Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

HUBUNGAN KUALIFIKASI AKADEMIK DAN SIKAP PROFESIONAL TERHADAP KINERJA GURU KELAS SDN DI KECAMATAN WAWONII TENGGARA KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN Tetiana, Tetiana; Komba, Sundi; Hindaryatiningsih, Nanik
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 1, No 1 (2017): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.906 KB) | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v1i1.7442

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan yakni (1) Untuk mengetahui hubungan kualifikasi akademik dan kinerja guru kelas SDN di Kecamatan Wawonii Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan, (2) Untuk mengetahui hubungan sikap profesional dan kinerja guru kelas SDN di Kecamatan Wawonii Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan, dan (3) Untuk mengetahui hubungan kualifiaksi akademik dan sikap profesional terhadap kinerja guru kelas SDN di Kecamatan Wawonii Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian korelasional. Temuan penelitian ini adalah (1) Terdapat  hubungan kualifikasi akademik terhadap kinerja  guru SDN di Kecamatan Wawonii Tenggara  Kabupaten Konawe Kepulauan dengan nilai sig 0,004 < 0,05, (2) Terdapat  hubungan  sikap profesional terhadap kinerja guru SDN di Kecamatan Wawonii Tenggara  Kabupaten Konawe Kepulauan dengan nilai sig 0,003 < 0,05, dan (3) Terdapat  hubungan kualifikasi akademik dan sikap profesional terhadap  kinerja guru SDN Kecamatan Wawonii Tenggara  Kabupaten Konawe Kepulauan dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 < 0,05. Kata Kunci: Kualifikasi Akademik, Sikap profesional, Kinerja Guru
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR ANTARA MAHASISWA BIDIKMISI DENGAN MAHASISWA NON BIDIKMISI (Studi di Jurusan/Program Studi PPKn Universitas Halu Oleo) Badu, Arfianti; Komba, Sundi; Komba, Sundi; safar, Misran; safar, Misran
SELAMI IPS Vol 4, No 48 (2018): JURNAL JURUSAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v4i48.8505

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa penerima bidikmisi dengan non bidikmisi pada program studi PPKn FKIP UHO dan 2) untuk mengetahui faktor apa yang menyebabkan perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa  penerima bidikmisi dan yang non bidikmisi. Jenis penelitian adalah penelitian gabungan antara kuantitatif dan kualitatif dengan cara membuat data statistik dari perolehan data berdasarkan perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa penerima beasiswa dengan yang bukan penerima beasiswa dan kemudian faktor yang menyebabkan perbedaan prestasi antara mahasiswa yang mendapat beasiswa dan yang bukan penerima beasiswa. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 142 orang mahasiswa. Sampel penelitian sebanyak 88 orang yang diambil secara proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data yaitu penelitian kepustakaan, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan prestasi belajar mahasiswa bidikmisi dengan mahasiswa non bidikmisi yang dibuktikan dengan uji t, dimana diperoleh nilai thitung > ttabel dengan α = 0,05 dimana nilai thitung = 2,031 dan ttabel = 1,671. Sesuai dengan uji hipotesis yang mengatakan bahwa jika thitung > ttabel  maka Ha diterima. Dengan kata lain ada perbedaan prestasi mahasiswa bidikmisi dengan mahasiswa non bidikmisi. Sedangkan faktor yang dapat mempengaruhi perbedaan prestasi belajar mahasiswa bidikmisi dengan mahasiswa non bidikmisi adalah faktor kecerdasan, faktor motivasi, dan faktor lingkungan dimana mahasiswa bidikmisi dituntut untuk memenuhi IPK 3,0 dan selesai kuliah tepat waktu yaitu 4 tahun, jika tidak terpenuhi aturan tersebut maka mahasiswa tersebut dapat dikeluarkan dari daftar penerima beasiswa bidikmisi. Sedangkan mahasiswa non bidikmisi tidak harus dituntut untuk memenuhi IPK 3,0 dan selesai kuliah tepat waktu yaitu 4 tahun. Selain itu, faktor lingkungan dapat mempengaruhi perbedaan prestasi, karena mahasiswa bidikmisi tinggal dilingkungan kondusif karena di asramakan serta difasilitasi oleh kampus.Kata Kunci: Prestasi Belajar, Mahasiswa Bidikmisi dan non-Bidikmisi
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR ANTARA MAHASISWA BIDIKMISI DENGAN MAHASISWA NON BIDIKMISI (Studi di Jurusan/Program Studi PPKn Universitas Halu Oleo) Badu, Arfianti; Komba, Sundi; Komba, Sundi; safar, Misran; safar, Misran
SELAMI IPS Vol 4, No 48 (2018): JURNAL JURUSAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v4i48.8505

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa penerima bidikmisi dengan non bidikmisi pada program studi PPKn FKIP UHO dan 2) untuk mengetahui faktor apa yang menyebabkan perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa  penerima bidikmisi dan yang non bidikmisi. Jenis penelitian adalah penelitian gabungan antara kuantitatif dan kualitatif dengan cara membuat data statistik dari perolehan data berdasarkan perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa penerima beasiswa dengan yang bukan penerima beasiswa dan kemudian faktor yang menyebabkan perbedaan prestasi antara mahasiswa yang mendapat beasiswa dan yang bukan penerima beasiswa. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 142 orang mahasiswa. Sampel penelitian sebanyak 88 orang yang diambil secara proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data yaitu penelitian kepustakaan, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan prestasi belajar mahasiswa bidikmisi dengan mahasiswa non bidikmisi yang dibuktikan dengan uji t, dimana diperoleh nilai thitung > ttabel dengan α = 0,05 dimana nilai thitung = 2,031 dan ttabel = 1,671. Sesuai dengan uji hipotesis yang mengatakan bahwa jika thitung > ttabel  maka Ha diterima. Dengan kata lain ada perbedaan prestasi mahasiswa bidikmisi dengan mahasiswa non bidikmisi. Sedangkan faktor yang dapat mempengaruhi perbedaan prestasi belajar mahasiswa bidikmisi dengan mahasiswa non bidikmisi adalah faktor kecerdasan, faktor motivasi, dan faktor lingkungan dimana mahasiswa bidikmisi dituntut untuk memenuhi IPK 3,0 dan selesai kuliah tepat waktu yaitu 4 tahun, jika tidak terpenuhi aturan tersebut maka mahasiswa tersebut dapat dikeluarkan dari daftar penerima beasiswa bidikmisi. Sedangkan mahasiswa non bidikmisi tidak harus dituntut untuk memenuhi IPK 3,0 dan selesai kuliah tepat waktu yaitu 4 tahun. Selain itu, faktor lingkungan dapat mempengaruhi perbedaan prestasi, karena mahasiswa bidikmisi tinggal dilingkungan kondusif karena di asramakan serta difasilitasi oleh kampus.Kata Kunci: Prestasi Belajar, Mahasiswa Bidikmisi dan non-Bidikmisi
DAMPAK PEMEKARAN KECAMATAN BONE KABUPATEN MUNA Sari, Yuni; Komba, Sundi; Nerlin, Nerlin
SELAMI IPS Vol 4, No 48 (2018): JURNAL JURUSAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v4i48.8511

Abstract

Abstrak: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pemekaran kecamatan Bone. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Informan penelitian adalah ketua dan sekretaris camat Bone Kancitala 2 orang, Tokoh masyarakat 1 orang, sekretaris panitia pemekaran pada wilayah Kecamatan Bone Kancitala 1 orang, Kepala Desa  Bone Kancitala 1 orang, birokraksi pemerintahan daerah kabupaten 1 orang, Kepala Dinas Pendidikan Bone Kancitala 1 orang, Mantri kesehatan 1 orang, dan 5 kepala keluarga (KK). Metode yang digunakan dalam penelitian adalah adalah peneliti kepustakaan dan peneliti Lapangan yaitu dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak positif pemekaran kecamatan Bone yaitu: (1) aspek  pendidikan, kesehatan, ekonomi, pemerintahan kecamatan dan sarana dan prasarana yang baik dan lancar, (2) memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai hal dalam aspek pendidikan, kesehatan, pemerintahan kecamatan, ekonomi, dan sarana dan prasarana, (3) pemerintah dengan mudah mengkordinasikan dan menggerakan partisipasi masyarakat karena jumlah penduduk tidak sepadat sebelum pemekaran sedangkan sebelum pemekaran Kecamatan Bone yaitu: 1) adanya pembagian asset; 2) terjadinya penyempitan lahan; 3) tidak ada ganti rugi tanah; 4) adanya tindakan diskriminasi terhadap masyarakat. Kesimpulan penelitian ini adalah ada dampak positif dan dampak negatif dari Dampak Pemekaran Kecamatan Bone. Dampak positif tersebut harus tetap dipertahankan guna untuk memberikan terciptanya kondisi pembangunan yang efisien sedangkan dampak negatif dari pemekaran harus diminimalisir agar tidak muncul masalah yang berkelanjutan.            Kata kunci: Dampak, Pemekaran, Kecamatan.  
EVALUASI MUTU PELAYANAN PUBLIK (Studi di kantor Kecamatan Kambu Kota Kendari) Hidayat, Arif; Komba, Sundi
SELAMI IPS Vol 2, No 46 (2017): JURNAL SELAMI UHO
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v2i46.8485

Abstract

Abstrak: Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) evaluasi mutu pelayanan publik di kantor Kecamatan Kambu Kota Kendari dapat dilihat dari aspek fasilitas fisik (tangibles), kehandalan (realibility), daya tanggap (responsive), jaminan (assurance), empati (empaty). (2) faktor-faktor penghambat dalam evaluasi mutu pelayanan publik di kantor Kecamatan Kambu Kota Kendari yaitu faktor sumber daya manusia, dan fasilitas pelayanan. (3) upaya-upaya yang dilakukan dalam meningkatkan mutu pelayanan publik yaitu meningkatkan kemampuan petugas pelayanan, kecepatan pelayanan, meningkatkan kedisiplinan petugas pelayanan, dan kenyamanan lingkungan.Kesimpulan penelitian ini bahwa evaluasi mutu pelayanan publik di kantor Kecamatan Kambu, secara umum sudah terlaksana dengan baik. Namun masih ada beberapa sektor pelayanan yang masih perlu ditingkatkan utamanya pada dimensi bukti fisik (tangibles) demi untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.Kata Kunci: Evaluasi Mutu, Pelayanan Publik.
KEMAMPUAN APARAT KELURAHAN DALAM PELAKSANAAN TUGAS ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DI KELURAHAN ANGGABERI, KECAMATAN ANGGABERI KABUPATEN KONAWE Samiruddin T, Samiruddin T; Komba, Sundi
SELAMI IPS Vol 1, No 45 (2017): JURNAL SELAMI UHO 2017
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v1i45.8486

Abstract

Abstrak: Wilayah desa/kelurahan menjadi sasaran penyelenggaraan aktifitas pemerintahan dan pembangunan, mengingat pemerintahan desa dan kelurahan merupakan basis pemerintahan terendah dalam struktur pemerintahan Indonesia yang sangat menentukan bagi berhasilnya ikhtiar dalam Pembangunan nasional yang menyeluruh.Mengingat   kompleksnya   aspek   atau   bidang   yang   hendak   dibangun   ditingkat pemerintahan terendah tersebut, maka salah satu aspek yang terlebih dahulu perlu dibangun adalah peningkatan kemampuan aparat pemerintah kelurahan dalam pelaksanaan tugas-tugas administrasi  pemerintahan,  disamping  memperkuat  partisipasi  masyarakat  dan kelembagaannya serta aspek   lainnya. Aparat Kelurahan Anggaberi, Kecamatan Anggaberi Kabupaten Konawe, sebagai tempat penelitian ini, dari pengamatan awal penulis,  menunjukkan  bahwa  kemampuan aparat  Kelurahan Anggaberi dalam  pelaksanaan tugas terutama dalam menyiapkan bahan dan informasi yang dibutuhkan untuk kepentingan perencanaan pembangunan, hasilnya masih minim atau belum terlaksana secara optimal. Dari hal tersebut penelitian ini mengangkat judul tentang kemampuan aparat kelurahan dalam pelaksanaan tugas administrasi. Dari hasil penelitian terbukti bahwa kemampuan aparat dalam pengadministrasian masih rendah dan mempengaruhi kinerja instansi tersebut Kata Kunci: Aparat kelurahan, Administrasi Pemerintahan.