ismawati safitri
STAI Sufyan Tsauri Majenang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGGUNAAN MEDIA BALOK UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI DI PAUD WIJI UTAMI DESA TINGGARJAYA KECAMATAN SIDAREJA ismawati safitri
QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4, No 1 (2023): QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : STAI Sufyan Tsauri Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57210/qlm.v4i01.237

Abstract

Aktivitas bermain balok terhadap anak usia dini dimaksudkan agar anak belajar tanpa merasa ada tekanan dan paksaan secara psikis. Anak belajar dengan memiliki rasa senang dan gembira. Guru mempunyai peran untuk mengembangkan dan meningkatkan sumber daya manusia. Guru harus mampu setiap saat mengembangkan dirinya agar kompetensi dan sikap profesionalnya tetap terjaga. Penggunaan aktivitas bermain balok dalam kegiatan Pendidikan Anak Usia Dini banyak digunakan oleh berbagai sekolah PAUD. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penggunaan media balok untuk mengembangkan kreativitas anak usia dini di PAUD Wiji Utami Tinggarjaya, Penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar-mengajar didalam penelitian ini teridiri dari beberapa kategori yaitu jenis-jenis media pembelajaran, penggunaan media pembelajaran di dalam kelas, dan penggunaan media di luar kelas.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field reseach). dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek peneliti dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu:Data primer adalah sumber data yang pertama. Dari subjek atau objek penelitianlah data penelitian langsung diambil. Seperti wawancara terhadap guru atau peserta didik di saat pembelajaran. Sumber data sekunder adalah data yang berasal dari pihak kedua atau dari sumber yang sudah ada seperti dokumen-dokumen, arsip-arsip, jurnal, artikel, buku induk sekolah dan data-data lain yang berhubungan dengan penelitian.Pengunaan media balok adalah penggunaan media pembelajaran yang digunakan untuk memudahkan siswa dalam belajar dan berkreativitas sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Pembelajaran dengan media lebih efektif dari pada pembelajaran tanpa media. Bermain balok merupakan kegiatan yang menyenangkan bagi anak usia dini dan kegiatan balok ini dapat membantu proses perkembangan anak. Selain itu dengan bermain balok dapat menimbulkan rasa senang danĀ  gembira pada anak yang terlibat didalamnya. Bermain balok merupakan metode dalam pendidikan anak usia dini. Dengan bermain balok anak diharapkan: Merasa senang dan gembira yang mendorong anak untuk bergerak aktif dan emosinya berkembang secara wajar, Dapat mengembangkan kecerdasannya, sebab dalam bergaul dengan teman sebayanya. Permainan anak akan menemukan kesulitan yang akhirnya dapat diatasinya sendiri, Dapat memantapkan kemandiriannya, karena ada dorongan dari dalamĀ  diri anak untuk berprestasi, Dapat dorongan kemampuan
PERAN GURU DALAM OPTIMALISASI FISIK MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI STUDY KASUS DI PAUD AL-FATHONAH KUTABIMA CIMANGGU CILACAP ahmad maliki; fitroh qudsiyyah; ismawati safitri
QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4, No 1 (2023): QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : STAI Sufyan Tsauri Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57210/qlm.v4i01.238

Abstract

Mengajar berarti mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi sedang melatih berarti mengembangkan keterampilan-keterampilan pada manusia. Peran guru dalam optimalisasi fisik motorik kasar melalui gerakan merayap adalah salah satu wujud dari tugas guru sebagai pendidikn yaitu melatih, mengembangkan salah satu aspek keterampilan anak, yaitu aspek motorik kasar. Motorik kasar adalah kemampuan anak dalam melakukan kegiatan dengan menggunakan otot-otot besar Yang dipengaruhi oleh kematangan otot, syaraf, dan otak anak. serta mencakup fungsi lokomotor, non lokomotor dan kemampuan manifulatif. Contohnya seperti merayap, mengayun, berjalan, berlari, berlari, melompat, melempar dan menangkap, menendang dan sebagainya. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui seberapa besar peran guru dalam mengoptimalkan Fisik Motorik Kasar anak, peneliti melakukan pengamatan melalui kegiatan merayap yang dilakukan di PAUD Al-Fathonah Kutabima. Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang bersifat deskriptif,yaitu suatu metode dalam penelitian status kelompok manusia, suatu objek, suatu kondisi, suatu sistem pemikiran ataupun suatu peristiwa pada masa sekarang, sedangkan metode pengumpulan data dengan cara interview (wawancara), observasi (pengamatan), dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, Peran Guru dalam Optimalisasi Fisik Motorik Kasar Anak Usia Dini di paud Al-Fahtonah Kutabima yaitu: guru mengenalkan gerakan merayap, guru memberikan contoh gerakan merayap, guru memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukan gerakan merayap, guru membuat dan menyampaikan aturan sebelum melakukan gerakan merayap, guru memotivasi dan memberikan pujian pada saat anak melakukan kegiatan merayap, guru membimbing anak yang mengalami kesulitan dalam melakukan gerakan merayap, guru melakukan evaluasi terhadap anak. Keywords: Peran Guru,Fisik Motorik Kasar.