Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DETERMINANTS AFFECTING FINANCING MURABAHAH AT SYARIAH COMMERCIAL BANKS IN INDONESIA 2016-2020 PERIOD Fatrilia Rasyi Radita; Sri Wahyuni Asnaini; Siti Maesaroh
Journal Of Communication Education Vol 16, No 1 (2022): JOCE IP
Publisher : Universitas Insan Pembangunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/joce-ip.v16i1.257

Abstract

Islamic banks, like conventional banks, have a function as financial intermediaries, having the main task of collecting funds from the public and channeling them back to the community in the form of financing facilities. The basic difference between the two banks is that Islamic banks carry out their business activities not based on interest (interest fees), but based on sharia principles or the profit and loss sharing principle. Murābahah is Islamic bank financing through a buying and selling system for or services with a profit agreement and a certain period of time. The purpose of this study was to analyze the determinants of Murabahah financing seen from microeconomic factors such as Return on Assets (ROA), Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Operational Efficiency Ratio (BOPO) as well as from macroeconomic factors such as Bank Indonesia Syariah Certificates (SBIS), BI rate and inflation. The data that has been collected was analyzed using multiple regression analysis. The results obtained from this study show that the Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Financing (NPF), BI Rate and inflation have a significant effect on Murabahah financing. Meanwhile, Return on Assets (ROA), Financing to Deposit Ratio (FDR), Operational Efficiency Ratio (BOPO) and Bank Indonesia Syariah Certificates (SBIS) have no significant effect on Murabahah financing. Keywords: Murabahah Financing, Microeconomic Factors, Macroeconomic Factors
PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP TINGKAT BAGI HASIL DEPOSITO MUDHARABAH PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA TAHUN 2016 – 2020 Sri Wahyuni Asnaini; Siti Maesaroh; Rachma Nadhila Sudiyono; Fatrilia Rasyi Radita
Journal Of Communication Education Vol 16, No 1 (2022): JOCE IP
Publisher : Universitas Insan Pembangunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/joce-ip.v16i1.259

Abstract

Bank Syariah sebagaimana bank konvensional memiliki fungsi sebagai perantara jasa keuangan (financial intermediary), memiliki tugas pokok yaitu menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat dalam bentuk fasilitas pembiayaan. Perbedaan mendasar antara kedua bank tersebut hanyalah bank syariah melakukan kegiatan usahanya tidak berdasarkan bunga (interest fee), namun didasarkan pada prinsip syariah atau prinsip pembagian keuntungan dan kerugian (profit and loss sharing principle). Tingkat bagi hasil yang diberikan oleh Bank Syariah merupakan salah satu daya tarik masyarakat untuk menyimpan dana pada produk-produk Bank Syariah. Tingkat bagi hasil pada bank syariah selalu berubah hal ini disebabkan oleh beberapa faktor kinerja keuangan yang mempengaruhi tingkat bagi hasil pada Bank Umum Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan yakni NPF, FDR, CAR, dan BOPO yang diprediksi mempengaruhi tingkat bagi hasil deposito mudharabah . Penelitian ini menggunakan populasi yang sekaligus dijadikan sampel, yakni seluruh Bank Umum Syariah yaitu 14 Bank Umum Syariah (BUS). Penelitian ini menggunakan data kuantitatif yaitu data yang diukur dalam skala numerik (angka). Dan menggunakan data bulanan periode tahun 2016-2020. Data diolah melalui metode uji statistik regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS . Berdasarkan hasil regresi linear berganda, menyimpulkan bahwa secara partial kinerja keuangan yakni NPFdan FDR secara positif berpengaruh signifikan terhadap tingkat bagi hasil deposito mudharabah. Sedangkan Variabel CAR dan BOPO tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat bagi hasil deposito mudharabah. Secara simultan variabel NPF, FDR, CAR dan BOPO berpengaruh positif terhadap tingkat bagi hasil deposito mudharabah. Kata Kunci : Tingkat Bagi Hasil Deposito Mudharabah, NPF, FDR, CAR, BOPO