Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Pendidikan Holistik berbasis Karakter (Chracter-Based Integrated Learning) pada Guru PAUD Aisyiah Insan Mentari Sumbang dan TK Pertiwi Sumbang Ratna Kartika Wati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.995 KB)

Abstract

Kegiatan Penerapan Ipteks Bagi Masyarakat ini bertujuan Supaya pengelola dan guru-guru Paud Aisyiah seranting Sumbang bertambah wawasan dan pengetahuannya tentang pendidikan holistik berbasis karakter sehingga membekali para pengelola dan guru Paud Aisyiah Insan Mentari Sumbang dan TK Pertiwi Sumbang untuk keberhasilan pembentukkan kepribadian anak didik secara keseluruhan. Pengelola dan guru-guru Paud Aisyiah Insan Mentari Sumbang dan TK Pertiwi Sumbang mempunyai ketrampilan/skill dan kemampuan yang mumpuni dan memadahi dalam hal memberikan pendidikan holistik berbasis karakter bagi anak didiknya sehingga anak mampu berpikir kritis, dapat menyelesaikan masalah dan kreatif. Anak juga menjadi suka belajar Metode kegiatan ini dilakukan dengan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan pada paud Aisyiah seranting Sumbang Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini dinyatakan berhasil dengan indikator peserta pelatihan paham tentang pembelajaran holistik .berbasis karakter. Berdasarkan evaluasi program kegiatan ini, Perlu Perlu diberikan pelatihan yang lain untuk meningkatkan kualitas guru-guru Paud Aisyiahse ranting Sumbang.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SOSIAL JARAK JAUH SELAMA PANDEMI COVID 19 DI PASAR WAGE PURWOKERTO Ratna Kartika Wati; Soediro Soediro
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.61 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesepakatan pemerintah dan sejumlah pihak terkait untuk tetap mengizinkan pasar tradisional tetap beroperasi di masa pandemi covid 19, oleh karena itu perlu diatur bagaimana para pedagang dan pembeli di pasar tersebut dapat bertransaksi dengan aman di tengah situasi yang tidak kondusif. pandemi covid 19. Penelitian ini untuk mendapatkan temuan terkait Penerapan Kebijakan Social Distancing Selama Masa Pandemi Covid 19 di Pasar Wage Purwokerto. Penelitian akan dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah para pedagang di Pasar Wage Purwokerto. Penentuan subjek ditentukan secara purposive berdasarkan karakteristik pedagang. Metode pengumpulan data menggunakan: (1) wawancara mendalam, (2) Focus Group Discussion/FGD, dilakukan untuk mengumpulkan informasi mengenai pengaturan social distancing selama masa pandemi COVID-19 di pasar Wage Purwokerto, kelebihan dan kekurangannya, serta sebagai opini dan masukan penting yang bermanfaat. dalam mengevaluasi pelaksanaan kebijakan aturan social distancing selama masa pandemi COVID-19 di Pasar Wage Purwokerto. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif dari Miles dan Hubermans melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Penerapan kebijakan aturan social distancing selama masa pandemi COVID19 di Pasar Wage Purwokerto telah dilaksanakan sebagaimana mestinya. Namun, pemerintah sebagai pengayom masyarakat dan juga peran pengelola pasar sebagai organisasi yang merupakan perpanjangan tangan pemerintah untuk menegakkan aturan dan menjaga harmonisasi hubungan antara pedagang dan pesanan pembeli masih perlu dievaluasi kembali dengan melihat pada fakta di lapangan. Selain itu, pengelola pasar ke depan diharapkan dapat menjadi fasilitator dan mediator yang dapat membawa aspirasi penjual dan pembeli di pasar Wage Purwokerto untuk disampaikan kepada pengambil kebijakan sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan untuk dicarikan solusi. Lalu mengenai physical distancing, pada dasarnya penjual dan pembeli tidak menunjukkan gestur penolakan.
The Effectiveness of Problem-Based Learning Model in Developing Critical Thinking Skills on the “Youth Pledge” Topic Within the Framework of “Bhinneka Tunggal Ika” Nurul Azizah; Elly Hasan Sadeli; Ratna Kartika Wati
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 13 (2023): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2023
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v13i.898

Abstract

This research aims to determine the effectiveness of the Problem-Based Learning (PBL) model in developing critical thinking skills on the "Youth Pledge." The method employed in this study is a quasi-experiment with a non- equivalent control group design. The sample consists of Grade VIII A as the experimental group (n=30) and Grade VIII C as the control group (n=30). The data collection techniques include questionnaires,  observations, and documentation analysis, which were analyzed using alternative paired sample test and independent sample t-test with results of 0.000 0.05, indicating that the Problem-Based Learning model effectively cultivates critical thinking skills among students. This is supported by the results of the n-gain present test, which yielded a score of 61.81% for the experimental group and 34.31% for the control group. The effect size test yielded a value of 2.61, falling into the category of high influence.
The Effects of Morning Assembly Activities on the Independence Character of Students (Pre-Experimental Designs at SMK Karya Mandiri Nusawungu) Lisa Selina Nursiyami; Efi Miftah Faridli; Ratna Kartika Wati
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 18 (2024): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2024
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v18i.1258

Abstract

This study aims to determine the extent of morning assembly activities' effects on students' independent character. The method used in this research is Pre-Experimental Designs with a One-Shot Case Study design. The sample comprises 56% or 157 students from the total 10th-grade classes. Data collection techniques employed in this study include observation, interviews, documentation, and questionnaires. The data analysis method utilized is the Partial T-test. The results indicate that morning assembly activities impact the independent character of students at SMK Karya Mandiri Nusawungu. This conclusion is based on the Partial T-test results, which show a calculated T value of 18.043 compared to a table value of 0.67608 and a significance value of 0.000, which is less than 0.05, indicating that morning assembly activities significantly affect the independent character of students. Furthermore, the simple linear regression test results reveal a correlation value of 0.823 or 82.3%, which falls into the very high category. Additionally, the coefficient of determination (R Square) test results show a value of 67.7%, indicating that it is clear that variable X (morning assembly activities) affects variable Y (independent character). The high R Square value demonstrates that morning assembly activities significantly affect students' independent character.