Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

DETERMINAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI SMA NEGERI 1 SIAK KECIL KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2017 Rianto, Edi; Priwahyuni, Yuyun Priwahyuni; Saputra, Bayu
The Indonesian Journal of Health Science Vol 10, No 1 (2018): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.222 KB) | DOI: 10.32528/the.v10i1.1456

Abstract

Remaja merupakan masa peralihan seorang anak menjadi seorang yang lebih dewasa, pada masa remaja, dimana juga dikatakan masa pancaroba yang sangat rentan dengan perilaku-perilakuyang negatif, terlebih tentang perilaku seksual. Kurangnya pengetahuan dan arahan akan dapat menjerumuskan seorang remaja menuju kehancuran. Penelitian ini bertujuan untuk menjadi tolak ukur dalam mengetahui perilaku seksual remaja yang ada di SMA Negeri 1 Siak Kecil. Orang tua dan guru diharapkan dapat bekerja sama dalam memperhatikan perubahan perilaku pada seorang remaja, sehingga dapat menemukan langkah yang tepat dalam mengarahkan remaja tersebut. Metode yang digunakan adalahanalitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Dengan cara menghubungkan faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual remaja. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 151 orang siswa. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan terdapat beberapa faktor yang berpengaruh baik terhadap perilaku seksual remaja yaitu pendidikan seksual dan faktor keluarga. Sedangkan faktor media massa dan faktor teman sebaya memiliki pengaruh yang buruk terhadap perilaku seksual remaja di SMA Negeri 1 Siak Kecil. Kata Kunci: Perilaku Seksual, Remaja.
Kenali Gejala Dan Perilaku Beresiko Hepatitis di Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru Yuyun Priwahyuni; Nia Septia Lisa; Christine Vita Gloria; Agus Alamsyah; Ikhtiyaruddin Ikhtiyaruddin; Ferda Melenina
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 4 No 1 (2020): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.743 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v4i1.1791

Abstract

Hepatitis adalah kelainan hati berupa peradangan sel hati. Peradangan ditandai dengan peningakatan kadar enzim hati. Peningkatan disebabkan adanya gangguan kerusakan membran hati. Ada dua faktor penyebabnya yaitu faktor infeksi dan faktor noninfeksi. Faktor penyebab infeksi antara lain virus hepatitis dan bakteri. Hepatitis Virus adalah penyakit menular dalam bentuk peradangan hati yang disebabkan oleh virus. Jenis hepatitis virus terdiri atas hepatitis A, B, C, D, dan E. Tujuan PKM adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat bagaimana mengenali gejala dan perilaku beresiko hepatitis. Metode PKM penyuluhan dan pendidikan kesehatan tentang kenali gejala dan perilaku beresiko hepatitis, sasaran PKM masyarakat di Puskesmas Simpang Tiga Marpoyan Damai Kota Pekanbaru. Kegiatan dilaksanakan Sabtu 23 November 2019. Hasil kegiatan PKM didapat bahwa dari 70 masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut, 70% masyarakat mengetahui dan dapat menyebutkan mengenai tentang penyakit hepatitis terutama masyarakat sudah dapat mengenali gejala hepatitis dan perilaku yang beresiko yang dapat menyebabkan penyakit hepatitis. Kegiatan penyuluhan dan pendidikan kesehatan berupa ceramah tentang kenali gejala dan perilaku beresiko hepatitis sangat efektif dilaksanakan pada masyarakat. Kepada pihak terkait seperti DinKes dan Puskesmas Simpang Tiga dapat mengagendakan kegiatan ini secara rutin dan melakukan kegiatan penyuluhan kesehatan dengan baik kepada masyarakat tentang penyakit hepatitis A, B, dan C.
3M Plus Cegah Demam Berdarah Di Posyandu Pelita Hati Sidomulyotimur Kota Pekanbaru Yuyun Priwahyuni; Selvi Lestari
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 4 No 1 (2020): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.293 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v4i1.1794

Abstract

Demam Berdarah Dengeu (DBD) adalah salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, karena jumlah penderita dan luas penyebarannya semakin meningkat seiring dengan meningkatnya mobilitas dan kepadatan penduduk (Kementerian Kesehatan RI, 2010). Demam berdarah ditemukan di hampir semua bagian dunia, terutama di negara-negara tropis dan subtropis (Ariani, 2016), yang dalam 5 tahun terakhir jumlah kasus dan daerah yang terkena dampak terus meningkat dan menyebar secara luas dan sering menyebabkan peristiwa / wabah luar biasa (Depkes RI, 2008). Data WHO (2015) memperkirakan bahwa 2,5 miliar atau 40% populasi dunia berisiko terkena DBD, terutama mereka yang tinggal di daerah perkotaan di negara tropis dan subtropis. Saat ini diperkirakan ada 390 juta infeksi dengue yang terjadi di seluruh dunia setiap tahun. Tujuan PKM adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu dalam mengimplementasikan metode pendidikan kesehatan 3M plus Prevent Dengue Fever, target PKM untuk Posita Pelita Hati RW 11, Desa Sidomulyo, Kota Pekanbaru. Kegiatan ini diadakan pada 15 November 2019. Hasil yang diperoleh adalah bahwa dari 20 ibu yang berpartisipasi dalam kegiatan, 50% ibu tahu dan telah melakukan 3M plus. Kata kunci: 3M plus Cegah Demam Berdarah, Pelita Hati Posyandu
Cegah Penyakit ISPA di Puskesmas Kecamatan Limapuluh Kota Pekanbaru Yuyun Priwahyuni; Erisca feroza Sinaga; Christine Vita Gloria; Agus Alamsyah; Ikhtiyaruddin Ikhtiyaruddin; Iqlima Afif Azizah
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 4 No 1 (2020): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.629 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v4i1.1829

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit saluran pernapasan atas atau bawah yang disebabkan agen infeksius. Penyakit-penyakit berbasis lingkungan memang masih merupakan penyebab utama kematian di Indonesia. Penyakit ISPA di Indonesia berada pada 10 daftar penyakit terbanyak di rumah sakit. penyebab ISPA berkaitan dengan kondisi lingkungan tempat tinggal penderita. Tujuan PKM adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat bagaimana mengenali faktor resiko penularan penyakit ispa. Metode PKM penyuluhan dan pendidikan kesehatan tentang faktor resiko terserang penyakit ISPA dan pecegahan dari penularannya, sasaran PKM masyarakat di Puskesmas Kecamatan Limapuluh Kota Pekanbaru. Kegiatan dilaksanakan Sabtu 30 November 2019. Hasil kegiatan PKM didapat bahwa dari 50 masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut, 80% masyarakat mengetahui penyakit ISPA dan 40% memahami cara pencegahan dan pengobatan penyakit ISPA
Penyuluhan Kesehatan Pencegahan Kanker Serviks Di Komplek Rajawali IV Lanud Roesmin Nurjadin Kelurahan Maharatu Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru Christine Vita; Yuyun Priwahyuni; Agus Alamsyah; Ikhtiaruddin Ikhtiaruddin; Dina Febriana
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v1i2.91

Abstract

Kanker serviks adalah kanker paling sering keempat pada wanita dengan perkiraan 570.000 kasus baru pada tahun 2018 dan mewakili 6,6% dari semua kanker pada wanita. Kanker serviks bersifat ganas dan sering menyebabkan kematian yang disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Di Provinsi Riau jumlah penderita kanker serviks sebanyak 681 kasus, dengan prevalensi 0,063 per 100.000 penduduk. Angka tersebut lebih tinggi dari angka prevalensi secara nasional (0,043 per 100.000 penduduk. Sebagai gambaran dilihat dari jumlah pasien yang menjalani perawatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru menunjukkan bahwa kanker serviks menempati urutan teratas dari seluruh kanker pada wanita yaitu sebanyak 98 kasus (Mayanda, 2018). Ibu sangat berperan besar dalam keluarga sehingga kesehatannya perlu dijaga karena jika mengalami kanker serviks dapat membahayakan jiwa ibu sehingga penyakit ini perlu dicegah sejak dini melalui upaya pencegahan. Oelh karena itu penting dilaksanakan sebuah kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang upaya mencegah penyakit kanker serviks. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Komplek Rajawali IV Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru dengan tujuan untuk  Peserta pengabdian sejumlah 35 orang. Setelah dilaksanakan kegiatan ini, peserta diharapkan dapat mengerti mengenai pentingnya mencegah terjadinya kanker serviks dan dapat melakukan pencegahan serta deteksi dini kanker serviks. Kata Kunci : Pencegahan, Kanker, Serviks
Penerapan Aplikasi e-Puskesmas dengan Pendekatan HOT-Fit di Kabupaten Siak (Studi Kualitatif) Nurmala Sari Jambago; Ennimay Ennimay; Yuyun Priwahyuni; Jasrida Yunita; Doni Jepisah
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Volume 17. No. 1. Tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkmi.17.1.2022.58-66

Abstract

Background: e-Puskesmas as a Health Information System for Public Health Center based on information technology, can present information accurately, quickly and reliably, so that the information presented can be used for decision making. From the initial survey, the implementation of the e-Puskesmas application experienced problems in the field, namely network constraints, applications that were sometimes not connected to Healthcare and Social Security Agency (BPJS), officers had not been able to feel the benefits of implementing the application, there was no decree to determine the person in charge of the e-Puskesmas and reporting was still being made. Objective this study aims to analyze the implementation of the e-Puskesmas application in Public Health Centers throughout Siak Regency. Methods: Qualitative research uses a case study approach with in-depth interviews and observation. The informants in this study were the person in charge of the e-Puskesmas, entry officers and the Head of the Public Health Center, totaling 15 people. Results: The implementation of the e-Puskesmas application in terms of human resources (HR), organization and technology has not run optimally. Conclusion: There are obstacles in its implementation. Therefore, it is necessary to have a joint commitment between the Dinas Kesehatan and the Puskesmas to overcome the existing obstacles
PENURUNAN TEKANAN DARAH MELALUI SARI KUNYIT PADA SESEORANG YANG MENGALAMI PREHIPERTENSI Rizkya Nur Anisha; Yuyun Priwahyuni; Susi Erianti
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 2 (2019): MARET 2019
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.34 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.2.129-135

Abstract

Prehipertensi adalah suatu kondisi menuju hipertensi. Prehipertensi di usia muda ditemukan sekitar 48,4%. Penderita hipertensi  usia ≥ 18 tahun ditemukan sekitar 25,8% tahun 2013. Salah satu intervensi nonfarmakologis untuk hipertensi adalah sari kunyit. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan tekanan darah pada usia 20-30 tahun yang mengalami prehipertensi. Metode penelitian ini adalah pra ekperimental (one group pre-post design). Teknik sampling adalah Purposive sampling. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan mengunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui tekanan darah pretest dan postest. Instrumen penelitian menggunakan lembar obeservasi. Hasil penelitian menunjukkan  adanya pengaruh sari kunyit terhadap penurunan tekanan darah pada usia 20-30 yang mengalami prehipertensi dengan hasil p-value tekanan darah sistol yaitu 0.001 (<0.05) dan untuk  p-value tekanan darah diastol yaitu 0.002 (<0.05). Sari kunyit efektif terhadap penurunan tekanan darah sistol dan diastol pada usia 20-30 tahun yang mengalami prehipertensi. Pihak Puskesemas Payung Sekaki dapat menjadikan  kunyit sebagai refensi tanaman herbal yang berkhasiat.
DETERMINANTS OF HYPERTENSION IN THE ELDERLY AT SIMPANG TIGA HEALTH CENTER PEKANBARU CITY christine vita purba; Nurhapipa .; Yuyun Priwahyuni; Rozia Daniati
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 15 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v15i2.795

Abstract

Hypertension is an increase in systolic blood pressure ≥ 140 mmHg and diastolic blood pressure ≥ 90 mmHg with two measurements with calm conditions. High blood pressure or hypertension is one of the most killer diseases in the world today. According to WHO (2015) around 1.13 billion people in the world have hypertension, meaning that 1 in 3 people in the world was diagnosed with hypertension. The purpose of this study was to determined the determinant of the incidence of hypertension in the elderly at Simpang Tiga Health Center, Pekanbaru City in 2020. This type of research was quantitative analytic with cross sectional research design and purposive sampling technique with 183 respondents as sample from 1617 populations. The results showed that variables related to the incidence of hypertension were excessive sodium consumption with P value = 0,000, (POR = 3,874 95% CI: 2,008-7,475), physical activity P value = 0.008 (POR = 2,323 95% CI: 1,280-4,215) , and eating patterns with a value of Pvalue = 0.024 (POR = 2.302 95% CI: 1.166-4.543). It is expected that elderly program holders will provide counseling services and counseling about excessive sodium consumption and better dietary arrangements and encouraged the elderly and families to reduce foods containing excess sodium and continue to carry out physical activities, actively participating in activities held once a week at the health center/ integrated elderly development post.  
CEGAH PENYAKIT TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS HARAPAN RAYA KOTA PEKANBARU Fathur Rahman; Yuyun Priwahyuni; Christine Vita Gloria; Ikhtiyaruddin Ikhtiyaruddin; Afernia Chindyta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 3 No 3 (2020): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.927 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v3i3.1188

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Hingga saat ini, tuberkulosis masih menjadi penyakit infeksi menular yang paling berbahaya di dunia. Selama ini penyakit infeksi seperti TB diatasi dengan penggunaan antibiotik. Rifampisin (RIF), Isoniazid (INH), etambutol (EMB), streptomisin dan pirazinamid (PZA) telah dimanfaatkan selama bertahuntahun sebagai anti-TB. Namun, banyak penderita telah menunjukkan resistensi terhadap obat lini pertama ini. Sejak tahun 1980-an, kasus tuberkulosis di seluruh dunia mengalami peningkatan karena kemunculan MDR-TB (Multi Drug Resisten Tuberculosis). Bakteri penyebab MDR-TB adalah strain M. tuberculosis yang resisten terhadap obat anti-TB first-line seperti isoniazid dan rifampisin. Kepada pihak terkait seperti DinKes, puskesmas, dapat mengagendakan kegiatan ini secara rutin, pihak Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru agar dapat memanfaatkan dan melakukan edukasi kepada pasien yang hadir di Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru
DETERMINAN KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI Christine Vita Gloria; Yuyun Priwahyuni; M. Dedi Widodo; Suci Fanesa
Jurnal Penelitian Kesmasy Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Penelitian Kesmasy
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Deli Husada Delitua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpksy.v2i1.156

Abstract

Diabetes Mellitus is abnormality of insulin hormone that is marked with high blood glucose levels. In indonsia, total of diabetes mellitus sufferer in 2000 is 8,4 million (7,8%) peoples and expected in 2030 will reached untll 21,3 million (9,1%) people. Diabetes mellitus case in work area of Public Health Centre (PHC) Payung Sekaki Pekanbaru City In 2017 is 1.798 (2,3%). This research purpose is to knowing determinants case of diabetes melliitus type 2 in work area PHC Payung Sekaki Pekanbaru City. This research method is quantitative with research type is observational analysis and this design research is case control. Technique Sampling which is used is Non Probability and Quota Sampling technique. Analysis of data what done is univariat and bivariat wit Chi Square test. The result research show that, there are corelation among age, obesity, exercise, eating pattern with Diabetes Mellitus Type 2 case, andthere is no corelation between family support with Diabetes Mellitus Type 2case. Suggestion for PHC, to do socialization about managed healthy life pattern, keep the ideal body weight, also helding the healthy gymnastics program in PHC in the morning as 3 times in a week.