Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Konsumsi Kopi Dengan Kualitas dan Kuantitas Tidur Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta Oktaberika Putri Indah Yasinta; Sulistyani Sulistyani; Anika Candrasari; Retno Sintowati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.724 KB)

Abstract

idur merupakan kebutuhan yang sangat penting untukmenjaga kesehatan fisik dan mental. Siklus tidur sendiri terdiri darifase NREM (Non-Rapid Eye Movement) dan REM (Rapid EyeMovement). Pada tidur terdapat dua faktor yang harus kitaperhatikan, yaitu kualitas dan kuantitas tidur. Faktor yang dapatmempengaruhi kualitas dan kuantitas tidur diantaranya yaitupengaruh penggunaan kafein dan substansia simultan lainnya.Kandungan kafein pada kopi dipercaya dapat mempengaruhi kinerjadan keadaan mental. Jika terdapat gangguan pada kualitas dankuantitas tidur bisa berdampak pada aktivitas seseorang. Kuantitasdan kualitas tidur seseorang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktorseperti usia, aktifitas fisik, psikologis, dan lain-lain. Gangguan tidurjuga dapat mengganggu sistem kardiovaskular, endokrin, imun, dansistem saraf. Durasi tidur <7 jam dapat meningkatkan faktor-faktorrisiko. Populasi yang berisiko mengalami gangguan kualitas dankuantitas tidur adalah para mahasiswa terutama mahasiswakedokteran karena harus belajar dengan materi yang cukup banyak.Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara konsumsikopi dengan kualitas dan kuantitas tidur pada mahasiswa FK UMS.Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional study.Subjek penelitian adalah 234 responden yang diambil dengan teknikpurposive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesionergoogle form. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasilpenelitian ini didapatkan tidak terdapat hubungan antara konsumsikopi dengan kualitas tidur dengan nilai p 0.659 (p>0.05) dan tidakterdapat hubungan antara konsumsi kopi dengan kuantitas tidurdengan nilai p 0.290 (p>0.05). Penelitian ini didapatkan kesimpulanbahwa tidak terdapat hubungan antara konsumsi kopi baik dengankualitas tidur maupun dengan kuantitas tidur pada mahasiswakedokteran.
Edukasi Pengobatan Asma dan Hipertensi serta Pola Makan pada Tn. W dengan Asma, Hipertensi Stage III, dan Obese Stage II Oktaberika Putri Indah Yasinta; Novita Ardilla; Ismatu Aghni Fatwa Izzati; Eka Pramudian Rismayanti; Rizka Aulia Rahmah; Tri Nugroho Wibowo; Yusuf Alam Romadhon
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang pria berusia 45 tahun terdiagnosis Asma sejak kecil hingga sekarang. Penyakit pasien sering kambuh tiap malam dan pagi hari. Terdapat Riwayat hipertensi dan cut off tensi pasien juga tinggi yaitu 180/ 100. Pasien juga tergolong obese grade II karena IMT pasien 31,2. Riwayat keluarga tidak ada yang menderita hal serupa, sehingga kemungkinan besar penyebabnya karena gaya hidup yang kurang sehat. Diketahui pasien merupakan pekerjawiraswasta yaknin memiliki pabrik dan tambang pasir yang mobilitas kerjanya tinggi dan juga pasien kurang memperhatikan gaya hidup dan pola makananya. Pasien hidup 1 rumah dengan anggota keluarganya yaitu ada istri, anak, dan ayahnya. Hubungan antar keluarga harmonis, APGAR family menunjukkan fungsional sehat. Fungsi SCREEM pasien baik. Diagnosis biomedik Asma derajat persisten sedang, dengan serangan sedang, hipertensi grade II dan juga obese grade II. Pengetahuan pasien tentang penyakit baik, namun pasien tidak mematuhi anjuran doktern dan hanya mengkonsumsi obat saat serangan asma muncul, juga tidak meminum obat untuk mengontrol hipertensinya. Intervensi yang telah diberikan yaitu obat yang didapat dari konsultasi dengan dokter pada aplikasi online yaitu diberikan Seretide, lalu pasien sempat di UGD puskesmas grogol dan dilakukan nebulasi. Oleh karena itu kami memberikan tatalaksana komprehensif dengan pendekatan kedokteran keluarga meliputi 5 level pencegahan, serta kuratif dan rehabilitatif.