Syelma Nuraida Fatya
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Use of gamification to increasing motivation in learning Ayesha Zafar; Bagia Maulana Patah; Syelma Nuraida Fatya
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 1 No. 1 (2022): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v1i1.47860

Abstract

The industrial revolution 4.0 became a driver of progress for all fields of life. In the field of education, era 4.0 made the old way of learning must be improved along with technological developments. One of them is gamification, a learning approach that uses several elements in games that aim to motivate students in the learning process so that they feel comfortable and have fun. This study uses a survey method, with the aim of knowing the responses, motivations, and interests of respondents related to this gamification. The survey was conducted using a google form, and distributed online to respondents through various communication media. The data is generated from research in the form of a bar chart. Then, this data is processed and the difference value is obtained from each question. Description of the research developed based on the questions in the questionnaire. The results of the study show that students like the learning process by gamification because students with a ranking game system have an award. Results Based on the research, students like learning by gamification. It should be explained that gamification is not just making a game. However, using the game system in real life. So, it is necessary to conduct further research on ways to develop gamification to increase students learning motivation.   Abstrak Revolusi industri 4.0 menjadi pendorong kemajuan salah satunya dalam bidang pendidikan yang membuat cara belajar harus ditingkatkan seiring dengan perkembangan teknologi. Metode gamifikasi sebagai pendekatan pembelajaran menggunakan beberapa elemen dalam gim bertujuan untuk memotivasi peserta didik dalam proses pembelajaran. Gamifikasi menjadi salah satu metode yang banyak digunakan karena dianggap dapat meningkatkan motivasi dan memberikan daya tarik kepada peserta didik dalam melaksanakan proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode survey. Hasil penelitian menunjukkan peserta didik termotivasi apabila proses pembelajaran dilakukan dengan cara gamifikasi karena peserta didik menyukai sistem gim dengan pemeringkatan yang memiliki sebuah reward. Perlu dipahami bahwa gamifikasi tidak hanya tentang sebuah gim namun, menggunakan sistem gim dalam kehidupan nyata. Perlu diadakan penelitian lebih lanjut mengenai cara-cara mengembangkan gamifikasi untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik agar metode gamifikasi ini dapat semakin beragam. Kata Kunci: Gamifikasi; inovasi pembelajaran; motivasi belajar 
Relevansi lulusan teknologi pendidikan pada profesi pengembang media pembelajaran Ratu Sylvia Ridwan; Syelma Nuraida Fatya; Fazri Fauziutami
Inovasi Kurikulum Vol. 19 No. 1 (2022): Inovasi Kurikulum, February 2022
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v19i1.43506

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini berdampak pula pada munculnya inovasi-inovasi di bidang pembelajaran yang membutuhkan pengelolaan lebih lanjut oleh profesi yang memiliki kompetensi relevan. Salah satu kompetensi yang memiliki urgensi adalah profesi Pengembang Teknologi Pembelajaran yang merupakan peluang karir bagi lulusan program studi Teknologi Pendidikan. Urgensi profesi tersebut juga diakui pemerintah dengan disahkannya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: PER/2/M.PAN/2009 tentang Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran dan Angka Kreditnya. Namun, pengimplementasian JF-PTP di lapangan belum sepenuhnya maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dan relevansi antara profesi Teknologi Pendidikan dengan Pengembangan Media Pembelajaran dengan mengkaji lebih lanjut terkait profesi Pengembang Media Pembelajaran berdasarkan fakta yang terjadi di lapangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Sumber data didapatkan dari wawancara dengan tiga orang alumni Teknologi Pendidikan UPI yang bekerja sebagai Pengembang Media Pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa tidak ada kondisi eksplisit pengimplementasian Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran (JF-PTP) pada bidang pekerjaan Pengembang Media Pembelajaran. Selain itu, hasil penelitian juga meneliti kompetensi lulusan Teknologi Pendidikan. Kompetensi yang harus dimiliki lulusan Teknologi Pendidikan secara lebih spesifik diantaranya mampu menguasai keterampilan 4C (collaboration, critical thinking, communication, and creativity), 5 kawasan Teknologi Pendidikan (desain, pengembangan, pemanfaatan, pelaksana, dan nilai), kompetensi pedagogi dan andragogi.