Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PRICE DISCOUNT DAN E-MARKETING TERHADAP IMPULSE BUYING BEHAVIOR (Suatu Studi pada Konsumen Eiger Adventure Store Ciamis) Roni Marsiana Suhendi; Deassy Ratna Juwita Sari
Jurnal Media Teknologi Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Media Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.705 KB) | DOI: 10.25157/jmt.v9i1.2787

Abstract

Penelitian ini dititikberatkan pada price discount dan e-marketing terhadap impulse buying behavior (Suatu Studi pada Konsumen Eiger Adventure Store Ciamis). Permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini meliputi (1) Bagaimana pengaruh price discount terhadap impulse buying behavior pada Eiger Adventure Store Ciamis,(2) Bagaimana pengaruh e-marketing terhadap impulse buying behavior pada Eiger Adventure Store Ciamis, (3) Bagaimana pengaruh price discount dan e-marketing terhadap impulse buying behavior pada Eiger Adventure Store Ciamis. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui pengaruh price discount terhadap terhadap impulse buying behavior pada Eiger Adventure Store Ciamis, (2) Mengetahui pengaruh e-marketing terhadap terhadap impulse buying behavior pada Eiger Adventure Store Ciamis, (3) Mengetahui pengaruh price discount dan e-marketing terhadap terhadap impulse buying behavior pada Eiger Adventure Store Ciamis. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode survey dengan pendekatan kuantitatif. Teknik menganalisis data yang diperoleh digunakan analisis deskriptif meliputi analisis koefesien korelasi sederhana, analisis koefisien korelasi berganda, analisis regresi berganda, analisis koefesien determinasi, dan Uji Hipotesis menggunakan Uji Signifikansi (Uji t dan Uji F). Hasil penelitian dan pengolahan data menunjukan bahwa price discount dan e-marketing terhadap Impulse Buying Behavior sebesar 42,5%. %, sedangkan sisanya 57,5% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti. Diharapkan Impulse buying behavior pada konsumen Eiger Adventure Store Ciamis sudah baik. Namun terdapat beberapa hal yang perlu ditingkatkan, yaitu pada indikator tidak dapat menolak keinginan dalam hati. Sebaiknya karyawan Eiger Adventure Store Ciamis yang menjelaskan keunggulan produk, dan menerapkan harga yang lebih murah dari sebelumnya sehingga konsumen lebih tertarik memutuskan untuk membeli secara tiba-tiba.
Social Media Credibility and Consumer Behavior: SOR Analysis of TikTok Content @dokterdetektif on Gen Z's Skincare Product Choices Anita Agustina Wulandari; Deassy Ratna Juwita Sari; Riesta Ayu Oktarina; Ratna Puspita Sari
Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 7 No. 2 (2025): Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : School of Communication Science and Media Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/calathu.v7i2.6051

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana keputusan konsumen Gen Z tentang produk perawatan kulit dipengaruhi oleh kredibilitas media sosial, khususnya pada konten TikTok akun @dokterdetektif. Pendekatan yang digunakan adalah model Stimulus–Organisme–Respon (SOR), yang menjelaskan bagaimana konten digital sebagai stimulus memengaruhi proses psikologis pengguna (organisme) dan menghasilkan respons berupa tindakan konsumtif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis konten dan wawancara mendalam dengan lima informan Gen Z yang aktif menggunakan TikTok dan telah melakukan pembelian produk perawatan kulit berdasarkan konten yang mereka tonton. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konten akun @dokterdetektif, yang dicirikan oleh tulisan berbasis sains, komunikasi yang kredibel, dan visual yang menarik, memberikan banyak stimulasi pada Gen Z. Persepsi kredibilitas yang kuat menghasilkan peningkatan kepercayaan, kewaspadaan, dan literasi terhadap isi produk. Hal ini berdampak pada perubahan perilaku konsumsi, di mana Gen Z menjadi lebih kritis, selektif, dan mengandalkan sumber informasi yang kredibel sebelum membuat keputusan pembelian. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya media sosial sebagai sumber informasi utama dalam membentuk perilaku konsumen muda, serta relevansi model SOR dalam menganalisis pengaruh komunikasi digital di era modern.