Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUATAN KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI DALAM MENUNJANG PENINGKATAN KEGIATAN EKONOMI KELOMPOK Sri Umyati; Acep Atma Wijaya; Miftah Dieni Sukmasari; Adi Oksifa Rahma Harti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.695 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i4.3426

Abstract

Pendekatan kelompok dilakukan dalam rangka pencapaian pembangunan pertanian di Indonesia. Kelompok tani merupakan sebuah wadah dalam mengakomodir segala kepentingan petani dalam menjalankan kegiatan usahatani. Namun, kita masih saja dihadapkan pada suatu permasalahan klasik dimana kelompok tani yang ada di kita kebanyakan beranggotakan petani yang sudah berumur. Hal ini tentunya menjadikan pengadministrasian kelompok belum terlaksana dengan tertib. Untuk itu, perlu dilakukan kegiatan pengabdian dengan menumbuhkan pengetahuan dan wawasan tentang manajemen kelompok yang dapat menunjang peningkatan kegiatan ekonomi kelompok dan anggotanya. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui pendekatan andragogy melalui pendekatan penyuluhan dan pelatihan. Dari hasil pertemuan dan pelatihan yang dilakukan, diketahui bahwa pengurus maupun anggota kelompok menyadari akan pentingnya pengadministrasian kelompok tani demi kemajuan dan peningkatan kegiatan ekonomi kelompok tersebut. Kelompok di lokasi sasaran belum dapat menerapkan pengadministrasian kelompok dengan baik karena masih terbatasnya informasi maupaun pengetahuan kelompok mengenai hal itu. Adanya kegiatan ini menjadikan pengurus maupun anggotanya mau untuk memperbaiki pengelolaan administrasi kelompok mulai dari memperbaiki dan menyusun kembali data kelompok, menyediakan buku tamu dan administrasi keuangan. Kemudian mereka juga akan melengkapi kebutuhan administrasi lainnya yang tentunya akan disesuaikan dengan kebutuhan kelompok. Dari hasil pelatihan dan pendampingan juga diketahui bahwa pengurus kelompok dinilai sudah dapat memahami dan mampu dalam membuat buku anggota, buku tamu hingga administrasi keuangan kelompok.