Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PKP-PK Unit Personnel Strategy Analysis in Mitigating Aircraft Accidents at Adi Soemarmo Boyolali International Airport Dwi Permadi; Amelia Puspa Tamara
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2, No 2 (2023): July 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v2i2.584

Abstract

This study aims to find out how well and how hard the Aviation Accident Assistance and Fire Fighting (PKP-PK) personnel handle fires at Adi Soemarmo Boyolali International Airport. This research will help by facilitating PKP-PK to follow the safety SOP (Standard Operation Procedure) if an incident occurs. Case study method descriptive qualitative research was used for this study. The PKP-PK unit at Adi Soemarmo Boyolali International Airport was used as a research location. The results of the review show how the progress and progress of the Avionics Accident Management and Fire Fighting (PKP-PK) workforce in tackling fire incidents at the Adi Soemarmo Boyolali World Air Terminal. PKP-PK personnel always carry out their responsibilities in accordance with applicable regulations.
The Coordination Function of PT Angkasa Pura II Terminal Inspection Service (TIS) Officers in Fulfilling Standard Service Procedures at Sultan Thaha Syarifuddin Airport, Jambi Nabila Berliana Defani; Amelia Puspa Tamara
JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 2, No 2 (2023): September 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v2i2.784

Abstract

The coordination function of Terminal Inspection Service (TIS) officers is determined by officers within the organization who have the same goals. Terminal Inspection Service (TIS) officers work with Standard Operating Procedures (SOP) provided by PT Angkasa Pura II, with Standard Operating Procedures (SOP) officers coordinate with other officers so as to achieve optimal work goals. The performance of Terminal Inspection Service officers in a facility maintenance, supervision is very influential on customer satisfaction at the airport. The good condition of the airport terminal will get its own assessment by passengers, the good condition of the airport terminal is of course caused by the coordination of Terminal Inspection Service (TIS) officers. This study used a qualitative research method design, in which data collection was carried out through interviews, observation, documentation, and literature studies in the work area of the Terminal Inspection Service (TIS) officer at Sultan Thaha Syarifuddin Airport, Jambi. This research was conducted to determine the coordination function of the Terminal Inspection Service (TIS) at PT Angkasa Pura II Sultan Thaha Syarifuddin Airport, Jambi. The results of this study are the coordination function of Terminal Inspection Service (TIS) officers, coordination of officers according to SOP, officers resolving obstacles that occur at the airport terminal swiftly and precisely. Terminal Inspection Service (TIS) officers coordinate well between colleagues and superiors in overcoming all existing problems in accordance with Standard Operating Procedures (SOP).
ANALISIS PENDIDIKAN DAN PROGRAM PELATIHAN (DIKLAT) DALAM MENUNJANG KESIAPAN PETUGAS PKP-PK DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL ADI SOEMARMO SOLO Agung Boy Papuanis Padang; Amelia Puspa Tamara
Jurnal Ground Handling Vol 5 No 01 (2023): Ground Handling Dirgantara
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56521/jgh.v5i01.785

Abstract

Salah satu unit kerja dalam struktur organisasi bandar udara disebut Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK). Unit ini merupakan bagian dari operasi darat, yang misi utamanya adalah melindungi nyawa orang dan harta benda dari kecelakaan di bandara dan sekitarnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pendidikan dan program pelatihan dalam menunjang kesiapan petugas PKP-PK di Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo Solo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu mewawancarai petugas PKP-PK, observasi di kantor unit PKP-PK Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo Solo dan mendokumentasikan beberapa pelatihan serta peralatan PKP-PK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan lisensi personel PKP-PK Bandar Udara Adi Soemarmo Solo yaitu mengikuti dari lembaga diklat resmi di Indonesia terkait diklat lisensi atau pengambilan rating seperti Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Poltekbang Surabaya serta lembaga resmi lainnya. Untuk pelatihan personel PKP-PK yaitu Battery Test/latihan fisik, Dry Drill, Wet Drill, Table Top Exercise, Patrial Exercise, Full Scale Exercise, Teori Kelas, serta Basic Life Support. Dalam melaksanan kegiatan pendidikan dan pelatihan dalam menunjang kesiapan petugas saat ini tidak terdapat kendala, karena telah didukung dengan peralatan yang canggih dan pengadaan kendaraan terbaru sehingga secara fasiltas pendukung sudah memadai untuk personel dalam melaksanakan kegiatan pelatihan sehari-hari.
Analisis Kinerja Aviation Security Dalam Melakukan Pengawasan Keamanan Bandar Udara Sultan Babullah Ternate Elvira R Domo; Amelia Puspa Tamara
JLEB: Journal of Law, Education and Business Vol 1, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v1i2.1063

Abstract

Aviation Security (AVSEC) adalah unit yang bertanggung jawab didalam keamanan operasi penerbangan maupun fasilitas pada Bandar Udara yang mencakup keamanan penumpang, barang, pesawat, fasilitas, objek vital, sisi darat dan sisi udara, petugas aviation security memiliki 3 jenjang personel yaitu adalah personel penjaga keamanan penerbangan (aviation security guard/ basic avsec), personel pemeriksa keamanan penerbangan (aviation security screener/junior avsec) dan personel pengawas keamanan penerbangan (aviation security supervisor/senior avsec). Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif deskriptif dimana penelitian ini menggunakan teknik mengumpulkan data dengan wawancara dengan 3 (tiga) orang narasumber dari petugas Aviation Security (Avsec), Observasi, serta dokumentasi. Peneliti fokus pada tugas penawasan keamanan panerbangan yang dilakukan melalui pengawasan jalur dari Check-In ke ruang tunggu dan ke sisi udara, Pengawasan jalur menuju ke pesawat udara, dan Pengawasan Pengawasan area Security Check Point (SCP). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Avsec telah melaksanakan tanggung jawab dalam keamanan dengan maksimal . Kinerja AVSEC dalam Melakukan Pengawasan Keamanan Bandar Udara Sultan Babullah Ternate sudah baik sesuai peraturan yang berlaku, dengan melakukan evaluasi kerja setiap 1 tahun 2 kali evaluasi, terhitung 6 bulan kerja Aviation Security (Avsec) akan melakukan evaluasi kerja, Pentingnya evaluasi kerja yaitu untuk mengetahui aspek-aspek yang perlu diperbaiki dengan begitu hambatan/kendala yang dialami suatu petugas dapat diselesaikan, dengan sangat efektif dalam meminimalisir terjadinya kendala/hambatan yang sering yang sering dialami petugas Aviation Security (Avsec) berdasarkan dengan baik sesuai Standard Operating Procedure (SOP).
Analisis Kepatuhan Maskapai Citilink Terhadap Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor: SKEP/100/VII/2003 Tentang Penanganan Penumpang Pesawat Udara Sipil yang Membawa Senjata Api Beserta Peluru (Studi di Bandar Udara Internasional Yogyakarta) Rama Kitana Pratama; Amelia Puspa Tamara
HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v1i2.2646

Abstract

Dalam menjaga keamanan penerbangan, organisasi penerbangan dunia seperti ICAO (International Civil Aviation Organization) telah membuat beberapa regulasi guna menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan. Regulasi tersebut berisi lampiran atau biasa disebut Annex yang berjumlah 1 sampai dengan 18. Dalam menjaga keamanan penerbangan pemerintah juga menerbitkan peraturan-peraturan tentang keamanan penerbangan seperti tata cara dalam penanganan keamanan yang diterbitkan melalui keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara dengan Nomor: SKEP/100/VII/2003 yang berisi tentang petunjuk teknis penanganan penumpang pesawat udara sipil yang membawa senjata api beserta peluru dan tata cara pengamanan pengawalan tahanan dalam penerbangan sipil. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam melakukan penilaian kepatuhan terhadap maskapai Citilink peneliti melakukan penilaian melalui petugas yang betugas untuk maskapai Citilink. Hasil dari penelitian ini didapati bahwa maskapai Citilink telah patuh terhadap keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara dengan Nomor: SKEP/100/VII/2003 tentang petunjuk teknis penanganan penumpang pesawat udara sipil yang membawa senjata api beserta peluru. Peneliti menyarankan kepada maskapai Citilink untuk terus mempertahankan kinerja petugas yang bekerja untuk maskapai Citilink agar keamanan penerbangan tetap terjaga.
Pengelolaan Sektor Usaha Food And Beverages Oleh Unit Commercial di Terminal Keberangkatan Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali Selvia Egita Barus; Amelia Puspa Tamara
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 3 (2023): September : Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : PT. ALHAFI BERKAH INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62007/joumi.v1i3.103

Abstract

The Food and Beverage business sector at the Airport contributes to developing the non-aeronautical economy of PT Angkasa Pura 1 by utilizing the Commercial area and Airport layout which is managed by the Commercial Operation Strategic Business Unit of I Gusti Ngurah Rai Bali Airport and outlet operations are carried out by Business Partners . Supervision and control of business partner outlets is carried out to create appropriate operational conditions. This research was conducted using qualitative research methods, data collection was carried out using interviews, observations, documentation and literature studies in the Commercial area of the Airport departure terminal and in the office of the Commercial Operation Strategic Business Unit at I Gusti Ngurah Rai Airport, Bali. This research was conducted to determine the management carried out by Commercial officers in the Food and Beverage business sector at the Airport departure terminal. The results of this research are that the management carried out by operational officers is running well, this is proven by the performance of officers who carry out daily routine supervision and checks, morning and evening and storage checks at business partner outlets.
Analisis Faktor- Faktor Lion Air Sebagai Maskapai Dengan Pangsa Pasar Terbesar Di Tahun 2021 Merna Devilia Gerda Mnuro; Amelia Puspa Tamara
Jurnal Mahasiswa: Jurnal Ilmiah Penalaran dan Penelitian Mahasiswa Vol. 5 No. 3 (2023): September : Jurnal Mahasiswa: Jurnal Ilmiah Penalaran dan Penelitian Mahasiswa
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/jurnalmahasiswa.v5i3.737

Abstract

Lion air group is an airline that implements the Low Cost Carrier (LCC) strategy which occupies the largest share of the domestic aviation market in Indonesia in 2021 during the co-19 pandemic. The contribution of Lion Air airlines in achieving its target continues to increase so that in this case this research was carried out to find out how Lion Air maintains it. This research uses the literature study method and was carried out from May to June 2023 in Yogyakarta by collecting library data by reading and recording all the important main ideas contained in previous research journal data that have been tested and trusted websites which are then processed as research material. The results of this study are that there are three important factors that underlie Lion Air's success in occupying market share, namely price, flight routes that have many choices and efficiency and a large number of fleets. Of the three factors, price is the most important factor because Lion Air is able to provide the service that its customers want, namely low prices. Lion Air knows that the majority of people have a tendency to choose cheap goods, so this is an opportunity for Lion Air to maintain market share.