Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Efektivitas Pelatihan Kepemimpinan Transformasional terhadap Motivasi Berprestasi pada Pengurus Himpunan Mahasiswa Psikologi Kurniawan Kerebungu; Great Erick Kaumbur; David P.T Mondigir
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.201 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i2.6200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pelatihan Kepemimpinan Transformasional terhadap Motivasi Berprestasi pada pengurus himpunan mahasiswa Psikologi, Universitas Negeri Manado. Metode penelitian menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian Eksperimental. Subjek penelitian yang digunakan berjumlah 23 responden. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah skala Motivasi Berprestasi. Analisis berdasarkan Uji Paired Sample T-test yang menghasilkan nilai Mean -17,00, dengan nilai korelasi 0.108 dan nilai signifikan P=0.000, dimana nilai P< dari 0.05 sehingga dapat dibuktikan bahwa ada kenaikan rata-rata pada saat sebelum dan sesudah dilaksanakannya pelatihan kepemimpinan transformasional. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh dari pelatihan kepemimpinan transformasional terhadap motivasi berprestasi dari pengurus himpunan mahasiswa psikologi. Pelatihan seperti ini perlu rutin dilaksanakan agar supaya regenerasi kepengurusan selalu berkembang.
PERILAKU PROSOSIAL MAHASISWA PERANTAU BATAK SIMALUNGUN DI TONDANO BERDASARKAN FALSAFAH “TOLU SAHUNDULAN” Elsa T. H. Br. Munthe; Tellma M. Tiwa; Great E. Kaumbur
PSIKOPEDIA Vol. 1 No. 1 (2020): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.048 KB) | DOI: 10.53682/pj.v1i1.1614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perilaku prososial mahasiswa perantau Batak Simalungun yang ada di Tondano berdasarkan falsafah yang telah diwariskan secara turun-temurun yaitu falsafah “Tolu Sahundulan”. Perilaku prososial merupakan tindakan yang dilakukan terhadap orang lain tanpa adanya imbalan atau keuntungan tersendiri bagi yang memberi bantuan. Dan falsafah Tolu Sahundulan itu sendiri merupakan falsafah yang telah diturunkan dan diwariskan oleh nenek moyang terdahulu dengan tujuan agar setiap masyarakat Batak Simalungun dimana pun berada selalu memiliki saudara dan saling membantu satu sama lain. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnologi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah dua orang. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara observasi dan dokumentasi. Dengan teknik purposive sampling. Dan analisis yang dilakukan dengan proses reduksi data dan pengkodean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek melakukan prososial tidak hanya berdasarkan falsafah Tolu Sahundulan, tetapi karena adanya dorongan dari dalam diri kedua subjek untuk menolong dan membantu orang lain tanpa membeda-bedakan siapa yang mau ditolong dan kedua subjek memberikan usaha yang lebih untuk membantu orang-orang yang memiliki kekerabatan berdasarkan falsafah Tolu Sahundulan. Karena menurut kedua subjek tidak ada alasan untuk tidak membantu dan menolong orang lain karena didalam hidup memiliki sistem tabur tuai. Dimana apa yang kita tabur adalah yang akan kita tuai.
DINAMIKA PSIKOLOGIS REMAJA AWAL KORBAN PERCERAIAN ORANG TUA YANG MELAKUKAN KENAKALAN REMAJA DI MINAHASA UTARA Julio M. J. Ukoli; Joffie H. Mandang; Great E. Kaumbur
PSIKOPEDIA Vol. 1 No. 1 (2020): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.148 KB) | DOI: 10.53682/pj.v1i1.1751

Abstract

Perceraian orang tua bisa menjadi pengalaman yang sangat buruk bagi remaja. Kehilangan citra orang tua akan mengganggu tumbuh kembang anak, karena anak akan merasa kehilangan peran orang tua dan anak akan merasakan lingkungan keluarga yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dinamika psikologis remaja yang melakukan tindak kriminal akibat perceraian orang tuanya. Metode penelitian yang digunakan untuk pengumpulan data adalah wawancara semi terstruktur dan observasi. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Subjek mengenal diri mereka lebih baik. Metode ini memudahkan peneliti dalam mengumpulkan dan mengolah data. Subjek penelitian ini adalah seorang anak laki-laki berusia 15 tahun yang orang tuanya bercerai dan tidak tinggal serumah. Penelitian ini menemukan bahwa terjadinya kenakalan remaja didasarkan pada kebutuhan subjek untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan memperoleh perawatan lingkungan, karena kehilangan peran kedua orang tua merupakan dasar dari perilaku negatif subjek.
A HUBUNGAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN HONORER di LAYANAN ADUAN PT PLN (PERSERO) UP3 KOTAMOBAGU Regina Evelin Mokodompit; Melkian Naharia; Great Erick Kaumbur
PSIKOPEDIA Vol. 2 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran prevalensi penyebaran secara deskriptif terkait budaya organisasi di layanan aduan PT PLN (persero) UP3 kotamobagu mendapatkan gambaran penyebaran secara deskriptif terkait kepuasan kerja karyawan honorer di layanan aduan PT PLN (persero) UP3 kotamobagu mendapatkan gambaran hubungan budaya organisasi dengan kepuasan kerja karyawan honorer di layanan aduan PT PLN (persero) UP3 kotamobagu. Penelitian ini dilaksanakan dengan mengacu pada metode penelitian kuantitatif.Lokasi penelitian ini berada di PT PLN (PERSERO) UP3 Kotamobagu. Subjek penelitian ini ialah seluruh karyawan honorer PT. PLN (Persero) di layanan aduan UP3 kotamobagu yang berjumlah 32 karaywan. Hasil dari penelitian ini ialah budaya organisasi karyawan PT PLN (PERSERO) UP3 KOTAMOBAGU dapat mengikuti peraturan-peraturan yang dibuat perusahaan sehingga berpengaruh positif pada kepuasan kerja karyawan. Semakin baik budaya organisasi maka komitmen organisasi karyawan juga akan semakin baik. Namun kiranya PT PLN (PERSERO) UP3 Kotamobagu untuk meningkatan komitmen organisasi maka perlu memperhatikan indikator adaptasi pada variabel budaya organisasi. Karena apabila karyawan mampu beradaptasi dengan baik maka akan mampu meningkatkan budaya organisasi dan indikator pada variabel organisasi.
ANALISIS KECENDERUNGAN PERILAKU STAR SYNDROME PENGGUNA TIKTOK MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS NEGERI MANADO Cornelia A. Rori; Melkian Naharia; Great E. Kaumbur
PSIKOPEDIA Vol. 3 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v3i1.5640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan perilaku star syndrome pengguna tiktok mahasiswa Fakultas Ekonomi dab Bisnis Universitas Negeri Manado. Menurut M. Onggo (February 25, 2021) “Star syndrome merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan orang-orang yang baru terkenal atau berhasil di mata publik dan menjadi lebih fokus pada dirinya sendiri. Sebenarnya Star syndrome sendiri merupakan faktor pengaruh lingkungan, seperti mendapatkan tekanan yang besar, contohnya opini publik terhadap mereka yang terkena Star syndrome. Hal tersebut membuat penderitanya takut mengecewakan opini atau takut tidak dihargai sehingga mempengaruhi mentalnya”. Dimana dengan jumlah suara yang didapatkan 166 subjek dengan menggunakan teknik snowball. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa Sebagian besar responden yang adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis menggunakan tiktok dan merasakan bahwa diri mereka bisa menjadi seperti seorang bintang besar dikarenakan mereka selalu disorot dan dilihat postingannya di Tiktok. Hal ini dilihat dari hampir semua indicator yang merujuk pada perilaku narsistik menunjukan skor yang tinggi. Bahkan pada beberapa indicator menunjukan skor yang sangat tinggi. Ini Nampak dari indicator exhibitionism (keinginan menjadi pusat perhatian) hampir semua deksripsi berada pada skor diatas 80%.
PENERIMAAN DIRI WANITA DEWASA AWAL YANG MELAKUKAN ABORTUS PROVOCATUS AKIBAT HAMIL DILUAR NIKAH DI KECAMATAN ERIS Meicksel Tahulending; Tellma M. Tiwa; Great E. Kaumbur
PSIKOPEDIA Vol. 3 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v3i1.5644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Penerimaan Diri Wanita Dewasa Awal Yang Melakukan Abortus Provocatus Akibat Hamil Diluar Nikah Di Kecamatan Eris. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang wanita berusia 22 tahun yang pernah melakukan aborsi. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dan observasi dan dokumentasi. Dengan teknik purposive sampling dan analisis yang dilakukan dengan proses reduksi data dan pengkodean. Hasil penelitian ini meskipun subjek sempat menutup diri dan membutuhkan proses dalam penerimaan diri, akan tetapi untuk saat ini subjek sudah merasa nyaman dengan segala kekurangan dan kelebihan diri subjek saat ini. Subjek sudah merasa puas dengan dirinya saat ini, subjek tidak prihatin akan adanya reaksi sosial, hal ini juga tidak terlapas dari peran keluarga dan sahabat subjek. subjek juga tetap memiliki kemandirian dan subjek sangat menghargai diri subjek yang sekarang ini.
PENGARUH RELIGIUSITAS TERHADAP JUVENILE DELINQUENCY PADA SISWA SMA NEGERI 2 MANADO Yehezkiel J. Pua; Tellma M. Tiwa; Great E. Kaumbur
PSIKOPEDIA Vol. 3 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36582/pj.v3i2.5658

Abstract

One of the problems one faces in adolescence is a transition period that can make a youth's emotions less stable. This time is often referred to as the time of the storm (strum and drang), yaigrumbling about a time of turmoil resulting from opposing values. It is this transition period that brings about a sense of self-behavior called Juvenile Delinquency. Juvenile Delinquency is a manifestation of unresolved conflicts in both childhood and youth. This requires strong religious confidence and experience in the teachings of religion in order to reduce delinquent behavior. The study was carried out using the quantitative method to see the religious impact of the juvenile delinquency of country high school students 2 Manado. The sample in this study totaled 74 students. The data analysis technique used in data management is simple linear regression. Management used computer assistive SPSS program 26 for Windows. The calculations using a simple regression analysis gained significance by 0.002 (p< 0.05) then would have a religious influence on juvenile delinquency with a contribution of 12.9%. Autism
HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DENGAN KESIAPAN UNTUK BERUBAH PADA TENAGA KEPENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI MANADO Raynaldi D. Kumajas; Tellma M. Tiwa; Great E. Kaumbur
PSIKOPEDIA Vol. 4 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v4i1.6992

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menguji dan menganalisis secara empiris tentang hubungan antara kepuasaan kerja dengan kesiapan untuk berubah dalam hal perubahan Universitas Negeri Manado menjadi Badan Layanan Umum. Popilasi penelitian adalah tenaga kependidikan Universitas Negeri Manado dengan sampel penelitian 80 pegawai. Pengumpulan data dengan menggunakan skala kepuasaan kerja (15 aitem, α = 0,852 ) dan Skala Kesiapan untuk berubah (25 aitem, α = 0,839 ). Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kepuasaan kerja dengan kesiapan untuk berubah (rxy = 0,336) yang berarti semakin tinggi Kepuasaan kerja maka semakin tinggi kesiapan untuk berubah. Kepuasan Kerja memberikan sumbangan efektif sebesar 11,3% terhadap kesiapan untuk berubah.
HUBUNGAN PERSEPSI GAYA KEPEMIMPINAN PARTISIPATIF DENGAN EFEKTIVITAS KERJA PENGAWAI BKPSDM KOTA MANADO Amelia S. L. F. Ang; Jofie H. Mandang; Great E. Kaumbur
PSIKOPEDIA Vol. 4 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v4i1.6993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara persepsi gaya kepemimpinan partisipatif dan efektivitas kerja pegawai BKPSDM Kota Manado. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis koefisien korelasi dan sampel diambil menggunakan teknik random sampling. Sebanyak 84 pegawai di BKPSDM Kota Manado dijadikan responden dengan mengisi angket. Dalam perhitungan menggunakan SPSS versi 25, hasil pengujian korelasi (uji r) menunjukkan nilai rXY hitung sebesar 0,495, sedangkan rXY tabel sebesar 0,214 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa persepsi gaya kepemimpinan berhubungan dengan efektivitas kerja pegawai BKPSDM Kota Manado sebesar 49%, sedangkan sisanya sebesar 51% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara persepsi gaya kepemimpinan dengan efektivitas kerja pegawai BKPSDM Kota Manado.
KEPUTUSAN WANITA DEWASA AWAL MELAKUKAN SEKS PRANIKAH DI KABUPATEN MINAHASA Jundi Sholahuddin; Melkian Naharia; Great E. Kaumbur
PSIKOPEDIA Vol. 4 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v4i1.7130

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengambilan keputusan wanita dewasa awal melakukan hubungan seks pranikah. Partisipan pada penelitian ini adalah sebanyak 2 dengan memiliki latar belakang yang berbeda. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian ini adalah dasar pengambilan keputusan meakukan hubungan seks pranikah adalah cinta. Kedua subjek mengatakan bahwa mereka juga merasa meyesal walaupun mereka sudah mencintai pasangan mereka. Selain itu, kedua subjek mengatakan lingkungan kost mereka juga menjadi faktor pengambilan keputusan mereka dan hal yang mendukung lainnya juga adalah teman- teman dekat subjek sudah pernah melakukan hubungan seks pranikah. Subjek juga mengatakan setiap hubungan berpacaran harus hubungan seks pranikah dengan pasangannya. Subjek sudah mengetahui dampak dari hubungan seks pranikah akan tetapi pasangannya subjek selalu meyakinkan akan menikahi subjek jika subjek akan mengalami kehamilan kedua subjek menggunakan informasi dari internet untuk memperkuat pengambilan keputusan mereka dalam melakukan hubungan seks pranikah.