Muhammad Rizal Akbar
Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pemahaman Zakat Dan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Kepatuhan Membayar Zakat Di Unit Pengumpul Zakat (Upz) Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai Muhammad Rizal Akbar; Samsinar; Heru Kurniawan
Jurnal Tafidu Vol 2 No 1 (2020): jurnal Tafidu
Publisher : Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.107 KB) | DOI: 10.57113/jtf.v2i1.271

Abstract

Didalam meningkatkan perekonomian umat muslim zakat menjadi salah satu dana sosial yang berpotensi dalam menciptakan kesejahtraan umat. Adanya indikasi masyarakat yang masih belum menyalurkan zakat maalnya kepada Amil Zakat yaitu UPZ Kecamatan Bukit Kapur, menjadi perhatian peneliti untuk memahami lebih lanjut mengenai faktor penyebab masyarakat tidak mau membayar zakat di UPZ Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif, data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data premier yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 50 responden. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS 21.0 Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemahaman Zakat Dan Kepercayaan Masyarakat secara bersama sama memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Kepatuhan Membayar Zakat di Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai dengan Kontribusi sebesar 65,7% dan 34,3% dipengaruhi oleh faktor lainnya diluar pemahaman zakat dan kepercayaan masyarakat. Secara parsial Pemahaman Zakat dan Kepercayaan Masyarakat juga memberikan kontribusi positif dan signifikan terhadap Kepatuhan membayar zakat di Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai
Analisis Aksiologi Ilmu dalam Masyarakat Melayu: Perbandingan Era Melaka dan Indonesia Modern Rifqi Husein; Muhammad Rizal Akbar
QAZI: Journal of Islamic Studies Vol 3 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qz.v3i1.737

Abstract

Artikel ini menelaah Syekh Abdul Karim Amrullah (Haji Rasul) (1879–1945) sebagai simpul penting jaringan keilmuan ulama Melayu lintas Selat Malaka pada akhir abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20. Kajian ini berangkat dari pertanyaan: bagaimana pola mobilitas, transmisi otoritas keilmuan, dan sirkulasi gagasan pembaruan Islam yang menghubungkan Minangkabau–Pesisir Timur Sumatra dengan pusat-pusat ilmu di Semenanjung Malaya? Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan sejarah-intelektual dan analisis jaringan (network analysis) secara konseptual, melalui penelusuran karya, korespondensi, catatan perjalanan, serta dokumentasi lembaga pendidikan dan media keagamaan pada periode terkait. Temuan menunjukkan bahwa Haji Rasul memadukan tiga jalur pembentukan otoritas: tradisi surau dan pengajian lokal, pengalaman belajar di Haramain, serta artikulasi gagasan melalui madrasah, majalah, dan perdebatan publik. Melalui murid, keluarga intelektual, dan jejaring penerbitan, gagasan tentang tajdid, rasionalisasi pendidikan, dan etika sosial-keagamaan bergerak dinamis melintasi Selat Malaka, membentuk ruang diskursif bersama di dunia Melayu. Studi ini menyimpulkan bahwa jaringan keilmuan tersebut tidak semata hubungan guru–murid, melainkan ekosistem produksi pengetahuan yang mempertemukan mobilitas, institusi, dan media, serta berkontribusi pada transformasi Islam modern di kawasan.
OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN KELOMPOK SADAR WISATA MELALUI DIGITAL TOURISM DI PANTAI KETAPANG DESA SUNGAI CINGAM RUPAT Muhammad Rizal Akbar; Dawami Dawami
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia. Vol 4, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jpm.v4i1.1512

Abstract

Pantai Ketapang, Desa Sungai Cingam, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, telah diidentifikasi memiliki potensi strategis sebagai destinasi unggulan. Keterbatasan promosi digital, kurangnya pengembangan ekonomi kreatif, dan minimnya kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam pengelolaan pariwisata menghambat pengembangan destinasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Pokdarwis dalam memanfaatkan teknologi digital untuk promosi pariwisata secara efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang terdiri atas tahap observasi, wawancara, analisis kebutuhan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Pelatihan dilakukan untuk mengembangkan keterampilan Pokdarwis dalam pengelolaan situs web, media sosial, dan produksi konten digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan digital anggota Pokdarwis, dalam mengelola Web dan Instagram sehingga berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, keterlibatan melalui media sosial, dan citra positif Pantai Ketapang. Strategi ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat lokal berbasis teknologi digital yang berkelanjutan.