Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Deteksi Dini Kanker Payudara Cara Sadari pada Remaja Uswatun Kasanah; Sri Hadi Sulistiyaningsih; Nurul Fakhiroh
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.128 KB)

Abstract

Kanker payudara adalah suatu penyakit dimana terjadi pertumbuhan berlebihan atau perkembangan tidak terkontrol dari sel-sel atau jaringan payudara, hal ini bisa terjadi di seluruh wanita penjuru dunia. Pemeriksaan sederhana untuk mendeteksi secara dini kanker payudara yaitu dengan memeriksa payudara sendiri atau disebut dengan istilah sadari. Berdasarkan survei pendahuluan yang dilakukan pada 20 responden, sebagian besar sudah melakukan sadari dengan benar dan juga sudah mendapat cukup dukungan dari keluarga, namun masih ada responden yang tidak melakukan sadari dan juga tidak mendapat dukungan dari keluarga. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan deteksi dini kanker payudara cara sadari pada remaja dengan desain penelitian analitik korelatif dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi kelas XII MA YSPIS Gandrirojo Kabupaten Rembang yaitu 101 orang. Sampel sebanyak 50 siswi. Teknik sampling menggunakan stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua responden yang melakukan sadari dengan kurang baik adalah responden yang kurang mendapat dukungan keluarga sebanyak 14 siswi (100,0%). Sedangkan responden yang melakukan sadari kategori cukup sebagian besar mendapat dukungan keluarga yang cukup pula yaitu 16 siswi (76,2%). Sadari dalam kategori baik, semuanya mendapat dukungan keluarga yang baik sebanyak 15 siswi (100,0%). Berdasarkan hasil uji korelasi kendal Tau-b diperoleh hasil ada hubungan antara dukungan keluarga dengan deteksi dini kanker payudara cara sadari dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,906 dan nilai signifikan 0,000. Disarankan kepada anggota keluarga, dinas pendidikan, maupun dinas kesehatan untuk lebih meningkatkan promosi kesehatan menggunakan media massa maupun media sosial tentang pemeriksaan payudara sendiri dengan cara sadari agar masyarakat khususnya remaja putri dapat menerapkan sadari dengan rutin dalam kehidupan sehari-hari untuk mendeteksi dan mencegah kanker payudara.
Hubungan Dukungan Suami dengan Perilaku Penerimaan Diri Wanita Hamil Usia Dini dalam Menghadapi Kehamilan Sri Hadi Sulistiyaningsih; Uswatun Kasanah; S Sholikah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.199 KB)

Abstract

Umur mempunyai pengaruh terhadap kehamilan dan persalinan. Ibu yang berumur (<20 tahun) atau berusia dini belum siap secara fisik maupun mental dalam menghadapi kehamilan maupun persalinan. Dari segi fisik rahim dan panggul ibu belum tumbuh mencapai ukuran dewasa, sehingga kemungkinan akan mendapat kesulitan dalam persalinan. Sedangkan mental ibu belum siap untuk menerima tugas dan tanggung jawab sebagai orang tua sehingga diragukan ketrampilan perawatan diri dan bayinya. Dukungan suami juga merupakan andil yang besar dalam menentukan status kesehatan ibu. Jika suami mengharapkan kehamilan, mendukung bahkan memperlihatkan dukungannya dalam berbagai hal, maka ibu hamil akan merasa lebih percaya diri, lebih bahagia dan siap dalam menjalani kehamilan, persalinan maupun masa nifas. Hasil survey terhadap 10 ibu hamil usia dini bahwa 6 orang tidak mendapatkan dukungan dari suami sehingga ibu merasa tidak mampu merawat dan tidak siap dengan kehamilan saat ini, dan 4 orang mendapatkan dukungan dari suami sehingga ibu merasa mampu merawat dan siap menghadapi kehamilannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan perilaku penerimaan diri wanita usia dini dalam menghadapi kehamilan. Jenis penelitian adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel yang digunakan sebanyak 42 ibu hamil usia dini dengan teknik total sampling. Uji statistik menggunakan Chi square. Hasil penelitian didapatkan bahwa responden tidak mendapat dukungan suami sebanyak 24 orang (57,1%) dan responden yang mendapatkan dukungan suami sebanyak 18 orang (42,9%). Sedangkan responden yang tidak menerima kehamilannya sebanyak 23 orang (54,8%) dan responden yang menerima kehamilannya sebanyak 19 orang (45,2%). Hasil uji statistic dengan Chi square diperoleh adanya hubungan dukungan suami dengan perilaku penerimaaan diri wanita usia dini dalam menghadapi kehamilan (Chi square hitung 9.259 dan Pvalue 0,002). Diharapkan suami memberikan dukungan penuh selama kehamilan supaya wanita hamil usia dini siap dan menerima kehamilannya.
Senam Gymball Mempercepat Penurunan Kepala Bayi Pada Ibu Hamil Primigravida Trimester III Sri Hadi Sulistiyaningsih; Siti Ni’amah
WASATHON Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 02 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/wasathon.v1i02.635

Abstract

Perubahan tubuh secara bertahap dari peningkatan berat badan wanita hamil menyebabkan postur dan cara berjalan wanita berubah. Peningkatan distensi abdomen membuat panggul miring kedepan, penurunan tonus otot perut, pusat gravitasi bergeser ke depan sehingga ada kecenderungan bagi otot pinggang untuk memendek. Jika otot abdomen meregang menyebabkan ketidakseimbangan otot pelvis yang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada pinggang bagian bawah dan berdampak pada penurunan kepala bayi. Gym ball adalah bola terapi fisik yang membantu ibu hamil dalam penurunan kepala bayi dalam berbagai posisi. Salah satu gerakannya yaitu dengan duduk di atas bola dan bergoyang goyang membuat rasa nyaman, membantu penurunan kepala bayi dengan menggunakan gravitasi sambil meningkatkan pelepasan endorphin karena elastisitas dan lengkungan bola merangsang reseptor di panggul yang bertanggung jawab untuk mensekresi endorphin. Metode dalam kegiatan pengabdian menggunakan ceramah, diskusi, tanya jawab, praktik teknik gymball dengan pendekatan partisipasi guidence yaitu lebih mengutamakan partisipasi ibu hamil dalam keikutsertaan atau keterlibatan dalam kegiatan yang dilaksanakan. Hasil kegiatan menggambarkan peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang teknik gymball dari skor 5 menjadi 8 dan terdapat penurunan kepala janin sebanyak 3 ibu hamil 1/5 bagian masuk dasar panggul, 3 ibu hamil 2/5 masuk dasar panggul dan juga berkurangnya keluhan nyeri maupun pegal yang dirasakan selama hamil.
EFEKTIFITAS TEHNIK GYM BALL TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Siti Ni’amah; Sri Hadi Sulistiyaningsih
Jurnal Kebidanan VOLUME 16, NO.01 JUNI 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v16i01.739

Abstract

Nyeri punggung saat hamil biasanya terjadi karena adanya peregangan tulang-tulang, terutama didaerah pinggang yang sesuai dengan bertambahnya usia kehamilan. Nyeri punggung sering terjadi karena titik dan keseimbangan ibu berubah dari kondisi semula (Andarmoyo dan Suharti, 2013). Apabila nyeri punggung ini tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan kualitas hidup ibu hamil menjadi buruk. Masalah ini akan berlanjut dalam bentuk cidera kambuhan atau muncul terus menerus dalam kondisi lebih buruk sesuai dengan perjalanan usia kehamilannya (Kantonis, 2017). Gym Ball adalah terapi fisik atau latihan sederhana menggunakan bola, dimana latihan tersebut diterapkan untuk ibu hamil, ibu melahirkan dan ibu pasca melahirkan. Manfaat dari pemakaian gym ball ini adalah meningkatkan aliran darah ke rahim, plasenta dan bayi, meredakan tekanan dan dapat memberikan rasa nyaman untuk lutut dan pergelangan kaki, membantu mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil dan mempermudah ibu hamil untuk bergerak. (Kurniawati, 2017) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tehnik gym ball terhadap nyeri punggung pada ibu hamil Trimester III. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Pre-eksperimental design dengan rancangan one group pretest posttest design. Populasi dan sampel dalam penelitian sebanyak 15 ibu hamil TM III dengan usia kehamilan 32 minggu yang diambil dengan menggunakan teknik Total sampling. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata frekuensi nyeri punggung sebelum intervensi adalah 1,00 dengan standar deviasi 0,791 dan rata-rata frekuensi nyeri punggung sesudah intervensi adalah 0,29 dengan standar deviasi 0,470. Hasil korelasi antara dua variabel menghasilkan angka 0,673 dengan nilai p value=0,003. Hal ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang kuat dengan tingkat signifikan p value < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi penurunan tingkat nyeri punggung yaitu 0,8 yang menunjukkan hubungan sangat kuat dan positif dan mempunyai tingkat signifikan pada level < 0,05 artinya sangat berhubungan. Hal ini menunjukkan ada pengaruh teknik gymball dengan penurunan tibgkat nyeri punggung. Kata kunci : Tehnik Gym Ball, Penurunan nyeri punggung, ibu hamil trimester III