Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KERANGKA PENGUKURAN KINERJA SISTEM PENYELENGGARAAN JALAN TOL MELALUI KERJASAMA PEMERINTAH SWASTA DI INDONESIA Rostiyanti, Susy F.; Tamin, Rizal Z.; Soekirno, Purnomo; Nur Bahagia, Senator
Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2012): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.181 KB) | DOI: 10.24002/jts.v11i2.5

Abstract

Penyelenggaraan jalan tol sudah dimulai di Indonesia sejak tahun 1978 yang pengelolaannya dilaksanakan oleh Pemerintah melalui pembentukan dan penunjukan PT Jasa Marga. Selama periode 1978 sampai 1988 tingkat pertumbuhan jalan tol hanya 26,88km/tahun. Rendahnya pertumbuhan jalan tol mendorong pemerintah mulai mengikutsertakan swasta dalam pengelolaan melalui skema Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS). Pada periode kedua ini dengan adanya perubahan sistem penyelenggaraan, PT Jasa Marga berperan sebagai regulator sekaligus operator jalan tol. Namun, periode 1989 sampai tahun 2004, tingkat pertumbuhan jalan tol menurun menjadi 23km/tahun. Peran ganda PT Jasa Marga ditengarai sebagai penyebab turunnya pertumbuhan jalan tol. Semenjak tahun 2004, sistem penyelenggaraan jalan tol diubah dimana peran regulator dikembalikan kepada Pemerintah melalui pembentukan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Pemerintah juga melakukan beberapa perubahan pada kerangka hukum penyelenggaraan jalan tol. Perubahan sistem penyelenggaraan jalan tol ternyata tidak dapat meningkatkan kinerja sistem dengan menurunnya tingkat pertumbuhan jalan tol menjadi hanya 21,43km/tahun. Makalah ini bertujuan untuk mengembangkan kerangka pengukuran kinerja sistem penyelenggaraan jalan tol yang kemudian dapat diaplikasikan untuk mengukur kinerja sistem saat ini. Diharapkan dengan pengukuran kinerja maka dapat teridentifikasi permasalahan yang menyebabkan rendah tingkat pertumbuhan jalan tol. Kerangka pengukuran mencakup elemen tata kelola KPS, elemen kerangka hukum serta elemen kerangka institusional. Melalui kajian literatur yang intensif maka studi mengidentifikasi 44 indikator-indikator yang dapat digunakan sebagai kerangka pengukuran kinerja sistem penyelenggaraan jalan tol.
Competency Evolution: A Framework for Construction Project Managers: Evolusi Kompetensi: Kerangka Kerja untuk Manajer Proyek Konstruksi Rostiyanti, Susy F.; Hansen, Seng; Vermatasari, Riri
Cantilever: Jurnal Penelitian dan Kajian Bidang Teknik Sipil Vol. 13 No. 2 (2024): Cantilever
Publisher : Department of Civil Engineering and Planning, Faculty of Engineering, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35139/cantilever.v13i2.331

Abstract

The effective execution of a construction project heavily relies on a diverse set of human resources possessing various competencies. Competency is a multifaceted concept with varied interpretations depending on its application and development. In this diverse landscape, competencies are commonly understood to encompass attributes such as knowledge, skills, and abilities. These competencies also feature distinct transferable qualities within intrapersonal and interpersonal competencies. This study delves into the crucial role of competencies in managing construction projects efficiently, emphasizing the three primary components. Employing a Systematic Literature Review, the study aims to uncover the nuanced aspects influencing project manager competencies. The primary objective is to unravel the competencies empowering project managers to successfully navigate construction projects. The findings highlight leadership as the paramount skill competency and underscore the importance of responsibility as a key attitude competency. Additionally, the study introduces a framework delineating the evolutionary progression of project manager competencies from intrapersonal to interpersonal over time. This framework serves as a valuable resource for project management professionals seeking to enhance their competencies and effectively address the dynamic challenges inherent in construction projects.