Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH PROFITABILITAS, FINANCIAL LEVERAGE, UKURAN PERUSAHAAN,INVENTORY TURN OVER (ITO)TERHADAP PRAKTIK PERATAAN LABA DENGAN LEARNING CURVE SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Rachma Nadhila Sudiyono
Journal Of Communication Education Vol 14, No 1 (2020): JOCE IP
Publisher : Journal Of Communication Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/joce - ip.v14i1.207

Abstract

Abstrak Rachma Nadhila Sudiyono. Pengaruh Profitabilitas, Financial Leverage, UkuranPerusahaan, Inventory Turnover (ITO) Terhadap Praktik Perataan Laba Dengan Learning CurveSebagai Variabel Pemoderasi Studi Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa EfekIndonesia tahun 2012-2016.Dimana perataan laba (income smoothing) digunakan sebagai variabel dependen, sedangkan variabelindependen yang digunakan antara lain variabel profitabilitas yang diprosikan dengan Return On Asset(ROA), Leverage yang diproksikan dengan Debt Equity Ratio (DER) dan ukuran perusahaan yangdiproksikan dengan Ln total penjualan. Sedangkan untuk variabel kontrol menggunakan learningcurve. Penelitian ini menggunakan pengujian hipotesis dengan jumlah sample yang digunakan adalah225 sample. Metode yang digunakan adalah purpose sampling. Jenis data adalah data sekunder yangbersumber dari laporan tahunan dan laporan keuangan.Hasil penelitian menunjukan tidak terdapat pengaruh positif ROA terhadap perataan laba, pengaruhpositif DER terhadap perataan laba, pengaruh positif ukuran perusahaan (lnSales) terhadap perataanlaba, tidak terdapat pengaruh positif ITO terhadap perataan laba, pengaruh positif ROA terhadapperataan laba dengan learning curve sebagai variabel pemoderasi, learning curve sebagai variabelpemoderasi tidak dapat memperkuat DER terhadap perataan laba. learning curve tidak mampumemoderasi hubungan ukuran perusahaan (Ln_Sales) dan perataan laba. learning curve tidak mampumemoderasi hubungan ITO dan perataan laba.Kata kunci : ROA, DER, Ukuran Perusahaan, Inventory Turnover, Perataan Laba, Learning Curve
PENGARUH CURRENT RATIO, EARNING PER SHARE DAN DEBT EQUITY RATIO TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI INDEKS LQ 45 Ria Hartati; Rachma Nadhila Sudiyono
Journal Of Communication Education Vol 16, No 1 (2022): JOCE IP
Publisher : Universitas Insan Pembangunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/joce-ip.v16i1.266

Abstract

Penelitian ini menggunakan sampel penelitian pada perusahaan yang terdaftar di indeks LQ45 pada periode tahun 2015 sampai dengan 2019. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Current Ratio, Earning Per Share dan Debt Equity Ratio terhadap Harga Saham pada Perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ45 periode tahun 2015 sampai dengan 2019. Dengan menggunakan metode Purposive Sampling, hasil penelitian menunjukan. Terdapat pengaruh secara parsial pada variabel Earning per Share terhadap Harga Saham. Namun secara simultan berpengaruh terhadap Current Ratio, Earning per Share dan Debt Equity Ratio terhadap Harga Saham. Kata Kunci : Current Ratio, Earning per Share, Debt Equity Ratio dan Harga Saham.
IMPLEMENTASI METODE ALTMAN Z-SCORE UNTUK MEMPREDIKSI KEBANGKRUTAN PADA PERUSAHAAN JASA SUB SEKTOR HOTEL YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Rachma Nadhila Sudiyono; Ria Hartati; Paolinus Hulu
Journal Of Communication Education Vol 16, No 1 (2022): JOCE IP
Publisher : Universitas Insan Pembangunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/joce-ip.v16i1.263

Abstract

Studi menyangkut kebangkrutan pada perusahaan jasa sub sektor hotel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2020 dengan ditujukan untuk mengukur dan memprediksi ketidakmampuan finansial dengan metode Altman Z-Score. Studi dilakukan pada 12 perusahaan sebagai sampel yang diambil berdasarkan teknik purposive sampling. Metode investigasi yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif untuk menggambarkan dan mengukur kebangkrutan perusahaan. Hasil penelitian menunjukan perusahaan yang memenuhi kategori sehat pada tahun 2018-2019 sebanyak 6 perusahaan dan tahun 2020 sebanyak 3 perusahaan. Kategori rawan tahun 2018 sebanyak 3 perusahaan, tahun 2019 sebanyak 2 perusahaan dan tahun 2020 sebanyak 4 perusahaan. Untuk kategori bangkrut tahun 2018 sebanyak 3 perusahaan, tahun 2019 sebanyak 4 perusahaan dan tahun 2020 sebanyak 5 perusahaan. Kata Kunci : Kebangkrutan, Altman Z-Score, Perusahaan Jasa, Sub Sektor Hotel
PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP TINGKAT BAGI HASIL DEPOSITO MUDHARABAH PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA TAHUN 2016 – 2020 Sri Wahyuni Asnaini; Siti Maesaroh; Rachma Nadhila Sudiyono; Fatrilia Rasyi Radita
Journal Of Communication Education Vol 16, No 1 (2022): JOCE IP
Publisher : Universitas Insan Pembangunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/joce-ip.v16i1.259

Abstract

Bank Syariah sebagaimana bank konvensional memiliki fungsi sebagai perantara jasa keuangan (financial intermediary), memiliki tugas pokok yaitu menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat dalam bentuk fasilitas pembiayaan. Perbedaan mendasar antara kedua bank tersebut hanyalah bank syariah melakukan kegiatan usahanya tidak berdasarkan bunga (interest fee), namun didasarkan pada prinsip syariah atau prinsip pembagian keuntungan dan kerugian (profit and loss sharing principle). Tingkat bagi hasil yang diberikan oleh Bank Syariah merupakan salah satu daya tarik masyarakat untuk menyimpan dana pada produk-produk Bank Syariah. Tingkat bagi hasil pada bank syariah selalu berubah hal ini disebabkan oleh beberapa faktor kinerja keuangan yang mempengaruhi tingkat bagi hasil pada Bank Umum Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan yakni NPF, FDR, CAR, dan BOPO yang diprediksi mempengaruhi tingkat bagi hasil deposito mudharabah . Penelitian ini menggunakan populasi yang sekaligus dijadikan sampel, yakni seluruh Bank Umum Syariah yaitu 14 Bank Umum Syariah (BUS). Penelitian ini menggunakan data kuantitatif yaitu data yang diukur dalam skala numerik (angka). Dan menggunakan data bulanan periode tahun 2016-2020. Data diolah melalui metode uji statistik regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS . Berdasarkan hasil regresi linear berganda, menyimpulkan bahwa secara partial kinerja keuangan yakni NPFdan FDR secara positif berpengaruh signifikan terhadap tingkat bagi hasil deposito mudharabah. Sedangkan Variabel CAR dan BOPO tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat bagi hasil deposito mudharabah. Secara simultan variabel NPF, FDR, CAR dan BOPO berpengaruh positif terhadap tingkat bagi hasil deposito mudharabah. Kata Kunci : Tingkat Bagi Hasil Deposito Mudharabah, NPF, FDR, CAR, BOPO