Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

What is man that God is mindful to him: An Exegesis of Psalm 8 Siby, Robert; Kaparang, Grace Fresania
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 4 (2022): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i4.7219

Abstract

Even when human may choose to believe or not to believe in God, Psalm 8 bears witness the value of human being in God’s eyes despite of the fall, sin and rebellion. The purpose of this paper is to go through the exegetical analysis as to seek appropriate understanding and application of Psalm 8 to the wondrous relationship of the Almighty God and frail human beings through historic-grammatical method of finding meaning, observing literary genre and context, structural analysis, and then looking for its spiritual and theological application. The conclusion of the study is that Psalm 8 is a hymn of praise and through meditation on the Name and glory of God reflected in His creation, Psalter asks the reader of the book of Psalm to experience the joyful praise and adoration to the creator of His mighty work of creation and of His attention to human beings.  The grandeur of the heavens, the artistry of God, and the dignity of human beings tell the reader about the mighty God who deserve our praise and worship. Psalter let the earliest speech of a child can be heard in the grandeur of heavens (8:1c and 8:3a) and shows the frailty, weakness, and limitation of man (8:4a) in the middle of the fingers (8:3a) and the hands of God (8:6a).  Both arrangements demonstrate that Human as created beings are not left without attention but are heard and cared of by God.  Human beings are created to praise God, the creator, as their nature. Realizing human’s frailty and nothingness, while powerful God is mindful of them in spite of the unbelieving and sin manifested to Him, human may truly praise the Lord with the Psalmist: “What is man, that thou art mindful of him? and the son of man, that thou visit him?” “O LORD our Lord, how excellent is thy name in all the earth!” (Ps 8:4,1,9). The greater glory and holiness are given back to God, human dominion over creation once is taken, but through Jesus it was redeemed, and give hope to humanity further Glory in Him alone.
Pengaruh Rekreasi sebagai Sarana Pendidikan Dalam Meningkatkan Kesehatan Mental Siswa Siby, Robert; Kasingku, Juwinner Dedy
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i2.7851

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu bagian yang penting dalam mencapai kesejahteraan hidup manusia. Sementara banyak yang hanya berfokus pada menjaga kesehatan fisik saja, kesehatan mental seringkali diabaikan. Kesehatan mental yang optimal menggambarkan kesanggupan seseorang dalam mengontrol akan emosi, mengatasi tekanan, dan dapat berinteraksi secara positif dengan lingkungan sekitarnya. Rekreasi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mencapai ketenangan, memiliki potensi untuk menurunkan stres, meningkatkan suasana hati, dan dapat memberikan kualitas hidup yang lebih baik. Namun, kurangnya kesadaran akan pentingnya rekreasi dapat dilihat dari data yang menunjukkan bahwa warga Indonesia memiliki frekuensi rekreasi yang rendah dibandingkan dengan negara lain. Kurangnya rekreasi dapat meningkatkan stress, kecemasan, dan depresi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan untuk menyelidiki pengaruh rekreasi sebagai sarana pendidikan dalam meningkatkan kesehatan mental siswa. Berbagai jenis rekreasi dibedakan berdasarkan tempat, jenis kegiatan dan objeknya. Rekreasi terbukti memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan mental. Penting bagi pendidik dan orang tua untuk dapat memahami dan menerapkan rekreasi sebagai salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan kesehatan mental siswa.
Pengaruh Rekreasi sebagai Sarana Pendidikan Dalam Meningkatkan Kesehatan Mental Siswa Siby, Robert; Kasingku, Juwinner Dedy
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i2.7851

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu bagian yang penting dalam mencapai kesejahteraan hidup manusia. Sementara banyak yang hanya berfokus pada menjaga kesehatan fisik saja, kesehatan mental seringkali diabaikan. Kesehatan mental yang optimal menggambarkan kesanggupan seseorang dalam mengontrol akan emosi, mengatasi tekanan, dan dapat berinteraksi secara positif dengan lingkungan sekitarnya. Rekreasi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mencapai ketenangan, memiliki potensi untuk menurunkan stres, meningkatkan suasana hati, dan dapat memberikan kualitas hidup yang lebih baik. Namun, kurangnya kesadaran akan pentingnya rekreasi dapat dilihat dari data yang menunjukkan bahwa warga Indonesia memiliki frekuensi rekreasi yang rendah dibandingkan dengan negara lain. Kurangnya rekreasi dapat meningkatkan stress, kecemasan, dan depresi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan untuk menyelidiki pengaruh rekreasi sebagai sarana pendidikan dalam meningkatkan kesehatan mental siswa. Berbagai jenis rekreasi dibedakan berdasarkan tempat, jenis kegiatan dan objeknya. Rekreasi terbukti memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan mental. Penting bagi pendidik dan orang tua untuk dapat memahami dan menerapkan rekreasi sebagai salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan kesehatan mental siswa.
Mewaspadai Dampak Depresi pada Generasi Z Kaeng, Angelie Thresia; Siby, Robert
DIDASCO Vol 1 No 2 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depresi adalah gangguan mental yang umum, keadaan ketika seseorang yang sedang memiliki hati yang tidak tenang dan kacau. Depresi jika dibiarkan maka akan berdampak buruk bagi kehidupan penderita. Akibat-akibat depresi dibahas dalam tulisan ini, untuk dipahami dengan baik, sehingga ketika penderita mulai merasakan gejala dan indikasi depresi, penderita dapat menguasai diri sendiri agar tidak sampai pada titik depresi. Gangguan emosional ini sering juga dialami oleh remaja hingga orang muda yang dapat dikatakan mereka masuk dalam golongan Generasi Z. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat pembaca paham mengenai depresi dan buruknya hal tersebut sehingga dapat mewaspadainya, karena ada banyak faktor yang dapat membuat Generasi Z mengalami depresi. Demikian juga peran serta guru, orang tua bahkan penderita sendiri untuk mengatasi hal tersebut jika sudah terlanjur, karena jika itu di biarkan dapat merusak kelanjutan generasi bangsa.
Dampak Penggunaan Gadget dalam Perbaktian Gen Z Rorie, Anggie Chlifeer; Siby, Robert R.
DIDASCO Vol 2 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi membentuk cara kita menjalani kehidupan sehari-hari, apalagi dengan diciptakannya gadget barang canggih yang memiliki fungsi khusus yang praktis mengubah pola kebiasaan kita mulai dari cara berkomunikasi, cara kita bekerja hingga cara kita beribadah, generasi Z merupakan generasi yang lahir di era pesatnya perkembangan teknologi dan hidup berdampingan dengan munculnya gadget. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu apa saja pengaruh penggunaan gadget terhadap peribadatan Generasi Z? Penelitian ini mengunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian studi pustaka. Dalam penelitian ini pengaruh penggunaan gadget bagi generasi Z dalam ibadah bisa berdampak positif namun juga bisa berdampak negatif jika tidak digunakan dengan bijak. Pengaruh negatif yang ditemukan dalam penelitian antara lain: hilangnya identitas peribadatan, menggangu fokus dalam peribadatan, kecanduan yang mengganggu ibadah dan hilangnya respek pada peribadatan. Perlu di perhatikan bahwa peribadatan merupakan cara berhubungan kita dengan Pencipta kita seharusnya berlangsung sopan dan teratur. Oleh karena itu, dengan adanya penelitian ini, peneliti memberikan kesadaran akan pemahaman akan penggaruh negatif gadget kepada generasi Z dalam peribadatan.
Pembelajaran Guru Agama sebagai Sumber Inspirasi untuk Mengatasi Kejenuhan Belajar Siswa Siby, Robert; Kasingku, Juwinner Dedy
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1173

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan di dalam dunia pendidikan, termasuk di dalam Pendidikan Agama Kristen. Salah satu tantangan yang ada akibat dari perubahan ini adalah meningkatnya kejenuhan belajar di kalangan persta didik. Kejenuhan belajar disebabkan oleh berbagai macam faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari lebih dalam peran pengajar Kristen dalam mengatasi kejenuhan belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengajar Kristen memiliki peran penting sebagai teladan iman dan karakter, motivator rohani dan akademik, serta pembimbing dalam pertumbuhan kerohanian peserta didik. Selain itu, strategi pembelajaran kreatif lewat pemanfaatan teknologi digital, serta pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa, efektif dalam meningkatkan semangat belajarn dan mengurangi kejenuhan. Kesimpulannya, pengajar Kristen harus mampu mengembangkan metode pengajaran yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital, serta membangun hubungan yang hangat dan menyenangkan dengan para peserta didik, sehingga pembelajaran Pendidikan Agama Kristen tidak hanya menyampaikan pengetahuan saja, tetapi juga dapat membentuk karakter dan iman yang kuat pada Kristus.
Generasi Berkualitas Melalui Pendidikan Yang Berdasarkan Firman Kasingku, Juwinner Dedy; Siby, Robert
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1399

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam perkembangan pribadi dan kehidupan bermasyarakat, tidak hanya sebagai alat untuk mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai pembentukan karakter dan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, melibatkan literatur, jurnal, dan sumber yang terkait dengan  pendidikan yang berlandaskan aspek kerohanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya melengkapi seseorang dengan kemampuan akademik, tetapi juga menuntun mereka untuk dapat mengenal, mengasihi, dan menaati Tuhan melalui ajaran firman-Nya. Pendidikan yang berfokus pada kerohanian berperan penting dalam membentuk karakter yang beretika, bertanggung jawab, dan penuh kasih. Selain itu, pendidikan rohani mempersiapkan seseorang untuk dapat melayani sesama dan menyebarkan kabar baik sesuai dengan ajaran firman Allah. Firman Tuhan sebagai dasar pembelajaran efektif membantu membentuk pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijaksana dan kuat dalam iman. Kesimpulannya, pendidikan yang menghubungkan aspek akademik dan kerohanian mampu menciptakan sumber daya manusia yang utuh, berkarakter positif, serta dapat memberikan dampak positif bagi sesama manusia
Teaching Skills of CRE Teachers and Student Interest at Unklab Senior High School Kaeng, Angelie Theresia; Kasingku, Juwinner Dedy; Aseng, Andrew Christian; Siby, Robert R
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1573

Abstract

This study explores the relationship between Christian Religious Education (CRE) teachers' teaching skills and students' interest in learning at UNKLAB Senior High School, Airmadidi. The purpose of the research is to assess how effectively teachers' teaching skills influence students' engagement and interest in learning Christian religious subjects. Using a quantitative, descriptive, and correlational approach, data was collected from 81 respondents across various 11th-grade classes and analyzed with SPSS statistical software. The study reveals that CRE teachers' teaching skills are categorized as very high, based on an average score of 4.02. This indicates that teachers excel in transferring knowledge, explaining Christian concepts clearly, supporting faith development, and encouraging active student participation. Students' interest in learning, with an average score of 3.92, is categorized as high. Analysis shows that students are notably interested in attending religious education classes and viewing learning as a means of personal development. Inferential statistics using bivariate Pearson correlation demonstrate a very strong positive correlation (r = 0.820) between teachers' teaching skills and students' interest in learning, with a significance value of p = 0.00. This suggests that higher teaching skills are associated with increased student interest in Christian religious education. The findings emphasize the critical role of effective teaching in enhancing student engagement. Recommendations for educators include maintaining high teaching standards and using varied methods to sustain student interest. For future research, examining different educational levels or focusing on specific aspects of teaching skills could provide further insights.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Agama Kristen Terhadap Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Agama Nangin, Monica Chrysta; Siby, Robert; Aseng, Andrew C.; Kasingku, Juwinner
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17290

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui berapa tingkat kompetensi pedagogik guru PAK dan berapa tingkat minat belajar siswa. Pada akhirnya penelitian ini bertujuan mencari tahu apakah terdapat pengaruh antara keteladanan guru PAK dengan minat belajar siswa pada mata pelajaran agama. Desain penelitian yang dipakai pada penelitian ini merupakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X di SMA Negeri 1 Airmadidi yang berjumlah 444 siswa. Responden dalam penelitian berjumlah 74 siswa yang berasal dari siswa kelas X9 dan X11. Angket pada penelitian ini diadaptasi dari Sinaga (2021) sebanyak 36 butir soal. Berdasarkan hasil yang didapatkan tingkat kompetensi pedagogik guru PAK, dengan nilai rerata = 3,665. Ditemukan juga tingkat minat belajar dengan nilai rerata = 3,899. Pada penelitian ini terdapat juga pengaruh yang signifikan antara kompetensi pedagogik guru PAK terhadap minat belajar siswa dengan nilai p value = 0,000.
PENTINGNYA PERTUMBUHAN KARAKTER DI DALAM KEHIDUPAN ORANG MUDA MENURUT TULISAN ELLEN WHITE Kasingku, Juwinner; Robert Siby
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Progres
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.24655

Abstract

The changes in time and advancements in technology have had a negative effect on the morals of teenagers, as shown by the increase in cases of violence, bad behavior, and weak self-control. The lack of character education is a major reason for the moral crisis among young people. This study aims to look into the importance of character development according to the writings of Ellen G. White and how it can be applied in daily life. The method used is a review of literature, especially the works of Ellen White, with a qualitative approach to understand the importance of Christian character. The results show that true character is built through a close relationship with God through prayer, studying the Bible, self-discipline, good habits, and following the example of Christ. Ellen White points out that character is not formed quickly, but through personal effort and God's grace. Character development also prepares us for eternal life and helps protect us in facing the challenges of the end times. In conclusion, character development according to Ellen White is very important in addressing the moral crisis among teenagers today. Education based on God's principles in His Word needs to be applied consistently so that young people can live with integrity, reflect God's character, and have a positive impact on society.