Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS PERENCANAAN SALURAN PEMBAWA (WATERWAY) PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MINI HIDRO DI LINTAU BUO UTARA KABUPATEN TANAH DATAR Bima Putra Mubarak; Surya Eka Priana; Febrimen Herista
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 3 (2023): Vol. 2 No. 3 Juni 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v2i3.1775

Abstract

Abstrak:  Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) adalah teknologi yang memanfaatkan laju air dalam menghasilkan energi. PLTMH adalah sumber energi terbarukan renewble energy, serta hanya menghasilkan energi kurang dari 200 kW yang ramah lingkungan. Metode penelitian adalah metode yang menjelaskan sistematika penelitian berdasarkan fakta dan gejala yang terjadi secara objektif. Metode penelitian ini terbagi dua yaitu metode kuantitatif dan kualita Dari perhitungan metode analisi diatas didapat besarnya debit andalan optimasi perencanaan saluran pembawa (waterway) adalah 21,38 m3/det di probilitas 70%. Dari hasil ini debit andalan PLTMH Lintau Buo cukup besar. Debit desain untuk PLTMH 17,81 m3/det. Debit maksimal pengambilan 120% x 17,81m3/det 21,38m3/det Dari hasil perhitungan dan penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa: 1. Sungai batang sinamar memiliki potensi debit yang cukup besar bahkan tidak pernah kering pada saat musim kemarau. 2. Hasil perhitungan menggunakan analisa pendekatan metode F.J. Mock di dapatkan data debit bulanan rata-rata berikut: a. Q rata-rata 22,36 m3 b. Q maksimum 68,78 m3 c. Q minimum 1,82 m3 3. Dari hasil analisis debit optimal berada pada probilitas 70% yaitu: a. Debit desain PLTMH 17,81 b. Debit maksimal pengambilan 120% x 17,81 m3/det 21,38 m3/der 4. Data desain konstruksi saluran pembawa (waterway) sebagai berikut: a. Tinggi saluran 4,27m b. Lebar saluran (b) 6,52m c. Tinggi jagaan (F) 1,00m d. Tinggi muka air (h) 3,27m e. Kemiringan saluran (S) 0,00785Kata kunci: PLTMH, saluran pembawa, analisis hidrologi, debit andalan, dimensi saluran
EVALUASI PERKERASAN AIR SIDE BANDARA INTERNATIONAL MINANGKABAU (BIM) ishak; Mory Juniawan; Ana Susanti Yusman; Febrimen Herista
BEGIBUNG: Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2025): BEGIBUNG: Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juli 2025
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begibung.v3i3.208

Abstract

Awal tahun 2006, bandar udara Minangkabau segera perlahan mulai diajukan untuk penetapan akan fungsinya sebagai salahsatu embarkasi haji untuk wilayah Provinsi Sumatera Barat melalui surat ketetapan dari Kementerian Agama, Bengkulu dan juga sebagian provinsi daerah Jambi. Mulai terhitung dari tanggal 1 Januari 2012, jam operasional yang pada akhirnya juga turut diperpanjang oleh pihak PT.Angkasa Pura II sampai dengan jam 02.00 WIB, yang sebelumnya hanya sampai dengan jam 09.00 malam, ini tentu saja berdampak dan ikut menjadikan Bandara Internasional Minangkabau turut mengalami lonjakan penumpang yang cukup ramai. Setelah dari semua tahapan-tahapan yang akan selesai di dalam pembangunan bandaranya, akan juga segera dibuatkan panjang landasan pacu pada bandara ini yang akan diperpanjang menjadi 3.600 meter, yang juga mulai akan dibangunkan suatu landasan penghubung (taxiway) paralel pada landasan pacu yang direncanakan. Metode analisis data adalah merupakan kajian dari data yang ada yakni data primer dan sekunder yang berupa analisis kebutuhan akan peningkatan kapasitas runway pada jam puncak kedatangan pesawat, dengan memakai pesawat paling besar yang akan melayani Bandara Udara Minangkabau yakni pesawat Airbus A 330-300. Ketebalan lapisan perkerasan dengan cara hitung secara manual didapatkanlah ketebalan 34 inch, dengan perincian tebal lapis subbase 584 mm, base course 152 mm dan tebal lapis permukaan 127 mm, sedangkan menggunakan software FAARFIELD 2.1.1 didapatkan tebal perkerasan surface 102 mm, base course 127 mm, subbase 474 mm.