Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Penerimaan Vaksin Human Papillomavirus (HPV) di Negara-Negara ASEAN: Literature Review Varian Almerridho; Butsainah Putri Rahmah; Muhammad Faris Naufal; Robiana Modjo
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i4.14323

Abstract

Human papillomavirus (HPV) adalah virus yang menjadi penyebab infeksi menular seksual (IMS) paling umum dan penyebab utama dari kanker serviks. Kanker serviks merupakan kanker yang menempati urutan kedua terbanyak di Indonesia. Salah satu upaya pencegahan terjadinya kanker serviks adalah melalui vaksinasi human papillomavirus (HPV). Penelitian sebelumnya membuktikan bahwa penerimaan terhadap vaksinasi HPV di ASEAN dipengaruhi oleh pengetahuan rendah tentang vaksin, harga tinggi, dan kepercayaan masyarakat yang kontradiktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan vaksin HPV di negara-negara ASEAN. Literature review dilakukan pada tiga database untuk penelitian kualitatif dan kuantitatif yang diterbitkan hingga Agustus 2023. Artikel disertakan jika dalam bahasa Inggris atau Indonesia, tersedia dalam teks lengkap, dan memiliki fokus pada pengetahuan, biaya, keyakinan, penerimaan vaksin HPV. Dari 23 studi, ditemukan bahwa faktor- faktor penerimaan vaksin HPV yang paling sering disinggung adalah faktor pengetahuan, biaya, dan kepercayaan. Walau menjadi faktor yang kerap muncul, pengetahuan tidak selalu mencerminkan angka penerimaan vaksin.Tidak ditemukan adanya kontradiksi terkait faktor biaya di antara kumpulan studi tersebut. Biaya vaksinasi menjadi faktor utama dalam penerimaan vaksin HPV. Pengetahuan dapat berpengaruh tetapi tidak selalu mencerminkan angka penerimaan vaksin HPV. Faktor lain seperti kepercayaan masyarakat juga menjadi kontributor yang cukup besar terhadap penerimaan vaksin HPV di negara-negara ASEAN.
Stress related factors due to the zoonotic risk among veterinarians in Pakistan Ajaz, Rahmeen; Robiana Modjo
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat
Publisher : PT. Lentera Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69883/7yxtck13

Abstract

Veterinarians are at increased risk of occupational stress due to frequent exposure to zoonotic diseases and challenging work environments. This study aimed to investigate the relationship between zoonotic exposure, job control, and social support with stress levels among veterinarians in Pakistan. The primary objective was to examine whether higher exposure to zoonotic risks is associated with increased stress, and whether limited job control and low social support further contribute to elevated stress levels. A cross-sectional study design was employed, involving 110 veterinarians from various regions of Pakistan, including urban and rural areas. Data were collected using a structured questionnaire that included the validated Perceived Stress Scale (PSS- 10) and additional items measuring frequency of zoonotic exposure, job control, and social support. Descriptive analysis, cross-tabulations, and Chi-square tests were used to explore associations, and odds ratios were calculated to measure the strength of these relationships. The results revealed that veterinarians with more frequent zoonotic exposure had significantly higher stress levels (p = 0.041, OR = 3.25). Similarly, low job control (p = 0.037, OR = 4.37) and low social support (p = 0.047, OR = 3.12) were significantly associated with increased stress. These findings underscore the combined impact of biological and psychosocial risks in veterinary practice and suggest actionable recommendations including improving access to personal protective equipment (PPE), enhancing job autonomy, and strengthening mental health support systems. This study highlights the urgent need for targeted interventions such as improved PPE availability, better workplace autonomy, enhanced hygiene practices, and structured peer support systems. It contributes new knowledge to the limited literature in Pakistan and offers practical recommendations for improving occupational health among veterinary professionals.
LITERATURE REVIEW KAJIAN RISIKO KESEHATAN KERJA PADA PEKERJA PENGUMPULAN DAN PENGANGKUTAN SAMPAH Anjas Umaryadi; Robiana Modjo
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 8, No 2 (2022): J-KESMAS Volume 8 Nomor 2, November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v8i2.3744

Abstract

Pengumpulan dan pengangkutan sampah adalah jenis pekerjaan dengan risiko terhadap gangguan kesehatan berupa penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan karena terpapar sumber penyakit yang terkandung dalam sampah melalui kontak dengan pekerja. Literatur review ini dilakukan untuk mendeskripsikan masalah gangguan kesehatan apa saja yang berpotensi diakibatkan oleh aktivitas pekerjaan pengumpulan dan pengangkutan sampah serta rekomendasi pengendaliannya. Metode pencarian literature dengan Google Scholar, Proquest, Science Direct, dan Situs pencarian jurnal Universitas Indonesia didapatkan beberapa artikel dan dipilih sebanyak 24 (dua puluh empat) penelitian yang relevan. Masalah kesehatan yang dialami pekerja pengumpulan dan pengangkutan sampah antara lain gangguan kesehatan kulit, peningkatan kasus diare & gangguan gastrointestinal, gangguan otot rangka, gangguan saluran pernapasan, hepatitis A, dan infeksi parasit. Upaya yang perlu dilakukan adalah dengan berpedoman pada hirarki pengendalian dari mulai tahapan substitusi, pengendalian teknis, pengendalian administrasi, menyediakan alat pelindung diri yang sesuai standard, dan meningkatkan pemahaman pekerja mengenai pentingnya disiplin penggunaan APD, dan menjaga kebersihan pribadi.