p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Neneng Triyunita
Universitas Diponegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Perangkat Pengukuran Variabel Cuaca Menggunakan Sensor Besaran Fisika Berbasis Internet of Things Muarif Islamiah; Neneng Triyunita; Nanang Suwondo
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.656

Abstract

Ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini telah berkembang dengan didukung oleh adanya sistem alat ukur dan kendali dengan komponen yang kompleks, sistem tersebut dibangun memanfaatkan sistem elektronik, optik, dan mekanik. Perkembangan dari teknologi dapat dijadikan sebagai media perantara dalam pelaksanaan pembelajaran. Salah satu faktor dari pengajaran baik diperlukan media pembelajaran menarik, sehingga bisa meningkatkan rasa ingin tahu, kognitif dan psikomotorik mahasiswa. Media pembelajaran untuk pengukuran variabel cuaca berbasis Internet of Things (IoT) belum ada pada mata kuliah ilmu kebumian dan instrumentasi fisika. Tahapan yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Data yang diperoleh akan divisualisasikan pada aplikasi Blynk yang dihubungkan dengan Arduino UNO dan ESP-01 sebagai Internet of Things. Alat peraga dan buku panduan yang dibuat sudah melalui tahap uji kelayakan media, uji kelayakan materi, dan uji kelayakan pengguna. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa alat peraga dapat mengukur seluruh variabel cuaca dengan menggunakan Arduino UNO dan ESP-01, proses pengambilan data dilakukan selama 2 hari, saat penelitian berlangsung terjadi hujan pada hari pertama sehingga alat curah hujan bisa menangkap adanya perubahan data setiap waktu diikuti dengan variabel cuaca lainnya yang mengalaminya juga. Penilaian yang dilakukan oleh ahli media dan materi memperoleh tingkat kelayakan alat peraga stasiun cuaca sebesar 91,4% dan tingkat kelayakan buku panduan sebesar 85,9%. Sedangkan, untuk respon pengguna (mahasiswa) diperoleh tingkat kelayakan sebesar 87,4%. Berdasarkan hasil validasi dari ahli media dan ahli materi, maka alat peraga serta buku panduan dari stasiun cuaca berbasis Internet of Things ini dikategorikan baik dan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran pada matakuliah ilmu kebumian dan instrumentasi fisika.
Pengembangan Alat Praktikum Gerak Jatuh Bebas Menggunakan Phyphox Berbasis Smartphone untuk Siswa Kelas X Muarif Islamiah; Rostati Rostati; Neneng Triyunita
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1203

Abstract

Siswa memiliki kemampuan atau gaya belajar yang beragam saat proses pembelajaran seperti visual, auditori dan kinestetik. Khususnya pada pembelajaran fisika sebagian besar materinya bersifat abstrak sehingga diperlukannya menentukan model pembelajaran yang sesuai untuk setiap materi, dan terdapat beberapa materi yang memerlukan praktikum dalam penyampaiannya sehingga telah banyak dikembangkan alat demonstrasi untuk menjelaskan konsep fisika yang abstrak. Pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi juga bersesuaian dengan pembelajaran abad 21, penerapan konsep fisika pada materi Gerak Jatuh Bebas dapat dilakukan melalui kegiatan praktikum sederhana untuk menentukan nilai percepatan gravitasi bumi. Metode penelitian yang digunakan Research and Development (R&D) dengan model 4D (define, design, develop dan disseminate). Berdasarkan analisis data diperoleh rerata percepatan gravitasi sebesar 9,82 m/s2 dan memiliki perbedaan nilai pada setiap ketinggian diakibatkan beberapa faktor eksternal. Uji kelayakan yang dilakukan oleh validator mendapatkan penilaian 84,2% untuk media dan 92,2% untuk modul praktikum termasuk dalam kategori layak digunakan dalam pembelajaran fisika, dan tingkat kepuasan siswa dalam penggunaan alat praktikum sebesar 88,9% termasuk dalam kategori sangat baik, siswa mampu memahami materi Gerak Jatuh Bebas melalui kegiatan praktikum. Sehingga pengembangan alat praktikum Gerak Jatuh Bebas dengan memanfaatkan aplikasi Phyphox dapat diterapkan sebagai alternatif juga dapat diterapkan pada kegiatan pembelajaran daring.