Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI SISTEM DRAINASE DI DAERAH ALIRAN SUNGAI PURWOKERTO KABUPATEN BANYUMAS Wisnu Danar Pradana; Tri Prandono; Luky Primantari; Silvia Yulita Ratih
Jurnal Teknik Sipil Vol 18 No 2 (2022): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v18i2.4539

Abstract

Salah satu daerah di kabupaten Banyumas setiap tahunnya ada yang mengalami permasalahan genangan dan banjir saat musim penghujan. Akibatnya genangan menyebabkan rusaknya jalan, terganggunya lalu lintas dan aktivitas masyarakat serta menyebabkan kerugian ekonomi bagi masyarakat di daerah genangan. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian survey dengan metode deskriptif kuantitatif, dimana penelitian lebih mengarah pada pengungkapan suatu masalah atau keadaan sebenarnya dan mengungkapkan fakta-fakta yang ada. Pemilihan metode simulasi dengan menggunakan software SWMM 5.1. Berdasarkan hasil simulasi dengan software SWMM 5.1 dapat diketahui kapasitas air saluran drainase eksisting yaitu dengan Kala Ulang 10 Tahun terdiri dari 170 saluran, terdapat 85 saluran yang meluap dan 85 saluran tidak meluap, maka termasuk kategori kurang baik. Untuk menangani saluran yang meluap tersebut perlu dilakukan desain ulang untuk menambah kapasitas saluran. Dimensi saluran yang memadai adalah jika kapasitas air yang didapat kurang dari 1% sehingga saluran tidak meluap.
ANALISIS STRUKTUR PAIRED STONES DAN VEGETASI DALAM PENGENDALIAN EROSI DI BENDUNGAN JLANTAH Tri Prandono; Lely Hendarti; Nasyiin Faqih
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v15i2.10536

Abstract

Penelitian ini dilakukan sebagai respons tingginya laju erosi tanah di daerah rawan longsor sekitar Bendungan Jlantah, Karanganyar, yang dipicu interaksi faktor lingkungan dan aktivitas antropogenik, berimplikasi pada kerusakan ekosistem dan penurunan produktivitas lahan. Tujuan utama riset ini adalah mengembangkan teknik bioteknologi cerdas paired stones mengintegrasikan struktur batu berpasangan dengan vegetasi untuk mencapai pengendalian erosi yang efektif dan berkelanjutan serta meningkatkan stabilitas tanah. Metode yang digunakan meliputi analisis korelasi Pearson untuk mengidentifikasi hubungan antara kerapatan vegetasi, kemiringan lereng dan laju erosi, serta pengembangan model matematis laju erosi. Pelaksanaan eksperimen selama empat bulan dilakukan pada lereng kritis kemiringan 30°- 45°, melibatkan pemasangan paired stones batu vulkanik dan penanaman Vetiver. Meskipun karakteristik tanah menunjukkan kerentanan erosi tinggi (tekstur liat berpasir, pH masam-sedang dan bahan organik rendah), tanaman Vetiver menunjukkan adaptasi sangat baik dengan persentase hidup di atas 90%. Hasil komparasi menunjukkan efektivitas tertinggi pada kombinasi (paired stones + Vetiver), mencapai penurunan laju erosi sebesar 74,2% dengan kehilangan tanah hanya 18,7 ton/ha/tahun. Perlakuan ini melampaui efektivitas paired stones saja 55,1% dan Vetiver saja 45%, dibandingkan area kontrol 72,4 ton/ha/tahun. Secara keseluruhan, teknik paired stones dinilai adaptif, ramah lingkungan, ekonomis dan berkelanjutan, sehingga layak direplikasi sebagai solusi pengelolaan sumber daya alam.