Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS MOTIVASI KERJA APARATUR PEMERINTAH DI KANTOR KECAMATAN DAPURANG KABUPATEN MAMUJU UTARA Elsi, Elsi
Katalogis Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Katalogis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the Work Motivation Government Personnel At the District Office Dapurang North Mamuju regency. This type of research is descriptive qualitative approach derived from the results of in-depth interviews. The location of research at the District Office Dapurang North Mamuju regency. Research informant as much as 5 (five) employees with data sources include primary data and secondary data and data collection through interviews, observation, and documentation. The data analysis using descriptive data analysis model with a qualitative approach. The results showed that the motivation of employees, already well motivated employees work to serve the community in accordance with their respective duties because of a desire to meet the needs for achievement, need for power, and the company needed to be affiliated. Then the results of research in the field find the reality that job performance, promotion and collaboration with colleagues is a driver of employee motivation. However, some employees still lack motivation to gain power
Pengaruh Penggunaan Media Video Tutorial Terhadap Hasil Belajar Menggambar Perspektif Dalam Pembelajaran Seni Rupa di Kelas IX.7 SMP Negeri 15 Padang Elsi, Elsi; Zubaidah, Zubaidah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video tutorial terhadap hasil belajar menggambar perspektif pada mata pelajaran seni rupa. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yakni kelas IX.7 sebagai kelas eksperimen yang menggunakan media video tutorial dan kelas IX.6 sebagai kelas kontrol yang menggunakan media konvensional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Stratified Random Sampling berdasarkan strata ketuntasan belajar. Data dikumpulkan melalui tes praktik menggambar perspektif sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan program SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan nilai thitung sebesar 2,351 dan ttabel sebesar 1,6973 (thitung > ttabel). Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan media video tutorial efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media video tutorial berkontribusi positif dalam pembelajaran seni rupa, khususnya pada materi menggambar perspektif.
Peran Guru Madrasah Ibtidaiyah Sebagai Fasilitator Pembelajaran Kreativitas Siswa Di Era Digital Aftarina, Aftarina; Afriantoni, Afriantoni; Sari, Bulan Permata; Elsi, Elsi; Restu, Restu
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.758

Abstract

This study aims to examine the role of educators as facilitators in developing students' creativity at Madrasah Ibtidaiyah. In the digital era, educators no longer merely function as knowledge transmitters, but as mentors and companions in the process of actualizing students' potential. The method applied is a literature review through the analysis of various relevant sources concerning educators' strategies in facilitating creativity. The findings reveal that educators who act as facilitators must be able to identify the diversity of students' characteristics, implement innovative learning approaches, and utilize appropriate media to encourage active participation and critical thinking. The conclusion of this study emphasizes that the role of educators as facilitators is crucial in preparing students to become independent, innovative, and adaptive individuals in facing future challenges. Implicitly, educators need to continuously.
Pengaruh Peran Ibu Bekerja Dan Intensitas Penggunaan Gadget Terhadap Tumbuh Kembang Anak Prasekolah Pongdatu, Merry; Rahmayanti, Sri; Juhuria, Juhuria; Wati, Darna Saras; Elsi, Elsi; Rahman, Iktisan; Ayu, Cikita; Irmawati, Irmawati
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1245

Abstract

Anak usia prasekolah berada pada fase perkembangan yang krusial karena pengalaman pada tahap ini sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup mereka di masa depan. Gangguan yang muncul baik dari pola asuh yang tidak tepat, kurangnya stimulasi, maupun kondisi lingkungan dapat menghambat perkembangan kognitif, sosial, dan emosional. Dalam konteks ini, keluarga memegang peran utama. Namun, meningkatnya penggunaan gadget pada anak serta kondisi ibu yang bekerja menghadirkan tantangan tambahan dalam proses pengasuhan. Tujuan: Kajian ini diarahkan untuk menelaah bagaimana status ibu bekerja berhubungan dengan aspek perkembangan anak prasekolah serta menganalisis keterkaitan antara intensitas penggunaan gadget dengan capaian tumbuh kembang mereka. Metode: Studi dilakukan melalui tinjauan literatur dengan memanfaatkan Boolean Terms dalam penelusuran artikel di PubMed, Science Direct, dan Google Scholar. Artikel yang dipilih adalah publikasi lima tahun terakhir yang membahas deteksi dini, dinamika keluarga, serta faktor lingkungan yang memengaruhi tumbuh kembang anak prasekolah. Hasil: Tinjauan literatur menunjukkan bahwa status ibu bekerja dan paparan gadget memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan anak. Temuan konsisten menunjukkan bahwa keterlibatan aktif orang tua, terutama ibu, berkontribusi besar pada perkembangan kognitif dan sosial-emosional yang optimal. Kesimpulan: Walaupun keberadaan ibu yang bekerja dan penggunaan gadget menjadi tantangan dalam pengasuhan, dukungan lingkungan dan intervensi yang berbasis keluarga dapat mengurangi dampak negatif serta meningkatkan peluang anak untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal