Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya kaki diabetik yang berisiko berkembang menjadi ulkus dan meningkatkan risiko infeksi hingga amputasi. Pencegahan komplikasi kaki memerlukan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pemeriksaan serta perawatan kaki yang tepat. Pemanfaatan media digital seperti WhatsApp dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap edukasi kesehatan. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai perawatan kaki pada diabetes melitus melalui edukasi kesehatan berbasis WhatsApp. Metode: Kegiatan dilaksanakan secara daring menggunakan media WhatsApp. Sasaran kegiatan adalah masyarakat dengan diabetes melitus, keluarga pasien, dan masyarakat yang memiliki faktor risiko diabetes. Pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pemberian pre-test, penyampaian materi edukasi menggunakan teks, gambar, dan media audiovisual, diskusi interaktif, serta post-test. Materi mencakup pemeriksaan kaki secara mandiri, kebersihan kaki, perawatan kuku, pemilihan alas kaki, pencegahan cedera, serta pengenalan tanda awal komplikasi kaki. Hasil: Kegiatan edukasi dapat dilaksanakan secara daring dan memperoleh partisipasi aktif dari peserta melalui diskusi dan tanya jawab. Evaluasi pengetahuan dilakukan melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta berdasarkan hasil pre-test dan post-test setelah diberikan edukasi. Kesimpulan: Edukasi kesehatan berbasis WhatsApp dapat menjadi alternatif media promotif dan preventif yang mudah diakses untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai perawatan kaki pada diabetes melitus. Pemanfaatan media digital secara berkelanjutan berpotensi mendukung penerapan perilaku perawatan kaki dan pencegahan komplikasi diabetes di masyarakat.