Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Kiat - Kiat Sukses Kewirausahaan Dalam Bidang Kesehatan Gaung Eka Ramadhan; Rian Agus Setiawan; Nila Rostarina
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol 5, No 1 (2022): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v5i1.23433

Abstract

Usaha berdasarkan bakat dan keahlian kejuruan yang dimiliki maupun berdasarkan tren itu sangat penting, terutama dibidang kesehatan. Untuk menemukan peluang usaha yang baik kita senantiasa wajib mencari informasi dari manapun sehingga mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat dan di minati/diinginkan masyarakat terutama dalam bidang kesehatan. Dampak dari edukasi kiat-kiat sukses kewirausahaan siswa bisa menjadi entrepreneur di bidang kesehatan bahkan membuka peluang untuk memperbanyak pekerjaan. Manfaat untuk menumbuhkan jiwa dan memunculkan entrepreneur di bidang kesehatan.  Metode dengan memberikan penyuluhan dan memberikan contoh kewirausahaan dengan memeberikan materi cara menumbuhkan jiwa entrepreneur, strategi memulai entrepreneur dan kiat sukses menjadi entrepreneur di bidang kesehatan. Hasil yang diperoleh adalah kegiatan penyuluhan berjalan dengan baik dan peserta aktif mengikuti kegiatan penyuluhan dan pelatihan sampai selesai. Penyuluhan dilakukan dengan interaktif antara narasumber dengan peserta. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat di SMK Kesehatan Letris Indonesia dapat berjalan dengan baik dan lancar. Peserta antusias dan dapat bekerjasama dengan baik.
EDUKASI SENAM KAKI DIABETIK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KOMPLIKASI DIABETES MELITUS BERBASIS MASYARAKAT Gaung Eka Ramadhan; Alfonsa Reni Oktavia; Henny Fitriany; Ricca Olivia Natasya; Rian Agus Setiawan
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2025): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran perawatan kaki diabetik serta mendorong praktik pencegahan melalui edukasi senam kaki yang terstruktur bagi individu yang berisiko mengalami komplikasi. Inisiatif ini berfokus pada pemberdayaan peserta dengan keterampilan praktis untuk meningkatkan sirkulasi darah, menambah fleksibilitas, dan menurunkan kemungkinan munculnya gejala neuropati. Tim multidisiplin merancang sesi pembelajaran interaktif yang mengintegrasikan promosi kesehatan, demonstrasi, dan praktik terpandu. Refleksi kualitatif dari para peserta menunjukkan peningkatan pemahaman, motivasi yang lebih kuat untuk menerapkan perawatan kaki secara rutin, serta kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam mengelola perilaku kesehatan sehari-hari. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara institusi akademik dan tenaga kesehatan komunitas, sehingga mendukung jalur edukasi berkelanjutan untuk manajemen penyakit kronis. Secara keseluruhan, program ini memberikan wawasan penting mengenai strategi pencegahan yang dapat diterapkan di lingkungan masyarakat untuk mendukung kesejahteraan jangka panjang pada kelompok yang rentan terhadap komplikasi diabetes.
Islamic religiosity, self-concept, and quarter-life crisis among undergraduate health sciences students Fajriyah Nur Afriyanti; Eneng Erna Purnama; Tati Suryati; Rian Agus Setiawan; Achirman Achirman
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol. 9 No. 5 (2026): Volume 9 Number 5
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v9i5.3428

Abstract

Background: The quarter-life crisis (QLC), typically occurring during emerging adulthood, represents a prolonged emotional struggle that may lead to adverse outcomes such as stress, anxiety disorders, and depression. Purpose: To examine the correlation between Islamic religiosity and self-concept with QLC among undergraduate students. Method: A quantitative correlational design with a cross-sectional approach was employed, involving 82 students. Data were collected using structured questionnaires and analyzed through univariate and bivariate techniques, with Spearman’s rank correlation applied. Results: The majority of respondents were 21 years old (52.43%), female (82.93%), and enrolled in public schools (79.27%). Most demonstrated moderate Islamic religiosity (70.73%), particularly in spiritual experiences (mean = 37.41). All students reported a positive overall self-concept, with role performance (97.56%) being the strongest dimension. Statistical analysis revealed no significant relationship between Islamic religiosity and QLC (p = 0.152, r = –0.160). However, a significant negative correlation was found between self-concept and QLC (p = 0.001, r = –0.440). While religiosity components such as spiritual experiences, consequences, and worship practices were moderately expressed, they did not significantly influence QLC. In contrast, negative aspects of self-concept—including body image, ideal self, self-esteem, role performance, and personal identity—were significantly associated with QLC. Conclusion: Self-concept was moderately and inversely associated with quarter-life crisis, whereas Islamic religiosity was not significantly associated with quarter-life crisis. The cross-sectional design does not establish causality.