Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Berkelanjutan: Pendekatan Kolaboratif untuk Mengatasi Tantangan Sosial-Ekonomi di Provinsi Jawa Barat Andri Ardhiyansyah; Sulistyowati, Nur Wahyuning; Esti Handayani; Nanda Hidayati
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 06 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i6.451

Abstract

Studi ini mengkaji peran inovasi berkelanjutan dan pendekatan kolaboratif nya dalam mengatasi tantangan sosio-ekonomi di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Provinsi ini menghadapi berbagai masalah yang signifikan, termasuk pertumbuhan penduduk yang cepat, infrastruktur yang tidak memadai, pengangguran, degradasi lingkungan, dan ketidaksetaraan pendapatan, yang menghambat pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dengan metode campuran, yang menggabungkan survei kuantitatif dan wawancara kualitatif serta kelompok fokus untuk mengumpulkan data. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa praktik inovasi berkelanjutan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan inklusi sosial. Mekanisme kolaborasi dan kemitraan yang melibatkan lembaga pemerintah, organisasi sektor swasta, lembaga penelitian, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat lokal memainkan peran penting dalam memfasilitasi inovasi berkelanjutan. Praktik inovasi berkelanjutan yang berhasil di Provinsi Jawa Barat, seperti proyek energi terbarukan, teknik pertanian ramah lingkungan, dan sistem pengelolaan limbah terpadu, memiliki dampak positif terhadap penciptaan lapangan kerja, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Studi ini menekankan pentingnya kebijakan yang mendukung, struktur tata kelola yang efektif, peningkatan kapasitas, dan partisipasi inklusif dalam mempromosikan inovasi berkelanjutan. Studi ini memberikan rekomendasi untuk memperkuat kemitraan multi-pemangku kepentingan, mendukung peningkatan kapasitas dan pertukaran pengetahuan, mendorong koherensi dan integrasi kebijakan, mendorong pendekatan inklusif, serta membangun kerangka kerja pemantauan dan evaluasi. Dengan menerapkan rekomendasi-rekomendasi ini, Provinsi Jawa Barat dapat meningkatkan upaya inovasi berkelanjutan dan secara efektif mengatasi tantangan sosial-ekonomi, sehingga membuka jalan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan sejahtera. Studi ini berkontribusi pada pengetahuan yang sudah ada tentang pembangunan berkelanjutan, manajemen inovasi, dan tata kelola kolaboratif, memberikan wawasan bagi para pembuat kebijakan, pelaku usaha, dan masyarakat untuk mendorong praktik inovasi berkelanjutan dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
PENINGKATAN KINERJA UMKM MELALUI PENGUATAN KEWIRAUSAHAAN DAN KEINOVATIFAN PADA MANAJER OPERASIONAL UMKM KELOMPOK USAHA KECIL DI KABUPATEN BOGOR Dede Mulyana; Angka Utama; Nanda Hidayati
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.6681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penguatan kewirausahaan dan keinovatifan manajer operasional terhadap kinerja UMKM. Dengan populasi UMKM sektor olahan pangan di Kabupaten Bogor dan sampel 100 responden yaitu manajer operasional, penelitian ini menguji tiga variabel: orientasi kewirausahaan, keinovatifan, dan kinerja UMKM. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian membuktikan bahwa orientasi kewirausahaan dan keinovatifan secara positif memengaruhi kinerja UMKM. Selain itu, keinovatifan juga terbukti memiliki pengaruh positif terhadap orientasi kewirausahaan. Keinovatifan juga berperan sebagai mediator antara orientasi kewirausahaan dan kinerja UMKM. Hasil penelitian mengonfirmasi bahwa keinovatifan bertindak sebagai variabel intervening yang memediasi hubungan sebab-akibat antara orientasi kewirausahaan (variabel independen) dan kinerja UMKM (variabel dependen).