Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

IDENTIFIKASI PENGENALAN CITRA WAJAH MENGGUNAKAN METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA) Gustina, Sapriani; Gunadi, Aan; Sudarmana, Landung
Simtek : jurnal sistem informasi dan teknik komputer Vol. 10 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : STMIK Catur Sakti Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51876/simtek.v10i1.1492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem identifikasi citra wajah berbasis metode Principal Component Analysis (PCA) untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi proses pengenalan wajah. Metode PCA dipilih karena kemampuannya dalam mereduksi dimensi data citra tanpa menghilangkan informasi penting, sehingga mempermudah ekstraksi fitur utama wajah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan dataset sebanyak 150 gambar wajah dari 10 individu, masing-masing memiliki 15 pose dengan variasi sudut dan pencahayaan. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data citra wajah, pre-processing berupa cropping, resize, dan segmentasi citra, serta implementasi algoritma PCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mencapai tingkat akurasi sebesar 100% pada data latih dan 96% pada data uji, dalam mengidentifikasi wajah pada berbagai kondisi, seperti variasi sudut dan pencahayaan. Sistem ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan teknologi pengenalan wajah berbasis biometrik.
MEMBANGUN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN BIRO PERJALANAN HAJI DAN UMRAH DI YOGYAKARTA MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING Sudarmana, Landung; Aziz Komara Putra, Wakhid Sulthani
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 8, No 1 (2017): JURNAL SIMETRIS VOLUME 8 NO 1 TAHUN 2017
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.068 KB) | DOI: 10.24176/simet.v8i1.958

Abstract

Biro  perjalanan  haji  dan  umrah  adalah  suatu  bentuk  perusahaan  jasa  yang  bertujuan  untuk membantu calon jama’ah dalam melaksanakan ibadah haji dan umrah. Dalam prosesnya, perusahaan biro perjalanan haji dan umrah akan memberikan penawaran berupa paket perjalanan ibadah haji maupun umrah yang dapat dipilih sendiri oleh calon jama’ah. Banyaknya biro perjalanan haji dan umrah di Yogyakarta menuntut keselektifan calon jama’ah dalam memilih biro perjalanan haji dan umrah yang akan digunakan, agar terhindar dari biro jasa yang tidak profesional yang dapat menimbulkan kerugian bagi calon jama’ah di kemudian hari, seperti penipuan, jama’ah haji ilegal maupun sarana dan prasarana yang tidak layak selama melaksanakan ibadah haji dan umrah. Namun untuk mensurvei satu persatu biro jasa perjalanan haji dan umrah yang ada di Yogyakarta membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit, hal inilah yang menyebabkan kecenderungan calon jama’ah malas untuk melakukannya. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem yang dapat memberikan rekomendasi bagi calon jama’ah dalam memilih biro perjalanan haji dan umrah di Yogyakarta secara online. Sistem ini dirancang berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySql sebagai database engine dengan Simple  Additive  Weighting  sebagai  metode  untuk  mencari  alternatif  terbaik  bedasarkan  kriteria- kriteria yang telah ditentukan. Sistem pendukung keputusan ini memiliki tiga hak akses yang berbeda yaitu admin, biro haji dan calon jama’ah haji dan dapat diakses secara online. Admin memiliki hak untuk mengelola seluruh data yaitu data profil biro, data peket perjalanan, data kriteria, data subkriteria dan data rating kecocokan. Biro haji memiliki hak mengelola datanya sendiri dengan cara login dahulu. Calon jama’ah memilki hak melakukan perekomendasian dan melihat informasi profil biro yang sudah terdaftar dalam sistem. Sistem ini telah berjalan dengan baik, antara lain dapat membantu calon jama’ah dalam memilih biro jasa perjalanan haji dan umrah yang akan digunakan secara lebih efektif dan efisien, serta dapat menjadi media promosi bagi perusahaan biro jasa perjalanan haji dan umrah.
A Comparison of K-Means and Agglomerative Clustering for Users Segmentation based on Question Answerer Reputation in Brainly Platform Cahyo, Puji Winar; Sudarmana, Landung
Elinvo (Electronics, Informatics, and Vocational Education) Vol. 6 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : Department of Electronic and Informatic Engineering Education, Faculty of Engineering, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.454 KB) | DOI: 10.21831/elinvo.v6i2.44486

Abstract

Brainly is a question and answer (Q&A) site that students can use as a media for questions and answers. Students can also use Brainly to find and share educational information that helps students solve their homework problems. In Brainly, users can answer questions according to their interests. However, it could be that the interest is not necessarily following the competencies possessed. It causes many answers to the questions given not to have a high rating because the answers given are of low quality to be prioritized as the main answer. This study aims to apply the K-Means and Agglomerative Clustering methods to segment users based on the reputation of the answerers by conducting clustering based on track records in answering questions on mathematics subjects. This study used the number of the brightest scores and the number of answers that did not get a rating as the basic features for clustering. The comparison between the two methods used is based on the Silhouette Score, representing the quality of the clustering results, calculated by applying the Silhouette Coefficient method. This study result indicates that the K-Means method gives better results than the Agglomerative Clustering. The Silhouette Score generated by the K-Means method is higher at 0.9081 than the Agglomerative Clustering method, which is 0.8990, which produces two clusters or two segments.
Pemantauan Kualitas Air Sumur Di Kabupaten Bantul Menggunakan Sistem Internet Of Things (Iot) Dengan Sensor Total Dissolved Solid (Tds) Oktasari, Lesti; Sudarmana, Landung; Prayogo, Agung; Gustina, Sapriani
JURNAL TEKNIK INFORMATIKA UNIS Vol. 13 No. 1 (2025): Jutis (Jurnal Teknik Informatika)
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas air di Dusun Selogedong, Rt.60, Kabupaten Bantul menjadi perhatian karena tingginya kandungan kapur dan potensi pengaruh aktivitas vulkanik Gunung Merapi. Kandungan TDS yang tinggi dapat berdampak buruk pada kesehatan serta infrastruktur rumah tangga. Namun pemantauan kualitas air masih dilakukan secara manual, yang memakan waktu, tenaga, dan biaya, serta tidak memungkinkan deteksi perubahan secara langsung. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pemantauan kualitas air berbasis IoT dengan sensor TDS untuk menyediakan data langsung dan mendukung pengelolaan air bersih yang lebih akurat. Pengumpulan data dilakukan pada 15 sampel air sumur di Dusun Selogedong Rt. 60, Kabupaten Bantul. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP8266 dengan sensor TDS dan suhu, data hasil pengukuran dikirimkan melalui jaringan Wi-Fi ke platform Blynk, yang dapat diakses melalui aplikasi smartphone. Metode ini memungkinkan pemantauan lebih efisien dibandingkan metode manual, dengan pengujian dilakukan dalam tiga tahap untuk memastikan akurasi sistem dari waktu ke waktu. Hasil pengukuran menunjukkan kadar TDS di beberapa titik lokasi melebihi ambang batas yang direkomendasikan WHO, dengan rentang TDS 280–564 ppm pada tahap pertama, 349– 538 ppm pada tahap kedua, dan 327–529 ppm pada tahap ketiga. Nilai Electrical Conductivity (EC) dan Suhu air sumur bervariasi dari 28.38°C hingga 29.38°C, dengan sedikit peningkatan pada tahap pengujian ketiga. Sampel ke-7 memiliki kadar TDS tertinggi (564 ppm), menunjukkan tingginya kandungan mineral atau zat terlarut. Sistem pemantauan berbasis IoT ini terbukti efektif dalam memberikan informasi kualitas air secara langsung, sehingga dapat membantu masyarakat dan pemerintah dalam pengelolaan sumber daya air.