Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analysis Of Factors Affecting Capital Structure (Empire Study On Lq45 Companies Listed On The Indonesia Stock Exchange) Tiffany Natalia Petronela Gah
Enrichment : Journal of Management Vol. 12 No. 4 (2022): October: Management Science and Field
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.543 KB) | DOI: 10.35335/enrichment.v12i4.738

Abstract

This study aims to see what factors affect the capital structure. This study uses secondary data related to LQ45 indexed companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2020-2021. The sample of this research is 40 companies indexed by LQ45 with purposive sampling method. The results of this study indicate that profitability, firm age, and firm size have no effect on capital structure and only liquidity has an effect on capital structure
KAJIAN KINERJA KEUANGAN EMITEN RITEL DI BURSA EFEK INDONESIA DI TENGAH MENINGKATNYA TRANSAKSI BELANJA DIGITAL 2023-2024 Agnes Kidi Beda Mudamakin; Tiffany Natalia Petronela Gah
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1469

Abstract

Studi ini dilakukan untuk mengevaluasi kondisi keuangan 12 emiten sektor ritel yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2023–2024, dengan mempertimbangkan pergeseran perilaku belanja masyarakat pasca pandemi Covid-19 dari metode konvensional ke platform digital. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan mengandalkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Penilaian dilakukan menggunakan sejumlah rasio keuangan yang meliputi aspek profitabilitas (Net Profit Margin/NPM dan Return on Assets/ROA), likuiditas (Current Ratio/CR dan Quick Ratio/QR), solvabilitas (Debt to Equity Ratio/DER), serta aktivitas (Total Asset Turnover/TATO). Temuan studi memperlihatkan bahwa seluruh perusahaan mencatatkan nilai NPM (<20%) dan ROA (<30%) di bawah tolok ukur industri, yang mengindikasikan bahwa performa profitabilitas belum mencapai level yang optimal. Dari sisi likuiditas, hanya dua perusahaan yang berhasil memenuhi standar CR (≥2×) dan tiga perusahaan memenuhi standar QR (≥1,5×), sementara sembilan perusahaan lainnya terindikasi rentan terhadap gangguan likuiditas. Pada dimensi solvabilitas, tiga perusahaan menunjukkan komposisi modal yang sehat dengan DER (≤80%), sedangkan sembilan perusahaan lainnya tercatat memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap pendanaan eksternal berupa utang. Adapun dari aspek aktivitas (TATO), hanya tiga perusahaan yang dinilai efisien (≥2×), sementara perusahaan lainnya belum mampu mengoptimalkan penggunaan asetnya secara maksimal. Secara umum, sebagian besar perusahaan ritel yang diteliti belum memenuhi tolok ukur industri pada keempat dimensi tersebut. Hasil ini menekankan urgensi penerapan strategi adaptasi yang lebih inovatif dan agresif guna menghadapi persaingan dengan platform e-commerce, yang saat ini telah menjadi kanal belanja dominan di kalangan konsumen pascapandemi.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT. ASTRA AGRO LESTARI TBK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021-2024 Tiffany Natalia Petronela Gah; Agnes Kidi Beda Mudamakin
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja keuangan PT Astra Agro Lestari Tbk dengan menggunakan analisis rasio keuangan, yang terdiri dari rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan selama periode 2021 hingga 2024, yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan secara dokumentatif dan fokus pada evaluasi kondisi keuangan perusahaan dalam menghadapi tantangan bisnis dan ekonomi selama kurun waktu tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa rasio likuiditas dan solvabilitas perusahaan tergolong baik dan sebagian besar berada di atas standar industri. Hal ini mencerminkan kemampuan PT Astra Agro Lestari Tbk dalam memenuhi kewajiban jangka pendek maupun jangka panjang, serta struktur keuangan yang stabil dan konservatif, namun rasio profitabilitas perusahaan menunjukkan tren penurunan, terutama pada Return on Equity (ROE) dan Return on Assets (ROA), yang mengindikasikan penurunan efisiensi perusahaan dalam mengelola modal dan aset untuk menghasilkan laba. Dengan demikian, meskipun kinerja keuangan perusahaan secara umum tergolong stabil dan sehat dari sisi likuiditas dan solvabilitas, terdapat tantangan dalam aspek profitabilitas yang perlu mendapat perhatian serius. Perusahaan perlu melakukan evaluasi strategi operasional, pengendalian biaya, dan pemanfaatan aset agar dapat meningkatkan efisiensi dan laba secara berkelanjutan.
KAJIAN KINERJA KEUANGAN EMITEN RITEL DI BURSA EFEK INDONESIA DI TENGAH MENINGKATNYA TRANSAKSI BELANJA DIGITAL 2023-2024 Agnes Kidi Beda Mudamakin; Tiffany Natalia Petronela Gah
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1469

Abstract

Studi ini dilakukan untuk mengevaluasi kondisi keuangan 12 emiten sektor ritel yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2023–2024, dengan mempertimbangkan pergeseran perilaku belanja masyarakat pasca pandemi Covid-19 dari metode konvensional ke platform digital. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan mengandalkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Penilaian dilakukan menggunakan sejumlah rasio keuangan yang meliputi aspek profitabilitas (Net Profit Margin/NPM dan Return on Assets/ROA), likuiditas (Current Ratio/CR dan Quick Ratio/QR), solvabilitas (Debt to Equity Ratio/DER), serta aktivitas (Total Asset Turnover/TATO). Temuan studi memperlihatkan bahwa seluruh perusahaan mencatatkan nilai NPM (<20%) dan ROA (<30%) di bawah tolok ukur industri, yang mengindikasikan bahwa performa profitabilitas belum mencapai level yang optimal. Dari sisi likuiditas, hanya dua perusahaan yang berhasil memenuhi standar CR (≥2×) dan tiga perusahaan memenuhi standar QR (≥1,5×), sementara sembilan perusahaan lainnya terindikasi rentan terhadap gangguan likuiditas. Pada dimensi solvabilitas, tiga perusahaan menunjukkan komposisi modal yang sehat dengan DER (≤80%), sedangkan sembilan perusahaan lainnya tercatat memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap pendanaan eksternal berupa utang. Adapun dari aspek aktivitas (TATO), hanya tiga perusahaan yang dinilai efisien (≥2×), sementara perusahaan lainnya belum mampu mengoptimalkan penggunaan asetnya secara maksimal. Secara umum, sebagian besar perusahaan ritel yang diteliti belum memenuhi tolok ukur industri pada keempat dimensi tersebut. Hasil ini menekankan urgensi penerapan strategi adaptasi yang lebih inovatif dan agresif guna menghadapi persaingan dengan platform e-commerce, yang saat ini telah menjadi kanal belanja dominan di kalangan konsumen pascapandemi.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT. ASTRA AGRO LESTARI TBK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021-2024 Tiffany Natalia Petronela Gah; Agnes Kidi Beda Mudamakin
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja keuangan PT Astra Agro Lestari Tbk dengan menggunakan analisis rasio keuangan, yang terdiri dari rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan selama periode 2021 hingga 2024, yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan secara dokumentatif dan fokus pada evaluasi kondisi keuangan perusahaan dalam menghadapi tantangan bisnis dan ekonomi selama kurun waktu tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa rasio likuiditas dan solvabilitas perusahaan tergolong baik dan sebagian besar berada di atas standar industri. Hal ini mencerminkan kemampuan PT Astra Agro Lestari Tbk dalam memenuhi kewajiban jangka pendek maupun jangka panjang, serta struktur keuangan yang stabil dan konservatif, namun rasio profitabilitas perusahaan menunjukkan tren penurunan, terutama pada Return on Equity (ROE) dan Return on Assets (ROA), yang mengindikasikan penurunan efisiensi perusahaan dalam mengelola modal dan aset untuk menghasilkan laba. Dengan demikian, meskipun kinerja keuangan perusahaan secara umum tergolong stabil dan sehat dari sisi likuiditas dan solvabilitas, terdapat tantangan dalam aspek profitabilitas yang perlu mendapat perhatian serius. Perusahaan perlu melakukan evaluasi strategi operasional, pengendalian biaya, dan pemanfaatan aset agar dapat meningkatkan efisiensi dan laba secara berkelanjutan.