hendarti, Lely
Universitas Surakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

TINJAUAN BAHAN MATERIAL RAMAH ANAK DI RUANG PUBLIK KABUPATEN GROBOGAN SEBAGAI PENERAPAN KOTA LAYAK ANAK hendarti, Lely; irnawan, dody
Jurnal Arsitektur dan Perencanaan (JUARA) Vol 2, No 2 (2019): September (Jurnal Arsitektur dan Perencanaan)
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/juara.v2i2.997

Abstract

At the moment Grobogan Regency is in the midst of constructing a Green Park and Open Space. Grobogan Regency with its motto BERSEMI will beautify yourself besides being clean and green and shady. An informal playing environment, although not specifically designed, is also a concern for adult humans. Children can experience serious injuries while playing on the playground, which can occur in a variety of different ways. Causes of injury in children's playgrounds include falling, hit by moving equipment, running in balance equipment, sharp boundaries, bumps on the tool, pinched, hot equipment surfaces, and the collapse of game equipment. The main types of damage suffered by patients are fractures, bruises, blisters, sprains, and brain vinegar.However, whatever happened was a problem that occurred in Grobogan District. This research review is descriptive-qualitative. To provide comfort and safety to the playroom for children, it is done with the help of a questionnaire to the parents of visitors. The results obtained state that some materials in some children's games do not use standard materials.  
PENGARUH PEMBERSIHAN RUBBER DEPOSIT TERHADAP NILAI UJI KEKESATAN PADA LANDAS PACU Yahya Rizky Shahrial; Lely Hendarti; Silvia Yulita Ratih
Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v6i1.1245

Abstract

Berkaitan dengan keselamatan penerbangan terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh suatu landas pacu. Salah satunya adalah landas pacu harus bersih dari semua hal yang membahayakan proses pergerakan pesawat. Runway perlu di rawat secara berkala untuk membersihkan partikel-partikel yang berbahaya bagi penerbangan. Pemeliharaan kekesatan permukaan perkerasan dilakukan oleh pelaksana bandar udara dan pengguna lalu lintas secara teratur dan terjadwal. Kekesatan diukur dengan alat MU meter. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pembersihan rubber deposit terhadap nilai kekesatan permukaan landas pacu sehingga bisa memenuhi persyaratan yang berlaku. Metode penelitian adalah metode kuantitatif yang dilakukan dengan pengukuran dan pengujian. Hasil ploting area dan pengamatan ukuran dimensi area pekerjaan pembersihan rubber deposit pada landasan pacu Bandar Udara Adi Soemarmo adalah 4200 m2. Hasil pengukuran dengan MU meter sebelum dilaksanakan pembersihan rubber deposit didapatkan nilai kekesatan sebesar 0,53. Dengan nilai rata – rata tersebut landas pacu memerlukan perawatan pembersihan rubber deposit. Setelah dilakukan pembersihan didapatkan nilai kekesatan sebesar 0,71. Dari hasil tersebut terlihat bahwa pembersihan yang dilakukan mempunyai pengaruh efektif membersihkan rubber deposit yang ada pada permukaan perkerasan runway / landas pacu Bandara Internasional Adi Soemarmo sehingga nilai kekesatan memenuhi persyaratan yang berlaku.   Kata kunci—Rubber deposit, Uji Kekesatan, Landas Pacu
Kajian Pemanfaatan Limbah Jerami yang Berpotensi sebagai Wet Covering Beton Dody Irnawan; Lely Hendarti; Luky Primantari
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 19 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jirs.v19i2.886

Abstract

Jerami merupakan bahan yang melimpah dan keberadaannya sangat mudah didapatkan bahkan hanya dibakar begitu saja. Di beberapa daerah di Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur, para petani memanfaatkan dan menyimpan jerami untuk pakan ternak, baik sapi maupun kerbau. Sebagian juga diolah untuk pupuk fermentasi, tetapi hal ini jarang sekali dilakukan di masa-masa sekarang. Manfaat penelitian ini dapat memberikan data sehingga akan mengetahui sifat insulator yang mampu mengawetkan kadar air dalam jerami sehingga diharapkan dapat memberikan bahan alternatif pengganti bahan sintetis dengan material alam dari limbah jerami Selain itu dapat mengurangi limbah jerami padi yang sudah tidak digunakan lagi hingga tidak mencemari lingkungan dan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi dunia industri untuk menggunakan limbah jerami sebagai selimut curing beton dan tidak dianggap lagi sebagai limbah yang merugikan oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen destruktif, artinya metode untuk mendapatkan data uji, spesimen akan mengalami kerusakan. bahwa kemampuan jerami berdasar fraksi volume 10% hingga 90% mampu menyerap air cukup signifikan rata-rata 47,59%. Penyerapan air pada komposit jerami akan mampu meminimalkan kemungkinan negatif pada cor beton saat mendapat panas secara langsung dari sinar matahari. Pada kajian potensi komposit jerami terhadap kemampuan densitas, menunjukkan bahwa kemampuan jerami berdasar fraksi volume 10% hingga 90% mampu densitas cukup signifikan rata-rata 204,96 kg/cm3 . Hasil kajian potensi komposit jerami terhadap siklus thermal, diketahui bahwa kemampuan jerami berdasar pada siklus thermal 10 oC hingga 90 oC oC mempunyai nilai cukup signifikan rata-rata 20,16 MPa. Angka tersebut menunjukkan bahwa komposit jerami-epoksi berpotensi sebagai wet covering cor beton.
ANALISIS STRUKTUR PAIRED STONES DAN VEGETASI DALAM PENGENDALIAN EROSI DI BENDUNGAN JLANTAH Tri Prandono; Lely Hendarti; Nasyiin Faqih
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v15i2.10536

Abstract

Penelitian ini dilakukan sebagai respons tingginya laju erosi tanah di daerah rawan longsor sekitar Bendungan Jlantah, Karanganyar, yang dipicu interaksi faktor lingkungan dan aktivitas antropogenik, berimplikasi pada kerusakan ekosistem dan penurunan produktivitas lahan. Tujuan utama riset ini adalah mengembangkan teknik bioteknologi cerdas paired stones mengintegrasikan struktur batu berpasangan dengan vegetasi untuk mencapai pengendalian erosi yang efektif dan berkelanjutan serta meningkatkan stabilitas tanah. Metode yang digunakan meliputi analisis korelasi Pearson untuk mengidentifikasi hubungan antara kerapatan vegetasi, kemiringan lereng dan laju erosi, serta pengembangan model matematis laju erosi. Pelaksanaan eksperimen selama empat bulan dilakukan pada lereng kritis kemiringan 30°- 45°, melibatkan pemasangan paired stones batu vulkanik dan penanaman Vetiver. Meskipun karakteristik tanah menunjukkan kerentanan erosi tinggi (tekstur liat berpasir, pH masam-sedang dan bahan organik rendah), tanaman Vetiver menunjukkan adaptasi sangat baik dengan persentase hidup di atas 90%. Hasil komparasi menunjukkan efektivitas tertinggi pada kombinasi (paired stones + Vetiver), mencapai penurunan laju erosi sebesar 74,2% dengan kehilangan tanah hanya 18,7 ton/ha/tahun. Perlakuan ini melampaui efektivitas paired stones saja 55,1% dan Vetiver saja 45%, dibandingkan area kontrol 72,4 ton/ha/tahun. Secara keseluruhan, teknik paired stones dinilai adaptif, ramah lingkungan, ekonomis dan berkelanjutan, sehingga layak direplikasi sebagai solusi pengelolaan sumber daya alam.