills of participants increased after training on modern wound care using binahong leaf extract.  Keywords: Binahong Leaf Extract, Modern Wound Care, Nursesn
Kuantitas dan Strategi Pencegahan Stunting di Kabupaten Aceh Utara Tahun 2023 M. Jamil Fauzi; Said Taufiq; Fitriani Agustina
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.145

Abstract

Survey Status Gizi Indonesia tahun 2022 menunjukkan angka kejadian stunting secara nasional 24,4 persen (2019) dan 21,6 persen (2021), dalam masa 2 tahun telah terjadi penurunan 2,8 persen.  Dibutuhkan upaya yang lebih optimal untuk mencapai target nasional yaitu 14 persen pada tahun 2024 dan 0 persen pada tahun 2030. Prevalensi balita stunting (tinggi badan menurut umur) tahun 2022 secara nasional menunjukan bahwa Aceh berada pada urutan keempat tertinggi (31,2 persen) setelah NTT, Sulawesi Barat, Papua dan NTB. Kabupaten Aceh Utara merupakan salah satu kabupaten di Aceh yang menghadapi permasalahan stunting, meskipun bukan wilayah prevalinsi tertinggi. Tahun 2021 angka stunting 38,8 persen dan turun 0,5 persen menjadi 38,3 persen pada tahun 2022, masih berada di atas 20 persen cut of point toleransi untuk stunting yang ditetapkan oleh World Health Organization (WHO). Penelitian ini untuk mengetahui kuantitas dan strategi pencegahan stunting di Kabupaten Aceh Utara Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengambilan sampel dengan pendekatan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung dengan Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, penanggung jawab Program Penanggulangan Masalah Gizi (Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi) dan Ketua Bidan Cabang Kabupaten Aceh Utara. Analisa data dengan deskriftif qualitatif.  Hasil penelitian quantitas stunting mengalami perubahan setiap bulan  dan strategi pencegahan stunting sudah dilaksanakan dengan baik sesuai petunjuk teknis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Pengaruh Health Promotion Model “Nola J. Pender” Berbasis Komunitas Terhadap Pencegahan Merokok pada Remaja Putra di Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh Mardhiah Mardhiah; Fitriani Agustina; Teuku Tahlil; Ambia Nurdin; Anda Syahputra
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/fke81v02

Abstract

Background: Smoking remains a persistent behavioral phenomenon among adolescents, frequently driven by peer pressure, social perceptions of masculinity, a lack of community-enforced norms, and local religious views. Objective: This study aimed to evaluate the effect of a community-based health promotion intervention using Nola J. Pender’s Health Promotion Model (HPM) on smoking prevention among adolescents in Banda Aceh. Methods: A quasi-experimental study with a one-group pre-posttest design was conducted on 30 adolescents selected via probability sampling. Smoking status, knowledge, attitude, and perception variables were measured using an adapted questionnaire from the Global Youth Tobacco Survey (GYTS) version 1.2. The self-esteem variable was assessed using the Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES). Bivariate analyses were performed using the Wilcoxon Signed-Ranks Test and Paired Sample T-Test. Results: The analysis demonstrated a significant decrease in smoking status post-intervention (Z= -4.497; p = 0.001). Significant increases were also observed in knowledge, attitudes, and perceptions (t= 10.205; p= 0.001), as well as in adolescent self-esteem (t= 5.950; p= 0.001). Conclusion: Community-based health promotion utilizing Nola J. Pender’s HPM framework is highly effective in reducing smoking status and enhancing knowledge, attitudes, perceptions, and self-esteem among adolescents. This intervention underscores the importance of integrating HPM-based models into community-level adolescent health programs.