Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literature Review: Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Pil Kombinasi dengan Kejadian Hipertensi Putri Nur Aini; Dwi Laksono Adiputro; Dona Marisa
Homeostasis Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.833 KB)

Abstract

Abstract: Hypertension is a major risk factor for cardiovascular disease which is one of the risk factors is combined oral contraceptive pills use. The purpose of this literature review is to summarize the association between combined oral contraceptive pills use and hypertension events. The reference data in the study of this article was obtained by searching using PubMed and Google Scholar published in 2010 to 2020. After the search and selection process of articles, 18 articles were included in this literature review. A total of 17 articles show that there is an association between combined oral contraceptive pills use with hypertension events, related to estrogen which affects the renin-angiotensin-aldosterone system, and progesterone which increases sodium reabsorption, lowers HDL-cholesterol levels, and increases LDL-cholesterol,  these mechanism can lead to hypertension. Only 1 article showed that the use of combination pills does not increase blood pressure. The mechanism is still unknown. In this literature review also discusses about association of factors that influence the hypertension events in combined oral contraceptive pill users. Keywords: Oral contraceptive, combined oral contraceptive pills, hypertension, blood pressure. Abstrak:Hipertensi merupakan faktor risiko mayor pada penyakit kardiovaskular dimana salah satu faktor risikonya adalah pemakaian kontrasepsi pil kombinasi. Penulisan literature review ini bertujuan untuk merangkum hubungan penggunaan kontrasepsi pil kombinasi dengan kejadian hipertensi. Data acuan dalam kajian artikel ini didapatkan dengan penelusuran menggunakan PubMed dan Google Scholar yang dipublikasikan pada tahun 2010 hingga tahun 2020. Setelah proses pencarian dan seleksi artikel, didapatkan 18 artikel yang disertakan pada literature review ini. Sebanyak 17 artikel menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan kontrasepsi pil kombinasi dengan kejadian hipertensi, berkaitan dengan kandungan kontrasepsi pil kombinasi yaitu estrogen yang mempengaruhi sistem renin–angiotensin-aldosteron, dan progesteron yang meningkatkan reabsorbsi natrium, menurunkan kadar HDL-kolesterol, serta meningkatkan kadar LDL-kolesterol, sehingga dapat mengakibatkan terjadinya hipertensi. Hanya satu artikel menunjukkan penggunaan pil kombinasi tidak meningkatkan tekanan darah. Mekanisme hal tersebut masih belum diketahui. Dalam literature review ini juga membahas mengenai hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi dengan kejadian hipertensi pada pengguna pil kontrasepsi kombinasi. Kata-kata kunci : pil kombinasi, pil KB, hipertensi, tekanan darah
Hubungan Hipertensi dengan Penyakit Jantung Koroner pada Pasien Gagal Jantung di RSUD Ulin Banjarmasin Rizky Frida Monica; Dwi Laksono Adiputro; Dona Marisa
Homeostasis Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.538 KB)

Abstract

Abstract: Heart failure is a complication that commonly occurs in CHD, especially acute myocardial infarction. Among the various risk factors associated with CHD, hypertension plays a major role given its high frequency and physiopathogenesis. This study is relationship of hypertension with coronary heart disease in heart failure patients in the Alamanda Ward Inpatient Room, Ulin Hospital, Banjarmasin. The research was an analytic observational study with cross sectional research design through a retrospective approach. Samples were 120 people obtained by consecutive sampling technique. As many as 29 of the 120 cases were hypertension with coronary heart disease, while 30 cases of hypertension were not with coronary heart disease. The results of hypothesis testing using Chi-square obtained a value of p = 0.045. This study conclusion is that there is a significant relationship between hypertension and coronary heart disease in patients with heart failure. Keywords: hypertension, coronary heart disease (CHD), heart failure Abstrak: Gagal jantung adalah komplikasi yang secara umum terjadi pada PJK terutama infark miokard akut. Di antara berbagai faktor risiko terkait dengan PJK, hipertensi memainkan peran utama mengingat frekuensinya yang tinggi dan fisiopatogenesisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hipertensi dengan penyakit jantung koroner pada pasien gagal jantung di ruang rawat inap bangsal alamanda RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian dilakukan dengan mengambil data sekunder yaitu rekam medik pasien PJK yang mengalami gagal jantung di RSUD Ulin Banjarmasin periode 2015 - 2017. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional melalui pendekatan retrospektif. Sampel berjumlah 120 orang diperoleh dengan teknik consecutive sampling. Sebanyak 29 dari 120 kasus merupakan hipertensi dengan penyakit jantung koroner, sedangkan 30 kasus hipertensi tidak dengan penyakit jantung koroner. Hasil uji hipotesis menggunakan Chi-square didapatkan nilai p=0,045. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan bermakna antara hipertensi dengan penyakit jantung koroner pada pasien gagal jantung. Kata-kata kunci: hipertensi, penyakit jantung koroner (PJK), gagal jantung.