Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IDENTIFIKASI PENGEMBANGAN EKOWISATA DI DESA BUKIAN, KECAMATAN PAYANGAN, KABUPATEN GIANYAR I Wayan Suky Luxiana; I Wayan Parwata; Agus Kurniawan
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.6.2.2022.60-72

Abstract

Desa Bukian merupakan salah satu desa di Kabupaten Gianyar yang memiliki potensi yang beragam mulai dari budaya, alam, buatan dan dapat dikembangkan melalui konsep ekowisata sebagai tujuan atau daya tarik wisata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengembangan ekowisata. Lokasi penelitian ini berada di desa Bukian yang memiliki lokasi terintegrasi dengan pertanian dan pariwisata. Penelitian di desa Bukian dilakukan untuk mengidentifikasi potensi desa (potensi budaya, alam, dan buatan desa). Penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Tujuan teknik pengambilan sampel menggunakan informan dan menggunakan informan kunci. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat berbagai potensi desa wisata yang dikelompokkan menjadi tiga antara lain potensi alam (Hutan Adat di Banjar Tiyingan, Persawahan, dan Perkebunan Organik, dan keindahan alam), potensi budaya (Situs Purbakala Sarkofagus, Tinggalan Arca di Pura Puseh Desa Bale Agung Bukian, Tradisi Bali Aga Ngasa Pura Dalem Bukian, Festival Budaya Bukian, dan Penglukatan Taman Megenda.), dan potensi buatan (air minum Gianyar, Sentra kerajinan kayu berupa jerapah dan kerajinan kayu lainnya, jalur Tracking dan Cycling.). Pengembangan ekowisata di Desa Bukian diharapkan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat lokal, pelaku usaha dan pemerintah secara berkelanjutan serta berkontribusi secara finansial bagi pelestarian lingkungan.
Pengembangan Desa Adat Gelgel sebagai Wisata Spiritual I Made Mardika; Agus Kurniawan; Ni Komang Arini Satyawati; A. A. Ayu Dewi Larantika
Postgraduated Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pcsj.3.1.2022.1-6

Abstract

Community Service on the development of the Gelgel Traditional Village as Spiritual Tourism aims to empower the community in realizing the Gelgel Traditional Village as a Spiritual Tourism Destination Area. The service partner is the Bendesa Adat Gelgel with the target audience of the Gelgel Traditional Village ‘krama’ community groups. The selection of Gelgel Traditional Village as the location of service because Gelgel has the potential to be developed into a spiritual tourism model, in accordance with the development direction of the Klungkung Regency government, and has become a guided village for the Postgraduate Program of Warmadewa University. This second year of service is programmed on the arrangement of temples and packaging of spiritual DTW icon designs as well as the preparation of Human Resources for spiritual tourism managers. The three focus partner problems that were solved were: (1) there was no physical form of "icon" information (nameplate, candi bentar building) to mark the Gelgel Traditional Village as the center of the Swecapura palace and the kawitan center complex for various clans/soroh in Bali, (2) the arrangement of the potential of cultural heritage that can be packaged into a Spiritual tourism attraction has not been carried out, (3) the human resources of Pekraman Village are not yet skilled in utilizing and managing the potential of Spiritual Tourism they have. The solutions offered are: (1) Assistance in drafting the 'icon' design for the Royal Swecarapura Center and Kawitan centers throughout Bali to support Gelgel Village as a Spiritual DTW, (2) FGD in structuring and packaging Spiritual Tourism, (3) Assistance in heritage management temple culture by Gelgel Traditional Village as a collaborative Spiritual Tourism. The outputs produced are articles in national journals with ISSN, activity videos, publications in print/online media, increased competitiveness, increased application of science and technology, and improved values in society. Additional benefits are in the form of IPR posters that are registered as copyrights.