Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Violence Hyperreality Message in Dating Relationship in Digital Text on Joylada Application Suprihatin - -; Riesta Ayu Oktarina
ETTISAL : Journal of Communication Vol 7, No 1 (2022): ETTISAL: Journal of Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor collaboration with ISKI (Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi Indo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ejoc.v7i1.7497

Abstract

AbstractJoylada is a fiction reading application which is based on the technology can be downloaded via Android, iPhone or personal computer. The scientists observed, some fiction in Joylada application that has romantic genre and sexuality theme are considered attractive by the readers. The one that attracts the observer is the efforts to convey the messages that violence towards female when they engage in a dating relationship is a common thing. This is portrayed in an interview that is constructed by writers through their novels. Two novels are chosen in this research entitled Aku Bukan Budak Seksmu and My Sweet Psikopat. The objects are studied using  Critical Discourse Analysis method by Teun A. Van Dijk to see how violence in dating relationship is constructed as a hyperreality to naturalize the message behind the discourse. From  the research result, data are obtained that violence in dating relationship is brought as the main topics by the text producers in both novels. This is supported by relevant subtopics. In social cognition level, violence discourse in both novels is the perspective of the writer about violence. Meanwhile, in social analysis level, discourse about violence and sexual violence in both novels cannot be accepted by the readers. Yet, it is a different story if the character who did it is portrayed as a man with ideal physical image, settled and psychopath-masked. Abstrak       Joylada adalah aplikasi bacaan fiksi berbasis teknologi yang dapat diunduh melalui Android, iPhone, atau komputer pribadi. Para ilmuwan mengamati, beberapa fiksi dalam aplikasi Joylada yang bergenre romantis dan bertema seksualitas dinilai menarik oleh pembaca. Salah satu yang menarik perhatian peneliti adalah upaya menyampaikan pesan bahwa kekerasan terhadap perempuan ketika mereka menjalin hubungan pacaran adalah hal yang lumrah. Hal ini tergambar dalam sebuah wawancara yang dikonstruksi oleh para penulis melalui novel-novel mereka. Dua novel yang dipilih dalam penelitian ini berjudul Aku Bukan Budak Seksmu dan My Sweet Psikopat. Objek-objek tersebut dikaji dengan menggunakan metode Analisis Wacana Kritis oleh Teun A. Van Dijk untuk melihat bagaimana kekerasan dalam hubungan pacaran, dikonstruksi sebagai sebuah hiperrealitas untuk menaturalisasi pesan di balik wacana tersebut. Dari hasil penelitian diperoleh data bahwa kekerasan dalam hubungan pacaran diangkat sebagai topik utama oleh produser teks dalam kedua novel tersebut. Ini didukung oleh subtopik yang relevan. Dalam tataran kognisi sosial, wacana kekerasan dalam kedua novel tersebut merupakan perspektif penulis tentang kekerasan. Sedangkan pada tataran analisis sosial, wacana tentang kekerasan dan kekerasan seksual dalam kedua novel tersebut tidak dapat diterima oleh pembaca. Namun lain cerita jika tokoh yang melakukannya digambarkan sebagai pria dengan citra fisik ideal, mapan, dan bertopeng psikopat. 
Analisis Berita Penahanan Habib Rizieq Shibab Media Online Kompas dan Republika 12-13 Desember 2020 Jelita Sondang Samosir, Riesta Ayu Oktarina
DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 2 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : LPPM Stikosa-AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.838 KB) | DOI: 10.37826/digicom.v2i1.280

Abstract

Perayaan pernikahan putri Muhhamad Rizieq Shihab atau yang biasa dikenal Habib Rizieq, yaitu Shafira Najwa Shihab yang kemudian dilanjutkan dengan acara peringatan Maulid Nabi pada 14 November 2020 melanggar Protokol Kesehatan (Prokes). Namun Rizieq selaku pihak penyelenggara tak kunjung penuhi panggilan, hingga ia ditetapkan sebagai tersangka. Rizieq akhirnya mendatangi Polda Metro Jaya dengan tim kuasa hukum dan menjadi berita hangat kala itu. Penelitian ini untuk mengetahui pembingkaian berita yang terdapat di media online Kompas.com dan Republika.co.id mengenai penahanan Habib Rizieq. Peneliti menggunakan analisis Framming Zhongdan Pan dan Kosicki. Metode ini terdiri dari empat unsur, yaitu Sintaksis yang terdiri dari judul, lead dan kutipan, kedua Skrip yaitu isi tubuh berita terdiri dari 5W+1H. Ketiga, unsur Tematik, yakni pengungkapan cara pandang wartawan atas sebuah kasus atau persoalan. Keempat, Retoris, yakni penekanan makna tertentu pada berita. Hasil penelitian menunjukkan, jika Kompas.com lebih cenderung ke pihak kepolisian karena dari beberapa naskah porsi pernyataan narasumber lebih banyak ke kepolisian dan lebih deskriptif sedangkan Republika.co.id lebih memberitakan secara permukaan dan lebih pada membangun citra Rizieq, jika selama ini dirinya tak pernah sembunyi atau takut dengan kepolisian.
Peendorsement Akun Instagram @TasyaFarasya Terhadap Minat Beli Pengikutnya Frisca Amelia Indrawan; Riesta Ayu Oktarina; Jokhanan Kristiyono
DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 2 No. 2 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Stikosa-AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.094 KB) | DOI: 10.37826/digicom.v2i2.313

Abstract

The internet makes it easier for people to access information anytime and anywhere. Likewise with marketing trends, currently marketing has penetrated into digital marketing, where marketing can be done easily using social media or digital media. Through social media, business people can attract consumers with creative content. one of them is the beauty endorser or influencer method, these influencers create endorsement content for certain products to attract consumer buying interest. This study aims to see how the effect of endorsement of the Instagram account @tasyafarasya on interest in buying beauty products. This data collection technique is distributing questionnaires using google form to 100 respondents, namely followers and the method used is descriptive quantitative. The result of this study is that there is a significant effect of endorsement of the Instagram account @TasyaFarasya on the buying interest of followers, as evidenced by the linear regression results, the value of sig 0.00 < 0.05, which means that the variable X endorsement of the Instagram account @TasyaFarasya has a significant influence on the Y variable, the buying interest of followers. with a tendency of influence of 34.7%, both have a strong correlation of 0.645 and a coefficient of determination of 54.8%. These results mean that endorsements on Instagram play an important role in business through the communication process with followers or followers so that followers have an interest in buying beauty products.
Pola Komunikasi Lintas Budaya Indonesia-Turki Pada Platform Ankaranesia Esmeralda Vidi Leodafira; Riesta Ayu Oktarina
DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 2 No. 4 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPM Stikosa-AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.755 KB) | DOI: 10.37826/digicom.v2i4.386

Abstract

The research focuses on the pattern of Indonesian-Turkish cross-cultural communication and the supporting and inhibiting factors in interpersonal communication on the Platform AnkaranesiaThis research is to find out what patterns and factors are the interest of Indonesian students in learning a Turkish language and culture. This type of research is descriptive qualitative because it studies about social behavior, interpersonal communication on Indonesian students in cross-cultural communication. Using a case study approach because it is identical to researching a process. The process in question is an overview of the process of Indonesian students in learning the Turkish language and culture. Qualitative research can describe in depth and detail through the phenomena that have been selected by the researcher. The analysis technique in this study uses the model of Matthew B. Miles and A. Michael Huberman. Primary data taken through the process of observation, in-depth interviews, and documentation. Theories used in this research are communication patterns, cross-cultural communication, interpersonal communication, Ankaranesian students' social behavior in communication, and behavioristic theory. The results showed that the pattern of cross-cultural communication in Indonesian students could show development in interacting using the Turkish language and promote good impact in social relations. Then the supporting and inhibiting factors that occur can be resolved because of actions in unifying thoughts, and communication becomes the main key for the Platform Ankaranesia.
Karakter Arthur Fleck Dalam Kritik Sosial Film Joker (2019) Rahman Hakim; Riesta Ayu Oktarina; Edelweis Putri Prima
DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 3 No. 1 (2023): DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 3 No. 1 Januari 2023
Publisher : LPPM Stikosa-AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.254 KB) | DOI: 10.37826/digicom.v3i1.417

Abstract

For Fleck Arthur's character in the thematic film entitled Joker in 2019, the aim is to find out whether social criticism (in relation to actions, tactics, and design) Lebenswelt communication concepts) rests on how reality, depictions and teachings have eroded. . played by the character Flake in the 2019 Joker film. This study used a qualitative research method, the constructivism model. In this qualitative research, data collection techniques used the documentation method, namely recording directly the scenes from the film. This research was conducted based on a scene-by-scene analysis of the role of Arthur Fleck's character in the Joker film, which can be categorized according to Habermas' social criticism ideas, namely communicative action thinking, strategic combat action and ideas from Lebenswelt, namely world life. This classification requires a process of understanding the semiotic model of John Fiske, studies at the realist, representational, and ideological levels. The output for this research is the legitimacy of causal responses from Joker's communicative actions, namely skepticism, radicalism, anarchy to cynicism. Arthur's strategic efforts spark resistance and commotion; and Arthur Flack's Lebenswelt components were eliminated, creating a superior hierarchy.
Media Promosi Budidaya Hasil Tambak Rumput Laut Samudera Hijau Dusun Tanjungsari Kecamatan Jabon Sidoarjo Ismu Putra Herdrianto; Muhammad Ilham Danu; Yoppy Dwi Ardiansah; Nafis Dwi Hermawan; Fauzan Azhimi; Riesta Ayu Oktarina
Prapanca : Jurnal Abdimas Vol. 1 No. 2 (2021): Prapanca: Jurnal Abdimas
Publisher : LPPM Stikosa - AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.589 KB) | DOI: 10.37826/prapanca.v1i2.187

Abstract

Media sosial adalah salah satu perkembangan teknologi yang memiliki andil besar dalam memberikan kemudahan bagi manusia untuk berkomunikasi dan bersosialisasi. Semakin berkembangnya zaman, sosial media juga bisa dipergunakan untuk kegiatan pemasaran. Rumusan masalah yang peneliti ajukan adalah 1)Bagaimana penerapan strategi pemasaran UMKM budidaya hasil tambak rumput laut dusun Tanjung Sari desa Kupang dalam sosial media? 2)Bagaimana proses pemasaran UMKM hasil tambak berlangsung? Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh jawaban dari permasalahan yang dikemukakan diatas, yang secara umum untuk mengetahui pengaruh modernisasi media sosial terhadap UMKM Hasil budidaya tambak rumput laut, dusun Tanjung Sari, Desa Kupang, dan secara khusus adalah 1) Untuk mengetahui strategi pemasaran budidaya hasil tambak dusun Tanjung Sari desa Kupang dalam sosial media. 2) Untuk membantu dalam penerapan strategi pemasaran budidaya hasil tambak rumput laut Dusun Tanjung Sari desa Kupang dalam sosial media Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah metode deskriptif dengan teknik observasi dan wawancara. Adapun hasil penelitiannya sebagai berikut, Di zaman modern seperti sekarang ini, pengusaha harus memiliki pengetahuan tentang modernisasi agar tidak ketinggalan atau salah faham mengenai modernisasi, karena banyak sekali dampak positif dan negatif dari modernisasi ini. Jika pengusaha tahu apa itu modernisasi, maka pengusaha dapat memilih dan memilah mana yang seharusnya dilakukan dan mana yang seharusnya tidak dilakukan. Dari hasil wawancara terhadap pengusaha (samudra hijau), kurang tahu apa itu modernisasi. Berdasarkan wawancara yang peneliti lakukan bahwa modernisasi media sosial sangat lah bermanfaat, seperti WA (Whatsapp), Line, dan Instagram yang dapat digunakan untuk berkomunikasi, berbagi gambar, video, suara. Media sosial ini dapat digunakan oleh pengusaha UMKM untuk berjualan online (e-commers), berkolaborasi dan saling membagikan tips-tips cara berjualan di media sosisal dan masih banyak lagi. Penggunaan media sosial dan digital adalah bagian yang menyatu dalam kehidupan sehari-hari. Seluruh pengusaha mengikuti gaya branding yang dilihat nya di media sosial, tidak ada masalah apa bila branding yang dilihat adalah gaya kreatif yang positif, tetapi apabila gaya branding yang dilihat adalah kurang kreatif yang negatif, ini sangat menghawatirkan bagi para pengusaha, maka dari itu pengusaha yang sedang bergelut di social media harus waspada ketika menggunakan media social karena banyak yang meniru atau mencopas gaya branding.
Optimalisasi Media Promosi Objek Wisata Pantai Kutang Lamongan Jawa Timur Janin Islam Khusnul Ainun Nur; Miftahol Anwar; Ishaq Bima Ramadhan; Aprita Dwi Mardiyanti; Nabila Landiana Nugroho; Riesta Ayu Oktarina
Prapanca : Jurnal Abdimas Vol. 2 No. 1 (2022): Prapanca: Jurnal Abdimas
Publisher : LPPM Stikosa - AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.212 KB) | DOI: 10.37826/prapanca.v2i1.287

Abstract

Program KKL kelompok kami akan membantu mengoptimalkan media publikasi pada Wisata Pantai Kutang Lamongan. Melihat dari permasalahan wisata pantai Kutang, yang dapat kami simpulkan mengenai media sosial promosi yang selalu berubah-ubah dan sajian foto yang kurang menarik perhatian warganet membuat kami ingin menghasilkan sebuah karya foto dan video dengan suguhan apik yang sudah kami pelajari di kampus. Kami mencoba mengaplikasikan materi yang sudah diajarkan oleh dosen dalam bidang fotografi dan videografi untuk membantu meningkatkan angka wisatawan di tengah pandemi ini. Harapan dari kelompok kami setelah terlaksanakannya program KKL yang kelompok kami rencanakan dapat memberi energi positif adanya peningkatan jumlah pengunjung pantai Kutang Lamongan.
Pendampingan Talenta Digital Kreatif dengan Keterampilan Video Content Creator Kota Palembang Riesta Ayu Oktarina; Jokhanan Kristiyono; Ratna Puspita Sari; Suprihatin
Prapanca : Jurnal Abdimas Vol. 3 No. 1 (2023): Prapanca : Jurnal Abdimas
Publisher : LPPM Stikosa - AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.225 KB) | DOI: 10.37826/prapanca.v3i1.430

Abstract

The millennial generation is very synonymous with social media activities, not even a few are interested in becoming a content creator. Digital tourism is an integration between the development of Information and Communication Technology with the tourism industry. In line with this, one of the themes raised in the 2022 Digital Talent Scholarship (DTS) Program is video content creator training which aims to form the skills of the young workforce in the field of video production for various communication and marketing purposes through the wrong digital media. one of them supports the development of the tourism sector in Indonesia. The training is carried out offline, using a project-based learning method. In this method, participants gain knowledge, think critically, analyze, evaluate, and make decisions. it can be concluded, that the DTS TA (Thematic Academy) Video Content Creator Batch 2 activity in Palembang City is going according to plan. Participants are quite enthusiastic and can follow the lesson easily. Various creativity and ideas emerged from the participants who were shown in the tasks they made.
Analisis Berita Penahanan Habib Rizieq Shibab Media Online Kompas dan Republika 12-13 Desember 2020 Jelita Sondang Samosir, Riesta Ayu Oktarina
DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 2 No. 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : LPPM Stikosa-AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37826/digicom.v2i1.280

Abstract

Perayaan pernikahan putri Muhhamad Rizieq Shihab atau yang biasa dikenal Habib Rizieq, yaitu Shafira Najwa Shihab yang kemudian dilanjutkan dengan acara peringatan Maulid Nabi pada 14 November 2020 melanggar Protokol Kesehatan (Prokes). Namun Rizieq selaku pihak penyelenggara tak kunjung penuhi panggilan, hingga ia ditetapkan sebagai tersangka. Rizieq akhirnya mendatangi Polda Metro Jaya dengan tim kuasa hukum dan menjadi berita hangat kala itu. Penelitian ini untuk mengetahui pembingkaian berita yang terdapat di media online Kompas.com dan Republika.co.id mengenai penahanan Habib Rizieq. Peneliti menggunakan analisis Framming Zhongdan Pan dan Kosicki. Metode ini terdiri dari empat unsur, yaitu Sintaksis yang terdiri dari judul, lead dan kutipan, kedua Skrip yaitu isi tubuh berita terdiri dari 5W+1H. Ketiga, unsur Tematik, yakni pengungkapan cara pandang wartawan atas sebuah kasus atau persoalan. Keempat, Retoris, yakni penekanan makna tertentu pada berita. Hasil penelitian menunjukkan, jika Kompas.com lebih cenderung ke pihak kepolisian karena dari beberapa naskah porsi pernyataan narasumber lebih banyak ke kepolisian dan lebih deskriptif sedangkan Republika.co.id lebih memberitakan secara permukaan dan lebih pada membangun citra Rizieq, jika selama ini dirinya tak pernah sembunyi atau takut dengan kepolisian.
Peendorsement Akun Instagram @TasyaFarasya Terhadap Minat Beli Pengikutnya Frisca Amelia Indrawan; Riesta Ayu Oktarina; Jokhanan Kristiyono
DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 2 No. 2 (2022): Edisi April 2022
Publisher : LPPM Stikosa-AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37826/digicom.v2i2.313

Abstract

The internet makes it easier for people to access information anytime and anywhere. Likewise with marketing trends, currently marketing has penetrated into digital marketing, where marketing can be done easily using social media or digital media. Through social media, business people can attract consumers with creative content. one of them is the beauty endorser or influencer method, these influencers create endorsement content for certain products to attract consumer buying interest. This study aims to see how the effect of endorsement of the Instagram account @tasyafarasya on interest in buying beauty products. This data collection technique is distributing questionnaires using google form to 100 respondents, namely followers and the method used is descriptive quantitative. The result of this study is that there is a significant effect of endorsement of the Instagram account @TasyaFarasya on the buying interest of followers, as evidenced by the linear regression results, the value of sig 0.00 < 0.05, which means that the variable X endorsement of the Instagram account @TasyaFarasya has a significant influence on the Y variable, the buying interest of followers. with a tendency of influence of 34.7%, both have a strong correlation of 0.645 and a coefficient of determination of 54.8%. These results mean that endorsements on Instagram play an important role in business through the communication process with followers or followers so that followers have an interest in buying beauty products.