Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Determinan Sosial Terhadap Tingkat Literasi Kesehatan Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Kota Cilegon: literasi kesehatan Sahroni Sahroni; Dien Anshari; Tri Krianto
Faletehan Health Journal Vol 6 No 3 (2019): Faletehan Health Journal
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v6i3.94

Abstract

Studi terdahulu telah menunjukkan hubungan yang positif antara literasi kesehatan dengan status kesehatan serta pemanfaatan layanan kesehatan, namun belum banyak penelitian mengenai literasi kesehatan pada penderita hipertensi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan sosial yang mempengaruhi tingkat literasi kesehatan pada pasien hipertensi di Kota Cilegon, Banten. Dengan menggunakan disain potong lintang, penelitian ini mengambil data dari pasien hipertensi di delapan puskesmas di Kota Cilegon (n=138). Pengukuran literasi kesehatan dilakukan menggunakan instrumen Health Literacy Scale European Union dengan 16 pertanyaan yang telah diadaptasi. Analisis dilakukan menggunakan model regresi linier ganda dengan literasi kesehatan sebagai variabel dependen dan determinan sosial seperti jenis kelamin, kelompok usia, pendidikan, penghasilan, dan pekerjaan sebagai variabel independen. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor literasi kesehatan pada penderita hipertensi adalah 58.4 (SD=14.2) dari skala 100. Hasil analisis regresi linier ganda menunjukkan hubungan yang bermakna antara skor literasi kesehatan dengan usia (b=-6.1, SE=1.8, p=0.01), pendidikan (b=12.5, SE=2.7, p<0.001), dan penghasilan (b=9.1, SE=2.2, p<0.001). Hasil ini mengindikasikan perlunya penanganan ekstra pada penderita hipertensi yang berusia lanjut, berpendidikan kurang dari SMA, dan berpenghasilan di bawah upah minimum regional.
School-Based Intervention in Reducing Sugar-Sweetened Beverage Consumption Among Children and Adolescents: A Systematic Literature Review Zahra Ayu Qalbina; Tri Krianto
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55313

Abstract

Sugar-sweetened beverages (SSB) consumption in Indonesia has increased, contributing to the prevalence of obesity and cardiometabolic diseases. Schools represent a strategic setting to promote healthy lifestyles among children and adolescents. This study aimed to review school-based interventions for reducing SSB consumption and to identify their limitations and recommendations. A systematic literature review was conducted in accordance with PRISMA guidelines. Articles published between 2015 and 2025 were retrieved from PubMed, Scopus, and ProQuest. From an initial 705 articles, 8 studies met the eligibility criteria for inclusion. The findings revealed that most interventions utilized a combination of educational and environmental strategies, while others employed peer-influence or environmental-only approaches. Integrated approaches that addressed both educational and environmental strategies were generally associated with more favorable outcomes. Nevertheless, several limitations were identified, particularly those related to challenges in establishing causal inference and the potential for measurement bias. For further research, it is advised to adopt a participatory design approach, integrate interventions into school curriculum and policy framework, and improve both physical and social access to drinking water within the school environment.