Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AJARAN ISLAM DALAM AYAT-AYAT CINTA KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY Nilofar, Naila
ATAVISME Vol 12, No 1 (2009): ATAVISME, Edisi Juni 2009
Publisher : Balai Bahasa Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.117 KB) | DOI: 10.24257/atavisme.v12i1.161.97-103

Abstract

Novel, sebagai bagian dari fiksi, memiliki dua fungsi, yaitu bermanfaat dan menghibur. Habiburrahman El-Shirazy mengekspresikan pandangannya mengenai ajaran Islam melalui novel Ayat-Ayat Cinta (AAC). Dalam novel tersebut, Habiburrahman El-Shirazy menunjukkan pada pembaca bagaimana berhubungan dengan orang lain: muslim atau bukan, orang tua, tamu, dan hubungan antara pria dan wanita. Dia juga menunjukkan ajaran Islam lainnya, seperti pernikahan, etika berpakaian, dan mandi. Dia mengekspresikan pandangannya tentang ajaran Islam berdasarkan Alquran dan Hadis. Abstract: Novel as a part of fiction that tells story, has two functions. They are entertainment and esthetics functions. Habiburrahman El-Shirazy expresses his view about Islamic teachings through novel Ayat-Ayat Cinta (AAC). In the novel AAC, Habiburrahman El-Shirazy shows readers how to make relationship with other people: moslems or not, older people, a guest, and a relationship between man and woman. He also shows the readers about other Islamic teachings such as marrital, dressing up and bathing ethics. He expressed his view about Islamic teachings based on Alquran and Hadis. Keywords: novel, esthetic functions, Islamic teachings
ARENA PRODUKSI KULTURAL KOMUNITAS PELANGI SASTRA MALANG Nilofar, Naila
ALAYASASTRA Vol 16, No 1 (2020): Alayasastra
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.093 KB) | DOI: 10.36567/aly.v16i1.498

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengkaji kehidupan komunitas sastra di Malang, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori Arena Produksi Kultural Bourdieu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengumpulkan, menyaring, dan menganalisis data. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara studi pustaka dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik yang dilakukan Komunitas Pelangi Sastra Malang (PSM) adalah melakukan aktivitas-aktivitas yang dapat membangkitkan kegiatan sastra, seperti kenduri literasi, diskusi sastra, bedah buku, membaca puisi, menerbitkan antologi cerpen dan puisi. PSM memiliki habitus berdiskusi sastra di kafe dan membaca puisi diiringi musik dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan PSM. Arena produksi kultural komunitas PSM meliputi media social, media massa, publikasi karya, dan pertunjukan.Kata-kata kunci: komunitas sastra, arena produksi kultural bourdieu, habitus, praksis AbstractThis study aims to examine the life of the lliterary community in Malang, East Java Province. This study used the Bourdieu Cultural Production Arena theory approach.. This study used qualitative method to collect, filter, and analyze data. Data collection techniques in this research were carried out by means of literature study and interviews. The results showed that the practice undertaken by the Pelangi Sastra Malang (PSM) Community was to carry out activities that could evoke literary activities, such as literacy festivals, literary discussions, book review, poetry reading, publishing short stories and poetry anthologies. PSM has a habitus in the form of literary discussion in cafe and poetry reading accompanied by music in every activity organized by PSM. The cultural production arena of the PSM community includes social media, mass media, work publications, and performances.Keywords: literary community, cultural production arena of bourdieu, habitus, praxis