Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal TILAPIA

Kadar Lemak Kerupuk Kulit Ikan Tuna (Thunnus Albacares) Menggunakan Firming Agent Berbeda Nurnidar Nurnidar; Marzatul Kiflah
Jurnal TILAPIA Vol 4, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v4i1.3639

Abstract

Kulit ikan tuna merupakan hasil samping dari produk fillet ikan tuna yang kurang dimanfaatkan, sedangkan apabila tidak segera diproses kulit ikan tuna tersebut akan mengalami kebusukan. Salah satu pemanfaatan kulit ikan tuna adalah diolah menjadi kerupuk kulit. Kulit ikan tuna merupakan salah satu jenis kulit ikan yang belum banyak dikembangkan sebagai kerupuk karena teksturnya yang alot. Ketika di olah Kulit ikan tuna mempunyai karateristik yang khas,  agak tebal dan ulet atau tidak mudah sobek, sehingga apabila dibuat kerupuk, bisa memberikan bentuk dan tekstur yang  menarik, Kerupuk dengan parameter demikian dapat diperoleh dengan menambahan firming agent yaitu suatu food additive yang berfungsi untuk memperkeras dan mencegah bahan pangan melempem atau menjadi lunak. Penelitian ini merupakan eksperimental laboratory dengan pengujian pada ketiga sampel kerupuk menggunakan firming agent berbeda yang telah di goreng dianalisis kadar lemaknya menggunakan SNI 01-2891-1992.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kadar lemak kerupuk kulit ikan berkisar antara 15,79% sampai 18,71%. Kadar lemak tertinggi diperoleh  pada sampel B (kapur sirih Ca(OH)2)yaitu 18,71%, kadar lemak terendah terdapat pada sampel C (Sodium Bikarbonat (NaHCO3) yaitu 15,79%, Sementara untuk sampel A (kalsium karbonat (CaCO3) adalah 16,89%.
Uji Hedonik Kerupuk yang Disubtitusi dengan Tepung Tulang dari Jenis Ikan Berbeda Marzatul Kiflah; Lia Handayani; Rulita Maulidya
Jurnal TILAPIA Vol 5, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v5i2.5172

Abstract

This study was conducted to find out how the effect of different fish bone meal substitution ingredients on the hedonic test properties of crackers. This study uses an experiment method  with 2 factors, namely fish bone type factors (tuna fish bones and starry triggerfish bones), fish bone meal comparison factors (10%, 15% and 20%). The hedonic test (preference test) is used to measure organoleptic properties (taste, aroma, color, and texture). Nonparametric data were analyzed using the Kruskall-Wallis method  and continued  with the Mann-Whitney test  if there were significant differences and the Bayes test was carried out  to determine the best treatment. Based on the results of the study, it can be concluded that panelists still like crackers added with tuna and starry triggerfish bone meal in all treatments. However, treatment B which added  starry triggerfish bone meal by 10% resulted in crackers that were preferred over other treatments. The taste preference values for taste, aroma, color, and texture were 8.36±0.15, 8.23±0.10, 8.18±0.05, and 8.19±0.05 respectively.