Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERTANGGUNJAWABAN PIDANA PIMPINAN KORPORASI MULTINASIONAL TERHADAP TINDAK PIDANA DUMPING LIMBAH B3 YANG DILAKUKAN OLEH PERUSAHAAN CABANG Marthin Fransisco Manihuruk; Alvi Syahrin; Suhaidi Suhaidi; Muhammad Ekaputra
USU LAW JOURNAL Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.486 KB)

Abstract

ABSTRACT Subsidiary establishment is a method of big scale corporations to develop their business, either in the country or cross countries. A Multinational corporation is a corporation which subsidiaries lay cross countries. This subsidiary can certainly commit a criminal act, either on purpose or due to negligence. Therefore, legal instrument is required to charge the criminal liability of the Multinational corporation.The research discusses the criminal liability of a Multinational corporation for the criminal act in B3 Dumping (Dangerous and Poisonous Waste Dumping) committed by its subsidiary. Article 60 of the Law No. 32 Year 2009 concerning the Protection and Management of Living Environment forbids everyone to do dumping to a living environment without a license. The objective of the research is to find out the criminal liability of a Multinational corporation observed from the view in which the subsidiary is the leader or the one who has given the order to commit a criminal act in B3 Dumping (Article 116 paragraph 1 of the Law No. 32 Year 2009). The complexity in this corporation problem is that it charges the liability of the Multinational corporation which subsidiary is a legal entity. It is closely related to the fact that the subsidiary is a part of the Multinational corporation, so that any charge of criminal liability cannot be addressed to only the subsidiary when it commits a criminal act. The results show that charging the criminal liability of a Multinational corporation is influenced by some aspects of the one who gives the order or the leader of the activity in committing the criminal act (Article 116 paragraph 1 of the law No. 32 Year 2009) and of the location of the corporation and it subsidiary.  In addition, the aspects of nationality or citizenship of each head of corporation and it subsidiary is limited by article 2-9 of KUHP (the Criminal Code) stating that the limitations of the effectiveness of criminal laws will influence one to another.   Keywords: Criminal Liability of a Multinational Corporation, Dumping, Subsidiary
TINDAKAN PENYADAPAN BADAN INTELIJEN NEGARA TERHADAP ORANG YANG SEBAGAI PERMULAAN DIDUGA MELAKUKAN KEGIATAN TERORISME Marthin Manihuruk; Alvi Syahrin; Mahmud Mulyadi
Jurnal Mahupiki Vol 3, No 01 (2013)
Publisher : Jurnal Mahupiki

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.182 KB)

Abstract

ABSTRAKSI Marthin Fransisco Manihuruk* Prof. Dr. Alvi Syahrin, S.H., M.S** Dr. Mahmud Mulyadi, S.H., M.Hum*** Terorisme adalah merupakan salah satu kejahatan sering terjadi di Indonesia. Banyak orang yang mengatakan bahwa Indonesia adalah negara Transit para teroris yang berasal dari luar negeri. Tak hanya itu, Indonesia menjadi pusat dari pertumbuhan dan berkembangnya aksi-aksi teroris. Namun, dalam menangani aksi terorisme sering terjadi pelanggaran-pelanggaran hukum yang dilakukan oleh penegak hukum seperti Kepolisian, Kejaksaan, dan Lembaga Pemasyarakatan dalam menjalankan regulasi yang terkait dengan Terorisme tersebut terutama pada hak-hak yang melekat pada orang sipil. Skripsi ini, penulis memberikan judul “Tindakan Penyadapan Badan Intelijen Negara Terhadap Orang Yang Sebagai Permulaan Diduga Melakukan Terorisme”. Penulis memberikan deskripsi bahwa orang-orang yang masih sebagai permulaan diduga terorisme, adalah sama dengan warga sipil. Maka untuk itu, hak-hak nya sebagai warga sipil pun harus dihormati sebagaimana warga sipil lainnya. Hal ini merupakan perwujudan dari Pasal 1 ayat (3) UUD 1945 yang menyebutkan bahwa Indonesia adalah negara hukum yang mana mengedepankan kepastian hukum dan Hak Azasi Manusia ataupun Hak Politik nya. Penulisan dalam skripsi ini menggunakan pendekatan yuridis normatif  atau penelitian hukum kepustakaan sebagai penelitian hukum dengan cara meneliti bahan pustaka dan bahan sekunder kemudian diolah dan disusun secara sistematis sehingga diperoleh kesimpulan akhir penelitian. Hasil dari penulisan skripsi ini menunjukkan bahwa Tindakan  Penyadapan Yang Dilakukan Badan Intelijen Negara Terhadap Orang Yang Sebagai Permulaan Diduga Melakuka Terorisme, merupakan seuatu perbuatan yang melawan hukum dan melanggar Hak Azasi Manusia serta Hak-Hak Sipil dan Politik warga negara. Karena tindakan permulaan itu, harus dibuktikan dengan terpenuhinya unsur suatu kejahatan dan dibuktikan adanya suatu kesalahan (Schuld). Penulis juga membuat suatu analisis pentingya penegakan hukum melalui regulasi yang sudah diterapkan di Indonesia, maupun peraturan internasional yang sudah diratifikasi di Indonesia. Hal ini untuk lebih menjamin kepastian hukum baik dari korban, tersangka, terduga atau terdakwa, serta juga Lembaga negara yang diberkan kewenangan dalam penegakan hukum.    
SOSIALISASI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BERDASARKAN PENGENALAN PLATFORM MERDEKA MENGAJAR Anita Debora Simangunsong; Marthin Fransisco Manihuruk; Golda Novatrasio Sauduran; Sahat Taruli Siahaan; Lastri Lastri
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (943.3 KB) | DOI: 10.59024/jnb.v1i1.62

Abstract

Guru- guru di SD Negeri 064020 Medan memiliki kendala kurangnya pengetahuan tentang penerapan kurikulum merdeka. Solusi alternatif terhadap permasalahan yang dihadapi guru-guru di SD Negeri 064020 Medan, setelah dilakukannya sosialisasi pengetahuan tentang implementasi kurikulum merdeka berdasarkan pengenalan platform merdeka mengajar diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan serta dapat menerapkan kurikulum merdeka di sekolah tersebut dengan mensosialisasikan kepada guru-guru SD Negeri 064020 Medan. Setelah sosialisasi dilakukan kepada guru-guru SD Negeri 064020 Medan maka tim pengusul akan melakukan evaluasi dengan cara memberikan tugas dan angket kepada guru-guru di SD Negeri 064020 Medan untuk diisi apakah hasil dari sosialisasi sudah memenuhi solusi yang diharapkan dari masalah guru-guru SD negeri 064020 Medan.
Pengaruh Pemberian Tugas dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Kelas XI PIS SMA Negeri 5 Pematang Siantar Tahun Ajaran 2022/2023 Wina Juli Klinika Mangunsong; Wely Nababan; Marthin Fransisco Manihuruk
Education : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol 2 No 3 (2022): November : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.361 KB) | DOI: 10.51903/education.v2i3.221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pemberian tugas dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa di kelas XI PIS SMA Negeri 5 Pematang Siantar yang berjumlah 44 orang. Untuk memperoleh data pemberian tugas dan motivasi belajar, peneliti menggunakan angket sebagai alat pengumpulan data dan yang digunakan adalah angket tertutup disusun secara berstruktur dimana item-item pernyataan yang diikuti dengan jawaban terdiri dari empat buah pilihan. Kualitas instrumen penelitian untuk angket dinilai melalui uji vadilitas dan reliabilitas. Seluruh data dari kedua variabel diatas terlebih dahulu diuji apakah berdistribusi normal atau tidak dengan menggunakan uji kecocokan atau uji chi kuadrat dan ternyata kedua variabel tersebut berdistribusi normal. Langkah selanjutnya adalah pengujian hipotesis dengan menghitung persamaan regresi linier yaitu : Y atas X1 adalah Y ̂= 89,93+1 X1 artinya bahwa antara variabel X1 linier dengan Y dan Y atas X2 adalah Y ̂= 89,10+0,10 X2 artinya bahwa antara variabel X2 linier dengan Y serta Y atas X1 dan X2 adalah Y ̂= 31,8+0,82 X1+0,34 X2 artinya bahwa antara variabel X1 dan X2 linier dengan Y. Adapun koefisien Pengaruh yang diperoleh adalah sebagai berikut: (1) Pengaruh antara X1 terhadap Y adalah 0,78 , (2) Pengaruh antara X2 terhadap Y adalah 8,3 , (3) Pengaruh antara X1 dan X2 terhadap Y adalah 7,3 , (4) Koefisien kontribusi Y atas X1 sebesar 82,13% , (5) Koefisien kontribusi Y atas X2 sebesar 89,67% , (6) Koefisien kontribusi X1 terhadap X2 sebesar 71,82%. Berdasarkan uji hipotesis yaitu uji signifikansi pengaruh (Uji t) dengan menolak H0 dan menerima H1, maka diperoleh : Terdapat hubungan pemberian tugas terhadap prestasi belajar siswa di Kelas XI PIS SMA Negeri 5 Pematang Siantar, bahwa: (Fhitung 0,55 > nilai Ftabel sebesar 0,29). Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima. Terdapat hubungan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa di Kelas XI PIS SMA Negeri 5 Pematang Siantar, bahwa: (Fhitung sebesar 0,81 > nilai Ftabel sebesar 0,29). Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima. Terdapat hubungan pemberian tugas dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar siswa di Kelas XI PIS SMA Negeri 5 Pematang Siantar, bahwa: (Fhitung 12,10 > nilai Ftabel sebesar 3,22). Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima.