Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Pemahaman Isi Bacaan melalui Model Content Literacy (CL) di Sekolah Dasar Kota Langsa Husaini Husaini; Maulida Sari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.700

Abstract

Membaca merupakan salah satu kegiatan kebahasaan yang sangat diperlukan oleh pesrta didik. Membaca tidak hanya melafalkan kata-kata yang tertulis disebuh teks namun juga pemindahan informasi sesuai denga apa yang dikehendaki penulis (transfer ilmu). Transfer ilmu ini sendiri sangat bergantung pada pemahaman peserta didik terkait isi bacaan. Salah satu metode yang ingin penulis kembangkan adalah Content Literacy (CL). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman isi bacaan siswa kelas IV Kota Langsa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode Deskripsi Kuantitatif dengan desain penelitian Pre-test Post-Test Group Desain Sampel pada penelitian ini adalah tiga sekolah SD/MIN Kota Langsa yaitu MIN 2 Kota Langsa, SD IT Al-Marhamah, dan SD Negri 1 Langsa. berdasarkan penerapan metode tersebut, ditemukan bahwa penggunaan metode CL dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji Wilxocon dengan nilai Asymp Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Kelas pembelajaran CL mengalami peningkatan sebesar 4,81. Hal tersebut membuktikan pembelajaran model Cl dapat meningkatkan kemampuan isi bacaan siswa sekolah dasar di Kota Langsa.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Tidur pada Lansia di Desa Blang Pauh Sa Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur Mauizzah Mauizzah; Irma Hartati; Husaini Husaini
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seseorang yang sudah memasuki usia 60 tahun lebih sering mengalami gangguan tidur dengan presentase kasus berkisar 67%. Angka ini di dapat dari total penduduk di Indonesia yang sudah berusia 65 tahun lebih. Gangguan tidur seperti insomnia dan parasomnia pada lansia, dapat menimbulkan dampak negatif seperti mengantuk berlebihan di siang hari, gangguan atensi dan memori, mood, depresi, sering terjatuh, penggunaan hipnotik yang tidak semestinya, dan penurunan kualitas hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kualias tidur pada lansia di Desa Blang Pauh Sa Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur. Penelitian ini merupakan penelitian jenis analytic yang bersifat cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di Desa Blang Pauh Sa Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur sebanyak 56 orang, dengan teknik pengambilan sampel Total Sampling, dimana sebanyak 11 responden masuk kedalam kriteria eksklusi. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sleep hygiene lansia sebagian besar sedang sebanyak 37 responden (66,1%), lngkungan fisik lansia sebagian besar kurang baik sebanyak 35 responden (62,5%), sebagian besar lansia tidak mengalami kecemasan sebanyak 29 responden (51,8%) dan kualitas tidur lansia sebagian besar buruk sebanyak 34 responden (70,7%). Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa ada hubungan sleep hygiene p-value 0,006 (p<0,05), lingkungan fisik p-value 0,000 (p<0,05) dan kecemasan p-value 0,001 (p<0,05) dengan kualitas tidur lansia. Diharapkan bagi institusi kesehatan untuk membuat kebijakan dengan menyelenggarakan edukasi mengenaiĀ sleep hygiene mencakup pentingnya konsistensi jadwal tidur-bangun, menciptakan lingkungan kamar yang nyaman (gelap, tenang, sejuk), dan menghindari penggunaan gadget sebelum tidur