Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Hipertensi dengan Penyakit Jantung Koroner pada Pasien Gagal Jantung di RSUD Ulin Banjarmasin Rizky Frida Monica; Dwi Laksono Adiputro; Dona Marisa
Homeostasis Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.538 KB)

Abstract

Abstract: Heart failure is a complication that commonly occurs in CHD, especially acute myocardial infarction. Among the various risk factors associated with CHD, hypertension plays a major role given its high frequency and physiopathogenesis. This study is relationship of hypertension with coronary heart disease in heart failure patients in the Alamanda Ward Inpatient Room, Ulin Hospital, Banjarmasin. The research was an analytic observational study with cross sectional research design through a retrospective approach. Samples were 120 people obtained by consecutive sampling technique. As many as 29 of the 120 cases were hypertension with coronary heart disease, while 30 cases of hypertension were not with coronary heart disease. The results of hypothesis testing using Chi-square obtained a value of p = 0.045. This study conclusion is that there is a significant relationship between hypertension and coronary heart disease in patients with heart failure. Keywords: hypertension, coronary heart disease (CHD), heart failure Abstrak: Gagal jantung adalah komplikasi yang secara umum terjadi pada PJK terutama infark miokard akut. Di antara berbagai faktor risiko terkait dengan PJK, hipertensi memainkan peran utama mengingat frekuensinya yang tinggi dan fisiopatogenesisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hipertensi dengan penyakit jantung koroner pada pasien gagal jantung di ruang rawat inap bangsal alamanda RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian dilakukan dengan mengambil data sekunder yaitu rekam medik pasien PJK yang mengalami gagal jantung di RSUD Ulin Banjarmasin periode 2015 - 2017. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional melalui pendekatan retrospektif. Sampel berjumlah 120 orang diperoleh dengan teknik consecutive sampling. Sebanyak 29 dari 120 kasus merupakan hipertensi dengan penyakit jantung koroner, sedangkan 30 kasus hipertensi tidak dengan penyakit jantung koroner. Hasil uji hipotesis menggunakan Chi-square didapatkan nilai p=0,045. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan bermakna antara hipertensi dengan penyakit jantung koroner pada pasien gagal jantung. Kata-kata kunci: hipertensi, penyakit jantung koroner (PJK), gagal jantung.