Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Tingkat Kesejahteraan Spiritual dengan Tingkat Kecemasan Mahasiswa dalam Menghadapi Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Bagus Maulana Akbar; Sherly Limantara; Dona Marisa
Homeostasis Vol 3, No 3 (2020)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.462 KB)

Abstract

Abstract: In students, anxiety affects the educational process. Anxiety in medical students can occur to approach the OSCE. Spiritual well-being is one of the factors that contribute to reducing the individual anxiety level. This study aims to determine the relationship between spiritual well-being level and anxiety level among the medical students in facing OSCE at PSPD FK ULM class of 2017. This study uses an observational analytic with a cross-sectional method. Respondents were selected using a purposive sampling technique. A total of 91 respondents were asked to fill the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire and the Spiritual Well-Being Scale (SWBS) questionnaire. Data analysis using the Chi-square test with 95% confidence interval showed the value of p = 0.003. Based on the Spearman rank correlation test, showed the value of r = -0.373. From this study, it can be concluded that obtained a relationship between the level of spiritual well-being with the level of student anxiety in dealing with OSCE on the PSPD FK ULM class of 2017. Keywords: spiritual well-being, anxiety, OSCE Abstrak: Pada mahasiswa, kecemasan berpengaruh terhadap proses pendidikan. Kecemasan pada mahasiswa kedokteran dapat terjadi menjelang OSCE. Kesejahteraan spiritual merupakan salah satu faktor yang berkontribusi menurunkan tingkat kecemasan individu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kesejahteraan spiritual dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa kedokteran PSPD FK ULM angkatan 2017 dalam menghadapi OSCE. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan metode cross sectional. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Sebanyak 91 responden penelitian mengisi kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan kuesioner Spiritual Well-Being Scale (SWBS). Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Didapatkan hasil nilai p=0,003. Berdasarkan uji korelasi Spearman rank didapatkan nilai r = -0,373. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan bermakna antara tingkat kesejahteraan spiritual dengan tingkat kecemasan mahasiswa dalam menghadapi OSCE di PSPD FK ULM angkatan 2017. Kata-kata kunci: kesejahteraan spiritual, kecemasan, OSCE
Literature Review: Hubungan Depresi dengan Kadar HbA1c pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Diah Mutia Rahmawati; Sherly Limantara; Dona Marisa; Roselina Panghiyangani
Homeostasis Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.311 KB)

Abstract

Abstract: Diabetes mellitus patient tends to be at greater risk of suffering depression. Depression on diabetes patient results in poor glycemic and metabolic control, thus affecting the patient’s HbA1c level. This literature review study was made to know the correlation between depression and HbA1c level of type 2 diabetes mellitus patient. The literature search was conducted on Pubmed-MEDLINE and Google Scholar database. Furthermore, the articles used were acquired from several researches from other institutes in Indonesia. The articles used were written in either English or Indonesian, published between 2008-2020. The result of this literature review study showed that type 2 diabetes mellitus significantly caused depression to the sufferer. The result of this literature review study also found out that the depression in type 2 diabetes mellitus patient affects the HbA1c level.  Keywords: depression, HbA1c, type 2 diabetes mellitus Abstrak: Pasien diabetes melitus cenderung lebih beresiko mengalami depresi. Depresi pada pasien diabetes berakibat pada kontrol glikemik dan metabolik yang buruk, sehingga berimbas pada kadar HbA1c pasien. Literature review ini ditulis untuk mengetahui hubungan depresi dengan kadar HbA1c pada pasien diabetes melitus tipe 2. Penelusuran literatur dilakukan pada database Pubmed-MEDLINE dan Google Schoolar. Selain itu, artikel-artikel yang digunakan juga diperoleh dari beberapa penelitian pada institut lain dari Indonesia. Adapun artikel yang digunakan adalah artikel yang ditulis dalam bahasa Inggris dan Indonesia yang diterbitkan antara tahun 2008-2020. Hasil literature review, diabetes melitus tipe 2 secara signifikan menimbulkan depresi pada penderita. Pada hasil literature review juga, depresi pada pasien diabetes melitus tipe 2 dapat mempengaruhi kadar HbA1c. Kata-kata kunci: depresi, HbA1c, diabetes melitus tipe 2