Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : INFORMATIKA

PREDIKSI HARGA PENUTUPAN SAHAM BBRI DENGAN MODEL HYBRID LSTM-XGBOOST Nabilah Selayanti; Dwi Amalia Putri; Trimono Trimono; Mohammad Idhom
Informatika: Jurnal Teknik Informatika dan Multimedia Vol. 5 No. 1 (2025): MEI : JURNAL INFORMATIKA DAN MULTIMEDIA
Publisher : LPPM Politeknik Pratama Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/informatika.v5i1.1011

Abstract

The ease of investing in the digital era has driven Generation Z to dominate stock market participation, particularly in blue-chip stocks such as PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). However, stock price fluctuations influenced by macroeconomic factors, regulations, and global market sentiment make it difficult for investors to make accurate decisions. Decisions based on insufficient information pose a significant risk of loss, especially for novice investors. This study proposes a hybrid LSTM-XGBoost approach for predicting BBRI stock prices, combining the strengths of LSTM in capturing nonlinear time series patterns and XGBoost's effectiveness in reducing prediction errors. The model leverages both historical data and feature extraction outputs from the LSTM model. Future stock price values are then predicted by XGBoost using this combined dataset. The Hybrid LSTM XGBoost model outperforms the individual base models in terms of prediction accuracy, achieving an RMSE of 117.89, MAE of 92.45, and MAPE of 2.21%.
PERBANDINGAN KINERJA GRU DAN SVR UNTUK PREDIKSI EMAS DI INDONESIA Mohammad Sufa Ammar Habibi; Arindra Harris Abdillah; Mohammad Idhom; Trimono Trimono
Informatika: Jurnal Teknik Informatika dan Multimedia Vol. 5 No. 1 (2025): MEI : JURNAL INFORMATIKA DAN MULTIMEDIA
Publisher : LPPM Politeknik Pratama Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/informatika.v5i1.1105

Abstract

Emas merupakan instrumen investasi yang banyak diminati di Indonesia, terutama saat terjadi ketidakstabilan ekonomi. Namun, volatilitas harga emas yang dipengaruhi oleh faktor makroekonomi domestik dan global membuat prediksinya menjadi tantangan tersendiri. Penelitian ini membandingkan kinerja dua model prediksi, yaitu Gated Recurrent Unit (GRU) dan Support Vector Regression (SVR), dalam meramalkan harga emas jangka pendek berdasarkan data historis harian periode 2020–2025 sebanyak 1.345 data. Data diolah melalui proses normalisasi dan pembentukan data sekuensial dengan jendela waktu 60 hari. Kedua model dievaluasi menggunakan metrik regresi seperti RMSE, MAE, MSE, dan R². Hasil menunjukkan bahwa model GRU lebih unggul dibandingkan SVR dalam menangkap pola non-linear dan temporal pada data deret waktu, serta menghasilkan prediksi yang lebih akurat. Harga emas pada 7 Mei 2025 diperkirakan sebesar Rp1.736.978. Temuan ini menunjukkan bahwa model deep learning seperti GRU memiliki potensi besar dalam analisis data keuangan dan dapat memberikan kontribusi praktis bagi investor, peneliti, dan pembuat kebijakan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengintegrasikan variabel makroekonomi dan pendekatan hybrid guna meningkatkan akurasi prediksi.