Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Metode Qiro’ati Bagi Anak Hiperaktif Rahmi Utami Syarifah; Vivi Fatra
Journal of Islamic Early Childhood Education (JOIECE): PIAUD-Ku Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Islamic Early Childhood Education - JOIECE: PIAUDKU
Publisher : Lembaga P3M STAI Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.952 KB) | DOI: 10.54801/piaudku.v1i2.143

Abstract

Anak berkebutuhan khusus mempunyai perbedaan yang menonjol dengan anak pada umumnya baik secara fisik, mental maupun emosionalnya. Karakteristik dan gangguan yang ada pada dirinya memerlukan bantuan dalam pendidikannya yang disesuaikan dengan kemampuan dan potensi yang dimilikinya. Subyek dalam penelitian ini adalah 2 anak hiperaktif yang berada di RA Sekolah Alam Gaharu Baleendah. Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas. Tujuan dari artikel ini untuk mengetahui kemampuan membaca AL-Quran pada anak yang memiliki kebutuhan khusus dalam hal ini hiperaktif dengan metode Qiro’ati. Melalui penelitian ini diharapkan mendapat gambaran bagaimana anak hiperaktif mampu mengikuti Pembelajaran Al-Quran permulaan. Hasil dari penelitian ini didapat bahwa kedua anak hiperaktif memperlihatkan kemajuan dalam membaca Al-Quran permulaan dengan melalui 3 siklus.
Analisis Proses Pembuatan Chanel TV Sekolah dalam Meningkatkan Inovasi Guru di RA Al-Muqoddasah Rahmi Utami Syarifah; Sri Watini
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 8, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.8.3.2103-2112.2022

Abstract

Inovasi merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran. Untuk menciptakan pembelajaran yang Inovatif, maka setiap tenaga pendidik harus bisa mengembangkan pembelajaran dengan Inovasi yang terus mengikuti kemajuan zaman bahkan menciptakan hal baru untuk melejitkan potensi anak didik. Dengan adanya tuntutan zaman yang serba digital dan tidak terpaku pada pembelajaran tatap muka, maka TV Sekolah hadir menjadi alternatif media pembelajaran yang inovatif, sehingga para pendidik bisa dengan mudah memanfaatkannya untuk proses pembelajaran. Dalam proses pembuatan chanel TV Sekolah terdapat banyak tahapan yang dilalui dan harus dipahami oleh guru maupun kepala sekolah sebagai pemangku kebijakan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan memaparkan proses pembuatan chanel tv melalui media TV Sekolah dalam meningkatkan Inovasi Guru di RA AL-Muqoddasah Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung. Dalam penelitian ini, menggunakan metode kualitatif yang berfungsi untuk mendeskripsikan secara jelas, terperinci, transparan dan mendalam proses pembuatan Chanel tv Al-Muqoddasah. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuatan chanel tv di media TV Sekolah menambah wawasan dan meningkatkan inovasi guru RA Al- Muqoddasah.
Metode Qiro’ati Bagi Anak Hiperaktif Rahmi Utami Syarifah; Vivi Fatra
Journal of Islamic Early Childhood Education (JOIECE): PIAUD-Ku Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Islamic Early Childhood Education - JOIECE: PIAUDKU
Publisher : Lembaga P3M STAI Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.952 KB) | DOI: 10.54801/piaudku.v1i2.143

Abstract

Anak berkebutuhan khusus mempunyai perbedaan yang menonjol dengan anak pada umumnya baik secara fisik, mental maupun emosionalnya. Karakteristik dan gangguan yang ada pada dirinya memerlukan bantuan dalam pendidikannya yang disesuaikan dengan kemampuan dan potensi yang dimilikinya. Subyek dalam penelitian ini adalah 2 anak hiperaktif yang berada di RA Sekolah Alam Gaharu Baleendah. Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas. Tujuan dari artikel ini untuk mengetahui kemampuan membaca AL-Quran pada anak yang memiliki kebutuhan khusus dalam hal ini hiperaktif dengan metode Qiro’ati. Melalui penelitian ini diharapkan mendapat gambaran bagaimana anak hiperaktif mampu mengikuti Pembelajaran Al-Quran permulaan. Hasil dari penelitian ini didapat bahwa kedua anak hiperaktif memperlihatkan kemajuan dalam membaca Al-Quran permulaan dengan melalui 3 siklus.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN YANG BERMAKNA MELALUI BERMAIN BAGI ANAK USIA DINI DI KECAMATAN CIKARANG TIMUR KABUPATEN BEKASI Lilis Suryani; Dewie Hartati Handayani; Neneng Yuliana; Arini Susanti; Rahmi Utami Syarifah; Maria Marlena Naif; Luluk Mariyam Fatchurrohmah; Enny Purwanti; Dian Puspita Tanjung; Nureda Nureda
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak merupakan asset potensial bagi masa depan keluarga, bangsa, dan negara. Berkualitas atau tidaknya kehidupan seseorang di masa depan ditentukan oleh bagaimana pendidikan di masa awalnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sehingga pembelajaran menjadi bermakna untuk anak. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah sebagai salah satu upaya untuk memberikan pengetahuan, kepada pendidik PAUD di Cikarang Timur Kabupaten Bekasi tentang pembelajaran yang bermakna melalui bermain untuk anak usia dini, dan memotivasi para pendidik tersebut agar menerapkan pengetahuan yang sudah diperoleh ke dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari bersama anak-anak melalui berbagai permainan yang menarik dan sesuai kebutuhan mau pun minat anak.Kegiatan dengan metode workshop ini dilakukan pada tanggal 11-17Maret 2023 di RA Senyum Muslim Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Lalu dilanjutkan dengan pendampingan di 4 lembaga sampaidengantanggal 17Maret 2023.Hasil yang didapatkan, pendidik bisa menerapkan pembelajaran bermakna melalui bermain dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan berdasarkan hasil yang didapat, diketahui bahwa hasil rata-rata pada pre test adalah 55,29. Sementara hasil rata-rata pada post test adalah 71,3. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kapasitas kompetensi peserta pelatihan dari sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan sebesar 28,95 %. Hasil tersebutmerupakan masukan untuk berbagai stakeholder,terutama institusi yang menaungi lembaga-lembaga yang menjadi peserta dalam program PKM ini.