Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Ekonomi Masyarakat Desa Pandan Wangi Melalui Pengolahan Daun Kelor Menjadi Teh Dika Putra; Imam Afandi; Syahrurrozi; Muhammad Imam Rafli; Titi Jannati; Risdiana Putri; Yulia Damayanti; Indah Aprilia; Siti Hulli Tsalitsah; Elsa Kurnia; Sukardi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.851 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i3.2159

Abstract

Desa Pandan Wangi merupakan salah satu desa di Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Sebagian besar masyarakat memiliki mata pencaharian sebagai petani. Di desa ini, terdapat sumber daya alam berupa pohon kelor yang jumlahnya melimpah namun pemanfaatannya masih sanagt kurang maksimal. Oleh karenanya, untuk memanfaatkan sumber daya yang ada sekaligus menguatkan ekonomi masyarakat, perlu upaya kegiatan berupa penyuluhan dan melaksanakan pelatihan pembuatan produk olahan moringa yang berbahan dasar daun kelor. Hal ini di maksudkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan pemanfaatan sumberdaya yang ada menjadi bernilai ekonomis serta baik untuk kesehatan. Dengan adanya kegiatan ini masyarakat khususnya ibu-ibu yang tergabung dalam sekolah perempuan diharapkan bisa lebih kreatif memanfaatkan daun kelor yang banyak tersedia di Desa Pandan Wangi.
Pengelolaan Limbah Ternak Kambing Untuk Peningkatan Ekonomi Keluarga Di Desa Karawana Imam Afandi; Harnida Wahyuni Adda; Ni Made Suwitri Parawati
Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.534 KB) | DOI: 10.59024/jumek.v1i2.80

Abstract

Desa Karawana memiliki industry Pengelolaan limbah ternak kambing. Akan tetapi, dengan semakin padatnya pemukiman penduduk, usaha peternakan kambing mendapatkan tantangan terutama mengenai limbah yang dihasilkan. Limbah hasil peternakan kambing yang berupa feses, urin, dan sisa pakan jika tidak diolah akan menjadi sumber pencemaran lingkunganProses pengelolaan limbah ternak kambing ini memilik 4 tahapan proses. Metode yang digunakan adalah metode kegiatan non fisik meliputi parsitipatif, dan pendampingan, serta metode kegiatan fisik berupa demonstrasi plot (demplot). Hasil program menunjukkan bahwa peternak memiliki keinginan yang kuat untuk meneruskan pengolahan limbah menjadi barang bernilai ekonomi.