Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTEGRASI KONSEP KEBENCANAAN DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SEKOLAH DASAR Almukarramah; Fadhillah; Ajat Sudrajat
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 10 No 2 (2019): JPD- Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Pendidikan Dasar - Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.713 KB) | DOI: 10.21009/jpd.v10i2.13439

Abstract

Bencana adalah suatu peristiwa yang mengakibatkan dampak besar bagi populasi manusia,baik bencana alam, bencana non alam, dan bencana sosial. Permendikbud nomor 33 tahun 2019tentang Penyelenggaraan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana untuk meyiapkan satuanpendidikan yang tanggap bencana. Melalui makalah ini akan kajian melalui integrasi konsepkebencanaan dalam implemementasi kurikulum 2013 di Sekolah Dasar dimulai dengan bagaimanaparadigma penanggulangan bencana di Indonesia, dalam konteks kurikulum Sekolah Dasar,pembelajaran tematik apa saja dari kurikulum 2013 yang dapat diintegrasikan kedalam konsepkebencanaan. Metode yang digunakan yaitu literature review dari perundang-undangan yangberkaitan dengan kebencanaan, hasil penelitian, modul, buku, buku panduan praktis. Selanjutnyadisadur melalui analisis konten yang berhubungan dengan kurikulum 2013 dan konsep bencana.Hasilnya menunjukkan bahwa terjadi perubahan paradigma penanggulangan bencana sebelum dansesudah terbit Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Selanjutnyaditetapkan satu tema dari masing-masing kelas yang berkaitan dengan berpotensi dikembangkanuntuk materi kebencanaan berbasis kearifan lokal, diantaranya Kelas I, tema peristiwa alam. Kelas II,tema Keselamatan dirumah dan di perjalanan. Kelas III, tema Perubahan cuaca. Kelas IV, tema Peduliterhadap lingkungan hidup. Kelas V, tema Lingkungan sahabat kita. Kelas VI, tema Bumiku.
Eco-Pedagogy in Inclusive Schools: Food Security as a Foundation for Sustainable Education Nurhattati; Rihlah Nur Aulia; Ahmad Jauhari Hamid Ripki; Raihan Syarif; Fadhillah
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 1 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i1.13934

Abstract

This study examines how food security can serve as a pedagogical foundation for advancing eco-pedagogy in inclusive elementary education across two contrasting contexts: a nature-based private school and an Islamic elementary madrasa. Using a multi-site qualitative design, it applies participatory ethnographic methods through observations, semi-structured interviews, and school ethnography involving teachers, parents, leaders, and students, including those with special needs. The nature-based school operationalizes eco-pedagogy through hydroponics, organic waste management, and gardening, fostering ecological literacy, collaboration, and shared responsibility. The madrasa frames food security within Islamic commitments to justice, positioning it as both a goal of eco-activism and an expression of religiously grounded social responsibility. Together, these cases show that eco-pedagogy in the Global South extends beyond secular environmentalism and is enriched by faith-based ethics and community practices. The study concludes that embedding food security within inclusive school management broadens eco-pedagogy by situating sustainability education in diverse cultural and religious ecologies, highlighting inclusive schools as effective models of sustainable and socially just education.