Sakhat Maulidah
UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pola Asuh dengan Pendekatan Kasih Sayang dan Spiritual dalam Mengatasi Agresivitas Anak Usia Dini Sakhat Maulidah; Imam Khanafi; Miftahul Ula; Nirmala Hidayati; Syarifah Anjani
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i1.808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis implementasi pola asuh dengan pendekatan kasih sayang dan spiritual dalam mengatasi agresivitas anak usia dini di KB Masyithoh Pegandon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Sumber data terdiri atas data primer yang diperoleh dari kepala sekolah, guru, dan siswa, serta data sekunder yang berasal dari dokumen pembelajaran, literatur, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh berbasis kasih sayang dan spiritual berperan signifikan dalam mengurangi perilaku agresif anak usia dini, sekaligus meningkatkan kemampuan regulasi emosi, keterampilan sosial, dan menciptakan suasana kelas yang lebih aman serta kondusif. Implementasi pendekatan ini diwujudkan melalui perhatian penuh, empati, komunikasi dialogis, penguatan positif, keteladanan, serta pembelajaran berbasis permainan dan kegiatan kolaboratif. Penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan waktu, heterogenitas siswa, serta kurangnya kesinambungan pola asuh antara sekolah dan rumah, yang diatasi melalui inovasi guru dan sinergi dengan orang tua. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemaknaan kasih sayang sebagai strategi pedagogis yang sistematis dan operasional dalam pendidikan spiritual dan pembentukan akhlak anak usia dini, bukan sekadar nilai afektif, sehingga berkontribusi pada pengelolaan agresivitas dan penguatan perkembangan sosial-emosional anak secara berkelanjutan.
Implementasi Pola Asuh dengan Pendekatan Kasih Sayang untuk Mengatasi Agresivitas Anak Usia Dini Sakhat Maulidah; Mumun Muniroh
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 4 No 1: Februari (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v4i1.820

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh keinginan penulis untuk mengimplementasikan  pola asuh dengan pendekatan kasih sayang untuk mengatasi agresivitas anak usia dini. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan  pola asuh dengan pendekatan kasih sayang untuk mengatasi agresivitas anak usia dini di KB Muslimat NU Masyithoh Pegandon. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober 2024 s/d tanggal 14 November 2024. Jenis penelitian ini yaitu penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.  Untuk teknik analisis datanya melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pendekatan kasih sayang efektif membantu siswa menjadi individu yang stabil secara emosional dan mampu mengelola konflik. Di KB Muslimat NU Masyithoh Pegandon, guru menghadapi tantangan dari faktor individu, lingkungan, dan sistem pendidikan, tetapi tetap menunjukkan inisiatif tinggi melalui komunikasi dengan orang tua, penciptaan lingkungan yang mendukung, pemberian pujian, empati, serta inovasi seperti metode pembelajaran berbasis permainan, pendekatan personal, dan penggunaan teknologi. Kerja sama guru dan orang tua berperan penting dalam keberhasilan pendekatan ini, yang terbukti mengurangi agresivitas siswa sekaligus meningkatkan keterampilan emosional dan sosial siswa.