Ahmad Maliki
STAI Sufyan Tsauri Majenang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MENGGAGAS EPISTEMOLOGI DALAM FILSAFAT ISLAM Ahmad Maliki
AT-THARIQ: Jurnal Studi Islam dan Budaya Vol 1, No 2 (2021): AT-THARIQ : JURNAL STUDI ISLAM DAN BUDAYA
Publisher : STAI Sufyan Tsauri Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.561 KB) | DOI: 10.57210/trq.v1i2.80

Abstract

This research is libraray research, the purpose of this research is to find common geroun two epistemological feature of Platonic rasionalism and Aristotalian empiricism. It cannot be denied rasionalism and empiricism give colors for the development of philosophy, both Western Philosophy and Eastern Philosophy, espesily Islamic Philosophy. But it does not stop at the realm of philosophy, even developments in the field of knowledge are marked by the two epistemologies. When rasionalim reaches its peak and empiricism reaches its peak efforts to find the two schools, especially in the West, were not made until finally Imanuel Kant (1724-1804) appeared very sharply to criticize and straighten the exclusivity of the two schools.In contrast to the Islamic world, efforts to reconcile the two epistemologies in a peaceful manner were always attempted from the Classical to the Middle Ages. Mulla Sadra, a mystical philosopher, was able to bring together the two very beautifully, even transformed into a major sect in Islamic philosophy, namely Hikmah Muta'aliyah. To arrive at true knowledge reason alone is not sufficient, but requires action (worship, demonstration methods) that lead to the purity of the Soul to attain kasyf or disclosure. A typical Islamic epistemology that combines revelation and human reason. The clearer the combination of sharia, tarikat, ma'rifat and essence.
PERAN GURU DALAM OPTIMALISASI FISIK MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI STUDY KASUS DI PAUD AL-FATHONAH KUTABIMA CIMANGGU CILACAP ahmad maliki; fitroh qudsiyyah; ismawati safitri
QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4, No 1 (2023): QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : STAI Sufyan Tsauri Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57210/qlm.v4i01.238

Abstract

Mengajar berarti mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi sedang melatih berarti mengembangkan keterampilan-keterampilan pada manusia. Peran guru dalam optimalisasi fisik motorik kasar melalui gerakan merayap adalah salah satu wujud dari tugas guru sebagai pendidikn yaitu melatih, mengembangkan salah satu aspek keterampilan anak, yaitu aspek motorik kasar. Motorik kasar adalah kemampuan anak dalam melakukan kegiatan dengan menggunakan otot-otot besar Yang dipengaruhi oleh kematangan otot, syaraf, dan otak anak. serta mencakup fungsi lokomotor, non lokomotor dan kemampuan manifulatif. Contohnya seperti merayap, mengayun, berjalan, berlari, berlari, melompat, melempar dan menangkap, menendang dan sebagainya. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui seberapa besar peran guru dalam mengoptimalkan Fisik Motorik Kasar anak, peneliti melakukan pengamatan melalui kegiatan merayap yang dilakukan di PAUD Al-Fathonah Kutabima. Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang bersifat deskriptif,yaitu suatu metode dalam penelitian status kelompok manusia, suatu objek, suatu kondisi, suatu sistem pemikiran ataupun suatu peristiwa pada masa sekarang, sedangkan metode pengumpulan data dengan cara interview (wawancara), observasi (pengamatan), dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, Peran Guru dalam Optimalisasi Fisik Motorik Kasar Anak Usia Dini di paud Al-Fahtonah Kutabima yaitu: guru mengenalkan gerakan merayap, guru memberikan contoh gerakan merayap, guru memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukan gerakan merayap, guru membuat dan menyampaikan aturan sebelum melakukan gerakan merayap, guru memotivasi dan memberikan pujian pada saat anak melakukan kegiatan merayap, guru membimbing anak yang mengalami kesulitan dalam melakukan gerakan merayap, guru melakukan evaluasi terhadap anak. Keywords: Peran Guru,Fisik Motorik Kasar.
TRADISI ISLAM DALAM PEMAKAIAN AKAL Fitroh Qudsiyyah; ahmad maliki
QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4, No 1 (2023): QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : STAI Sufyan Tsauri Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57210/qlm.v4i01.239

Abstract

Penelitian ini adalah penenitian kepustakaan atau Library Research, tujuan dari penelitian ini adalah memberikan pemahaman melalui pendekatan historic tentang pencapaian kejayaan Islam dibidang ilmu pengetahuan dan filsafat yang kemudian menjadi pusat kebudayaan dan peradaban dunia. Tidak bisa dipungkiri bahwa pencapaian kemajuan tersebut berhubungann dengan ajaran filsafat Yunani disatu sisi dan besarnya penghargaan Islam terhadap kemampuan rasio manusia disisi yang lain, namun dukungan yang sangat luar biasa dari penguasa baik dari Daulah Abasiyiah di Bagdad (Timur) maupun Daulah Umayah yang berpusat di Cordova (Barat) pada waktu itu juga memberikan andil yang sangat besar. Berbeda dengan Eropa yang sedang mengalami tidur Panjang, rasio tidak memiliki ruang gerak sama sekali, semua kegiatan ilmiah didominasi oleh kepentingan agama. Islam telah memberikan ruang bagi kemampuan raio yang sangat luar biasa. Hingga berkembanglah ilmu pengetahuan dan filsafat yang sampai pada waktunya mempelopori bangkitnya renesiance di Eropa. Kata kunci : Daulah Abasyiah, Daulah Umayah, Rasiolisme, Reneisac