Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERENCANAAN STRUKTUR ATAS PADA GEDUNG RUSUNAWA DI PANYALAIAN KAB TANAH DATAR Amrizal Amrizal; Deddy Kurniawan; Febrimen Herista
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 1 (2022): Vol. 2 No. 1 Jilid 2 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.608 KB)

Abstract

Perencanaan Struktur Atas Pada Gedung Rusunawa Di Panyalaian Kab Tanah Datar merupakan sebagai salah satu cara meningkatkan prasaran dibidang hunian agar terbentuknya tempat tinggal yang ramah, layak serta memenuhi standar kelayakan kependudukan yang terdapat di kota Padang Panjang. Perencanaan Struktur Atas ini bertujuan untuk merencanakan struktur atas yang sesuai dengan peraturan dan syarat yang berlaku pada Standar Nasional Indonesia sehingga tercapai bangunan yang aman, kuat dan memiliki kualitas yang baik. Dari hasil pemodelan SAP 2000 didapatkan ukuran balok 35 cm  50 cm, tulangan tumpuan 4 D 20, tulangan lapangan 4 D 20 dengan tulangan sengkang   10  200. Kolom 70 cm  70 cm dengan penulangan total aksial 10 D 16, tulangan geser  10  200 mm. Pelat lantai dan pelat atap dengan jarak  10  – 300 mm. Dengan menggunakan mutu beton K 250 . Dari Perencanaan Struktur Atas Gedung Rusunawa Di Panyalaian Kab Tanah Datar diperoleh kesimpulan struktur atas gedung telah memenuhi syarat dan ketentuan yang terdapat dalam Standar Nasional Indonesia sehingga aman, layak dan memiliki kualitas yang baik untuk dihuni.Kata Kunci : Struktur atas, SAP 2000, Mutu beton K = 250, Tulangan.
ANALISIS SUBSTITUSI AGGREGAT KASAR MENGGUNAKAN LIMBAH KERAMIK TERHADAP KUAT TEKAN BETON Sari Fitri Yeni; Ishak is; Febrimen Herista
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 1 (2021): Vol. 1 No. 1 Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.885 KB)

Abstract

Limbah keramik merupakan salah satu limbah yang dihasilkan dari perenovasian rumah maupun gedung di Kota Bukittinggi yang tidak dimanfaatkan. Pemanfaatan kembali limbah keramik menjadi salah satu alternatif yang menguntungkan. Maka perlu dilakukan penelitian dengan memanfaatkan limbah yang selama ini tidak dimanfaatkan menjadi bahan campuran beton. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dilakukan pengolahan limbah  keramik menjadi beton sebagai agregat pencampuran beton, guna untuk mengetahui kuat uji tekan beton. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh penggunaan limbah keramik sebagai substitusi aggregat kasar terhadap kuat tekan beton, untuk mengetahui kuat tekan optimal pada substitusi aggregat kasar dengan limbah keramik 2%, 5%, dan 8% dalam campuran beton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif ( penelitian di labor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat ). Dengan mengganti aggregat kasar menjadi limbah keramik sebanyak 2% menghasilkan kuat tekan 220,44 kg/cm2, 5% menghasilkan kuat tekan 201,70 kg/cm2, dan 8% menghasilkan kuat tekan 228,47 kg/cm2 di umur 28 hari. Yang mana dengan campuran limbah keramik membuat kuat tekannya menurun dari beton normal yang kuat tekannya 251,67 kg/cm2 di umur 28 hari. Tetapi kuat tekan beton normal meningkat dari mutu beton yang direncanakan yaitu K-250 menjadi 251,67 kg/cm2.  Kata kunci : aggregat kasar, beton, limbah keramik, kuat tekan, substitusi.
TINJAUAN EFEKTIFITAS CHECK DAM TIPE SEGIEMPAT TERHADAP ALIRAN SEDIMEN PADA IRIGASI LUBUK JANGGAN KELURAHAN NGALAU KOTA PADANG PANJANG Iskandar Iskandar; Helga Yermadona; Febrimen Herista
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.497 KB)

Abstract

Sebuah perencanaan sesuatu konstruksi pengendalian sedimen (Checkdam) dalam mengurangi sedimentasi yang terjadi. Dam Pengendali (Checkdam) merupakan salah satu bangunan yang berperan dalam mengelola dasar sungai dan berfungsi sebagai pengendali aliran debris dengan cara menampung, menahan dan mengontrol aliran debris. Perencanaan ini dilaksanakan karena sangat dibutuhkan untuk mengairi kawasan pertanian. Disaan debit air di sungai naik,sedimen sangat banyak terbawa air mengendap. Dan kadang dinding saluran sering jebol dan aliran air putus ke persawahan. Itulah alasan bangunan check dam ini di buat. Angka Froude tertinggi terdapat pada bangunan segiempat dengan nilai Fr = 0,0036 pada waktu (t) = 2 menit dan kecepatan 0,003 m/s. Dari bilangan Froude diatas dapat diketahui bahwa semua bentuk checkdam memiliki aliran subkritis. Kecepatan aliran tidak mempengaruhi angka Reynoldnya. Angka Reynold tertinggi terdapat pada bangunan check dam tipe Segiempat dengan Re = 291 dengan waktu 2 menit. Dari angka Reynold tersebut dapat diketahui bahwa semua bangunan memiliki pola aliran laminar. Angka tertinggi tegangan geser terdapat pada bangunan tipe segiempat dengan nilai 4,41 kg/m2. Angka tertinggi tegangan kritis terdapat pada bangunan tipe segiempat dengan nilai 36,383  kg/m2. Kata Kunci: Check Dam, Froude, Kecepatan Aliran, Reynold 
ANALISIS PERENCANAAN PEKERJAAN DRAINASE TIPE U-DITCH BETON BERTULANG JALAN A. YANI KOTA PAYAKUMBUH Andika Rahman; Surya Eka Priana; Febrimen Herista
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 1 (2022): Vol. 2 No. 1 Jilid 1 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.348 KB)

Abstract

Banjir dan genangan air telah menjadi masalah yang cukup lama terjadi pada kawasan Jalan A. Yani Kota Pyakumbuh. Masalah tersebut disebabkan karena daerah tersebut  cenderung datar, sehingga aliran air hujan relatif lambat dan kecepatan aliran dapat mendekati titik nol, serta kualitas saluran yang tidak memadai untuk menampung debit yang datang dari saluran primer. Tujuan dari penelitian ini untuk merencanakan sistem drainase pada jalan A. Yani Kota Payakumbuh.  Metode pengolahan data menggunakan metode Log Normal untuk menentukan hujan rencana dan perhitungan secara manual dengan metode rasional untuk menghitung debit hujan, dan rumus Manning untuk debit saluran. Setelah dilakukan perhitungan maka didapat debit maksimal dari dimensi saluran drainase eksisting tahunan dalam 2 tahun = 1.13 m3/dtk , 5 tahun = 1.56 m3/dtk  dan 10 tahun = 2.23  m3/dtk. Maka direncanakan dimensi saluran drainase untuk saluran drainase sekunder jalan A.Yani Kota Payakumbuh dengan tipe saluran U-Ditch yaitu dengan saluran kanan U-Ditch 1.2 m  x 1.4 m dan saluran kiri U-Ditch  1,25 m  x1,45 m. Dengan kemampuan debit maksimal rencana saluran kanan sebesar  2.58 m3/dtk dan debit maksimal rencana saluran kiri sebesar  2.872 m3/dtk. Kata Kunci :  Drainase , Metode Log Normal, U-Ditch,  Debit Hujan(Q).
AUDIT KESELAMATAN JALAN RAYA BUKITTINGGI- PAYAKUMBUH Ahmad Ramadhani; Surya Eka Priana; Febrimen Herista
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.565 KB)

Abstract

A traffic accident is an event that cannot be avoided, an event where a motorized or non-motorized vehicle comes into contact with each other and causes both material and non-material losses and loss of life. Some of the factors that have the potential to cause accidents are the indiscipline factor in using the vehicle and disobeying existing traffic signs. Jalan Raya Bukittinggi-Payakumnbuh is a class III collector road with a width of ± 9 meters with a sidewalk. Along the audited road are shops and Ford De Kock University. This contributes greatly to attracting the number of people traveling and the high volume of vehicles crossing the Bukittinggi-Payakumbuh highway. Therefore, research was carried out starting from STA 0+100 – STA 1+500, this study aims to analyze road safety by using inspections with the AKJ (Road Safety Audit) checklist table with Y/N answers, such as general condition items, alignment roads, intersections, turning lanes, street lighting and road signs and markings. From the results obtained, the stopping sight distance for an operational speed of 50.07 km/sec in the calculation of the stopping sight distance, the distance of 52.88 meters is still below the design standard and for the ready sight distance of 161.45 meters, the maximum viewing distance of the plan is 350 meters. Based on the AKJ table (road safety audit) for the Bukittinggi-Payakumbuh highway, the highest feasible is from the aspect of signs and road markings of 68.75%, the lowest feasible value is general condition of 50%. The driver factor is the factor causing the highest traffic accidents, namely 26 accidents out of 38 accidents (68.43%), the rest is the vehicle factor, namely 12 accidents out of 38 accidents (31.57%). In order to overcome the problems on the audited roads, it is necessary to repair and complete the signs that are lacking and the maintenance of other complementary facilities in order to reduce traffic accidents. Keywords: Road safety audit, Accident, Stopping visibility, Ready visibility, Bukittinggi-Payakumbuh Highway
ANALISIS SUBSITUSI ARANG TEMPURUNG KELAPA PADA AGGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU F’C 16,6 MPA Atik Artika; Masril Masril; Febrimen Herista
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 1 (2021): Vol. 1 No. 1 Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.168 KB)

Abstract

Perkembangan pembangunan di bidang kontruksi saat ini mengalami kemajuan yang pesat salah satunya ialah beton. Biasanya para kerja kontruksi menggunakan semen dalam membuat campuran beton. Beton adalah material komposit terdiri dari bahan dasar semen, aggregate kasar, aggregate halus, air dan atau tampa bahan tambahan dengan perbandingan tertentu. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengatahui pengaruh penggunaan arang tempurung kelapa sebagai subsitusi aggregate halus terhadap kuat tekan beton yang dihasilkan dengan variasi 10% dan 15%. Selain itu penggunaan arang tempurung kelapa ini merupakan bahan yang alternatif yang baik, karena akan terjadinya proses pemamfaatan sehingga limbah tempurung kelapa dapat dikurangi. Penggujian kuat tekan beton dilakukan pada umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari masing-masing menggunakan 3 sampel benda uji. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder yang memiliki diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Pengujian beton dilakukan bedasarkan menurut SK SNI 1974-2011. Hasil dari pengujian kuat tekan beton dalam penelitian ini menunjukan bahwa kuat tekan beton normal pada umur 28 hari adalah sebesar 16.61 Mpa. Setelah melakukan penambahan arang tempurung kelapa terjadi penurunan terhadap kuat tekan beton pada umur 28 hari dengan persentase 10% sebesar 12.27 Mpa dan 15 % sebesar 11.89 Mpa. Kata kunci: Beton, Arang Tempurung Kelapa, Kuat Tekan 
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH PDAM KOTA SAWAHLUNTO Rudi Eryanto; Masril Masril; Febrimen Herista
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 1 (2021): Vol. 1 No. 1 Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.782 KB)

Abstract

Sawahlunto sebagai salah satu kota yang sedang berkembang di Propinsi Sumatera Barat memerlukan ketersedian air bersih yang cukup untuk menunjang kebutuhan hidup masyarakat, PDAM sebagai salah satu penyedia air bersih berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pada saat ini pendistribusian air PDAM belum merata masih ada beberapa daerah layanan PDAM yang belum di aliri air secara kontiniu selama 24 jam. Untuk itu perlu di hitung kebutuhan air untuk saat ini dan untuk masa yang akan datang dengan proyeksi jumlah penduduk dan jumlah Sambungan Langsung (SL) aktif dan menghitung debit air yang dimanfaatkan PDAM serta proyeksi perkiraan ketersediaan air sampai dengan tahun 2025. Dari hasil penelitian jumlah kebutuhan air bersih PDAM sampai dengan tahun 2025 mengalami peningkatan menjadi 68,94 liter/detik meningkat sebesar 2,5 % dari tahun 2020 yang berjumlah 60,50 liter/detik seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk kota Sawahlunto, debit air terpakai PDAM kota Sawahlunto sampai tahun 2025 berjumlah 107,71 liter/detik meningkat sebesar 2% dari data debit air terpakai pada tahun 2020 yang hanya sebesar 97,89 liter/detik, perkiraan kehilangan air sampai dengan tahun 2025 sebanyak 38,56 liter/detik meningkat sebesar 1,17% dari tahun 2020 yang hanya sebesar 37,26 liter/detik, dari neraca air dapat disimpulkan bahwa ketersediaan masih mencukupi kebutuhan sampai dengan tahun 2025. Kata kunci : Kebutuhan air, ketersediaan air, kehilangan air, dan neraca air.
TINJAUAN PERENCANAAN EMBUNG BATANG SINGON KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Rezki Kurnia; Surya Eka Priana; Febrimen Herista
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.644 KB)

Abstract

Sungai mempunyai peranan penting bagi kehidupan manusia. Salah satunya adalah sebagai sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan irigasi, penyediaan air bersih, kebutuhan industri dan lain-lain, agar dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien, yaitu dengan membangun sebuah Embung. Dengan memanfaatkan data peta Topografi, data curah hujan, dan data-data lain yang dibutuhkan, dari perhitungan ini didapatkan luas Catchment Area seluas 56,80 km². Dalam perencanaan dan pelaksanaan Embung daerah irigasi Batang Maek, Kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten Lima Puluh Kota dengan luas Wilayah 122,06 km², telah dilakukan perhitungan curah hujan dengan tiga metode, Hespers, Gumbel, Log Pearson Type III. Didapatkan debit banjir rencana () = 277,2 m³/dtk dengan memakai dua metode yaitu metode Rasional dan metode Haspers dengan jumlah data hujan selama 10 tahun. Menggunakan data hujan Stasiun Suliki sebagai data utama, dengan pembanding Stasiun Sarilamak dan Stasiun Canduang. Lebar efektif Embung 52,48 m, tinggi mercu 6,00 m, Menggunakan mercu bulat dengan dua jari-jari, kolam olakan USBR tipe III, dengan dua buah pilar. Perhitungan stabilitas embung terhadap guling sebesar 1,23 > 1,20, geser sebesar 2,11 > 1,20, eksentrisitas sebesar 0,89 < 1,63 dan daya dukung tanah sebesar  =  < 40.000 t/m², =  < 40.000 t/m² telah dilaksanakan dan aman terhadap semua gaya yang terjadi tersebut. Jadi hasil perencanaan Embung Batang Singon, Kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten Lima Puluh Kota, yang telah terlaksana, telah memenuhi syarat.  Kata kunci : Embung, Curah Hujan, Mercu, Pilar, Debit Banjir
PERENCANAAN STRUKTUR ATAS GEDUNG HOTEL HIDAYAH PADANG PANJANG Ivan Fikri Naldo; Surya Eka Priana; Febrimen Herista
Ensiklopedia Social Review Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 No 3 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/esr.v4i3.158

Abstract

The structural planning of the Hidayah Padang Panjang Hotel Building according to SNI 03-2847-2002 article 23.2.3, states that for areas with a moderate earthquake risk, a special or medium moment resisting frame system must be used, or an ordinary or special concrete structure wall system to carry the force. -forces caused by the earthquake. The stages of structural planning include analyzing the state and condition of the soil, designing the configuration of the building structure and its structural system, determining the loads acting on the structure, and finally making design drawings. Based on the results of this structural analysis, the reinforcement structure is obtained based on the author's analysis. The results obtained that the material used is steel fy = 420 Mpa and concrete quality fc' = 24.9 Mpa. For floor slab reinforcement, reinforcement is used for the x =Æ 10-150 direction while the y direction =Æ 10-150. Column design uses steel quality fy = 420 MPa and concrete quality fc' = 24.9 MPa with dimensions for column 1 60 x 30 cm using 16D-19 reinforcement. While the design of the beam using steel quality fy = 420 Mpa and concrete quality fc' = 24.9 Mpa with a main beam size of 60 x 30 cm. Keywords: earthquake load, superstructure, beam reinforcement, column reinforcement, plate reinforcement
STUDI OPTIMALISASI RUANG PARKIR JALAN PANORAMA BUKITTINGGI Tiara Nurmaliza; Helga Yermadona; Febrimen Herista
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 3 (2023): Vol. 2 No. 3 Juni 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v2i3.1774

Abstract

Abstrak : Kota Bukittinggi adalah salah satu kabupaten yang ada di Sumatera Barat yang tidak terlepas dari masalah perparkiran. Dengan Tingginya intensitas aktifitas di kota Bukittinggi dipengaruhi oleh tarikan lalu lintas kendaraan roda empat dan roda dua dari wilayah-wilayah sekitarnya dan peningkatan kunjungan wisata. Hal ini berdampak pada tingginya penggunaan kendaraan yang membutuhkan layanan parkir. Oleh sebab itu diperlukan strategi pengelolan perparkiran yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui ketersediaan ruang parkir, jumlah kendaraan yang parkir dan pemanfaatan ruang parkir di Kawasan Lobang Jepang Jalan Panorama. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan gabungan antara kualitatif deskriptif dengan kuantitatif dan survei secara visual. Dari data kendaraan dilakukan analisis untuk mendapatkan akumulasi, kapasitas parkir, ketersediaan parkir dan indeks parkir. Berdasarkan hasil penelitian persentase penggunaan ruang parkir kendaraan roda empat di Kawasan Lobang Jepang Jalan Panorama pada hari Sabtu sebanyak 138 kendaraan dan Minggu sebanyak 161 kendaraan (melebihi 100%). Untuk kendaraan roda dua di Kawasan Lobang Jepang Jalan Panorama pada hari Sabtu sebanyak 239 kendaraan dan Minggu sebanyak 265 kendaraan (melebihi 100%) maka ruang parkir yang tersedia kurang efisien menampung kendaraan yang parkir. Masyarakat ataupun wisatawan yang berkunjung ke Kawasan Lobang Jepang Jalan Panorama alangkah baiknya jika terlebih dahulu memarkirkan kendaraannya di dalam Gedung parkir dan parkir secara lebih teratur..Kata Kunci: Parkir ,Ruang Parkir, Optimalisasi