Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

EFEKTIVITAS THERAPY KOMPLEMENTER MASSAGE PUNGGUNG TERHADAP PENURUNANAN NYERI POST SECTIO CESSAREA PADA IBU POSTPARTUM DI KOTA BENGKULU DES METASARI; YANCE HIDAYAT
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v11i1.4077

Abstract

Pendahuluan: Nyeri adalah pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan dimana seseorang merasakan perasaan yang tidak nyaman yang disebabkan oleh kerusakan jaringan akibat pembedahan, Terapi untuk mengatasi nyeri post-operasi dapat dilakukan dengan tenik nonfarmakologis sebagai alternatif yang aman dalam menurunkan rasa nyeri post operasi SC, terapi komplementer merupakan rangkaian terapi tradisional yang digabungkan dalam pengobatan modern. Komplementer adalah penggunaan terapi tradisional ke dalam pengobatan modern, therapi komplementer yang dapat digunakan dalam menurunkan rasa nyeri diantaranya adalah, Teknik message punggung. Metode: Jenis penelitian ini eksperimen semu (Quasy experiment), dengan pendekatan One Group Pre-Post Test yang bertujuan untuk melihat efektivitas message punggung terhadap penurunan nyeri pada pasien post op sectio cessarea. Hasil dan Pembahasan: Message Punggung efektif untuk mengurangi nyeri post operasi SC. Kesimpulan: Therapy message punggung yang merupakan therapy alternatif dan kompelementer efektif dalam menurunkan nyeri post operasi SC, sehingga dapat dijadikan solusi yang aman digunakan pada ibu postpartum SC yang mengalami nyeri.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI 3 DESA KECAMATAN SUKARAJA KABUPATEN SELUMA Novi Lasmadasari; Desmetasari; Dewi Rahayu
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v2i2.59

Abstract

Pemberian ASI eksklusif 3 Desa (Desa Sumber Arum, Sidosari, Bukit Peninjauan 1) Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma sebagai desa binaan STIKes Sapta Bakti masih belum sesuai standar cakupan ASI nasional 80%. Penelitian ini adalah survey analitik dengan desain Cross Sectional yang bertujuan untuk menganalisis faktor pemberian ASI eksklusif pada 51 sampel dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh dalam keberhasilan pemberian ASI Eksklusif pada penelitian ini adalah variabel dukungan tenaga kesehatan menjadi salah satu variabel yang paling berpengaruh dengan nilai uji statistic regresi logistic didapatkan p-value = 0,001 dan nilai OR = 14,5 (CI: 6,61-82,4) dapat diartikan bahwa ibu yang mendapat dukungan tenaga kesehatan sejak awal berpeluang 14,5 kali untuk berhasil menjalankan atau memberikan ASI Ekslusif dibandingkan ibu yang tidak mendapatkan dukungan tenaga kesehatan. Variabel kedua dukungan keluarga dimana variabel ini dengan nilai uji statistic regresi logistic didapatkan p-value = 0,002 dan nilai OR = 12,1 (CI: 4,61-72,4) dapat diartikan bahwa ibu yang mendapatkan dukungan keluarga berpeluang 12,1 kali untuk berhasil dalam memberikan ASI Ekslusif dibandingkan ibu tidak mendapat dukungan keluarga. Tenaga kesehatan terutama bidan baik di desa maupun di kota diharapkan dapat memberikan dukungan sejak awal pada saat pada masa kehamilan trimester 3 memberikan pengetahuan terkait ASI Eksklusif serta memberikan kesempatan kepada ibu untuk melaksanakan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) sebagai awal pelaksanaan ASI Eksklusif.
Analisis Pelaksanaan Senam Kegel Terhadap Penyembuhan Luka Episiotomi Pada Ibu Postpartum di Kota Bengkulu Des Metasari; Sianipar Berlian Kando; Dyah Tepi Rahmawati
Jurnal Kesehatan Medika Udayana Vol. 9 No. 02 (2023): Oktober: Jurnal Kesehatan Medika Udayana
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47859/jmu.v9i02.385

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Tindakan episiotomi pada ibu postpartum akan menimbulkan luka yang menjadi resiko terjadi infeksi dan perdarahan postpartum yang dapat menjadi fakor penyebab peningkatan Angka Kematian Ibu (AKI), sehingga proses penyembuhan luka menjadi hal penting untuk mengurangi resiko tersebut. Senam kegel dapat membantu proses penyembuhan luka karena melancarkan sirkulasi darah dan oksigen ke dalam otot dan jaringan disekitar, seperti perineum sehingga mempercepat proses penyembuhan luka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis (hubungan) senam kegel terhadap proses penyembuhan luka episotomi pada ibu postpartum di kota Bengkulu. Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan analisis crossectional, sampel dalam penelitian ini ibu postpartum normal yang mengalami luka episiotomi di kota Bengkulu tahun 2022 yang berjumlah 40 orang, diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling, lama senam 20 menit selama 7 hari dengan frekuensi 1 kali/hari. Hasil: Sebagian besar ibu postpartum dengan episiotomy tidak melakukan senam kegel, Sebagian besar mengalami proses penyembuhan luka > 7 hari. Ada hubungan anatara senam kegel dengan penyembuhan luka episiotomy pada ibu postpartum normal yang terjadi episiotomy dengan Pvalue 0,013. Simpulan: Terdapat percepatan proses penyembuhan luka episiotomi pada ibu posprtum yang emlakukan senam kegel, sehingga dapat disarankan pada ibu postpartum untuk melakukan senam kegel untuk membantu perbaikan jaringan yang luka akibat tindakan episiotomi.
An Analysis of Therapeutic Communication by Health Workers Toward the Fourth Visit on Pregnant Women in The Working Area of Beringin Raya Public Health Center in Bengkulu City Des Metasari; Syami Yulianti
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6, No 4: December 2021
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.578 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6i4.950

Abstract

Pregnant women are a special group who have a risk in declining their health, it is very important for a pregnant woman to check the mother and fetus health periodically through antenatal care (ANC) at Health services. Antenatal care which conducted by pregnant women whether there is a problem or not during pregnancy, the purpose is to detect early if there is a complication in pregnancy. Preparing the birth, breastfed then past Partum contraception, ANC conducted at least once in trimester one of pregnancy, once during trimester two and at least two times during trimester three, good K4 achievement can reduce the number of mothers and baby death caused by pregnancy complication and during giving birth because the problem in pregnancy can be identified quickly so it can be prevented from the further problem for mother and fetus. The role of health workers is very important in achieving K4 at Antenatal Care. Caring Antenatal workers are friendly and able to give good explanations about therapeutic on pregnant women when they check their pregnancy, they will feel comfortable so they will come again to check their pregnancy in the future, therapeutic communication is a health worker technique in communicating with pregnant women which can give comfort feeling and can make communication as therapy with good condition. Therapeutic communication created can make the pregnant woman entrust their pregnancy check to health workers starting from K1 until K4.Abstrak: Ibu hamil merupakan kelompok khusus yang beresiko terhadap penurunan kondisi kesehatan kesehatannya, ibu hamil sangat penting untuk memeriksakan kondisi ibu dan kondisi kesehatan janinnya secara perodik melalui antenatal care (ANC) di pelayanan kesehatan, antenatal care dilakukan oleh ibu hamil jika ada atau tidak ada keluhan dalam kehamilannya, yang bertujuan untuk mendeteksi sedini mungkin jika terdapat komplikasi dalam kehamilannya, mempersiapakan proses kelahiran, menyusui sampai kontrasepsi pasca partum, ANC dilakukan minimal 1 kali dalam trimester 1 kehamilan, 1 kali pada trimester II kehamilan dan minimal 2 kali pada trimester III kehamilan, pencapaian K4 yang baik akan menurunkan angka kematian ibu dan bayi akibat komplikasi kehamilan dan persalinan, karena masalah dalam kehamilan dapat dengan cepat diketahui sehingga dapat dicegah untuk terjadinya masalah yang lebih serius dari ibu dan janinnya. Peran petugas kesehatan sangat penting dalam pencapaian K4 pada antenatal care sangat penting, petugas kesehatan yang care, ramah dan memberikan komunikasi yang therapeutik pada ibu hamil saat memeriksakan kehamilannya akan membrikan kenyaman pada ibu hamil tersebut sehingga akan  datang kembali untuk memeriksakan kehamailannya pada waktu selanjutnya, komunikasi therapetik merupakan teknik petuagas kesehatan dalam berkomunikasi kepada ibu hamil yang akan memberikan kenyaman dan menjadikan komunikasi sebagai therapis yang menciptakan suasana yang baik. Komunikasi therapeutik yang diciptakan oleh petugas kesehatan pada ibu hamil yang dapat untuk memeriksakan kehamilannya akan menciptakan kondisi ibu mempercayakan pemeriksaan kehamilannya pada petugas kesehatan mulai dari K1 sampai dengan K4.
PENGARUH HAPPY PRENATAL YOGA TEKNIK UJJAYI PRANAYAMA TERHADAP KUANTITAS TIDUR PADA IBU HAMIL ATERM DI PMB YETTI PURNAMA, S.ST., M.KEB DI KOTA BENGKULU RONALEN BR. SITUMORANG; DES METASARI; BERLIAN KANDO SIANIPAR; YETTI PURNAMA
Journal Of Midwifery Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v13i2.10255

Abstract

Pada ibu hamil yang mengalami berbagai perubahan fisiologis dengan seiring pertumbuhan janin didalam Rahim dan usia kehamilan yang meningkat. Hal ini merupakan adanya bagian dari perubahan fisik, psikologis, dan sosial pada ibu hamil. Banyak rasa ketidaknyamanan ibu hamil yang dirasakan selama masa kehamilan seperti Kram kaki, gangguan pencernaan, kesulitan bernapas, sakit punggung, sering buang air kecil, depresi, stres, kecemasan (anxiety), serta gangguan tidur seperti insomnia atau sulit tidur, sering terjadi. Kuantitas tidur yang baik bagi ibu hamil trimester III akan berdampak baik bagi ibu sendiri dan calon bayinya. Sedangkan ibu hamil yang memiliki kualitas tidur buruk akan berdampak buruk juga untuk dirinya dan kehamilannya. Kualitas tidur buruk pada ibu hamil trimester III akan menyebabkan terjadinya komplikasi kehamilan, persalinan, bahkan terhadap calon bayinya. Komplikasi yang dapat terjadi seperti hipertensi gestasional, partus lama, sectio caesarea, hingga terjadinya kelahiran premature. Tujuan penelitian ini adalah Pengaruh Happy Prenatal Yoga Teknik Ujjayi Pranayama Terhadap Kuantitas Tidur Pada Ibu Hamill Aterm di PMB Yetti Purnama, SST., M.Keb di Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimental design dengan satu kelompok (one group pra-test posttest design). Sampel sebanyak 32 partisipan ibu hamil trimester 3 di PMB Yetti Purnama, SST., M.Keb di kota Bengkulu. Analisis data penelitian ini menggunakan uji paired T Test. Hasil penelitian bahwa daeri 32 responden sebelum dilakukan ujjayi pranayama bahwa sebagian besar responden mempunyai kualitas tidur buruk sejumlah 21 ibu hamil (65,6%) dan sesudah dilakukan happy pranayama hampir seluruh responden mempunyai kualitas tidur baik meningkat yaitu 29 ibu hamil (90,6%). Hasil analisis statistic menggunakan uji paired T Test menunjukkan bahwa ada perubahan yang signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukannya Happy Prenatal Yoga Teknik Ujjayi Pranayama dengan p value=0.000<a = 0.05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh Happy Prenatal Yoga Teknik Ujjayi Pranayama Terhadap Kuantitas Tidur Pada Ibu Hamill Aterm di PMB Yetti Purnama, SST., M.Keb di Kota Bengkulu. Diharapkan dengan dilakukannya Happy Prenatal Yoga Teknik Ujjayi Pranayama Terhadap Kuantitas Tidur Pada Ibu Hamill Aterm dapat dijadikan sebagai salah satu tindakan non farmakologi untuk dapat meningkatkan kuantitas tidur pada malam haru buat ibu hamil khusus trimester ketiga. Ujjayi pranayama dapat meningkatkan kuantitas tidur ibu hamil menjadi lebih baik dan membuat ibu hamil lebih relaks dan nyaman dalam beristirahat. Semoga tenaga Kesehatan dan khususnya bidan dapat menerapkan Happy Prenatal Yoga Teknik Ujjayi Pranayama pada ibu hamil baik di pelayanan PMB, Puskesmas, Rumah Sakit dan tempat pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil selama kehamilan dan membuat janin dalam rahim terasa nyaman dengan kuantitas tidur yang baik.
Pengaruh Slow Stroke Back Massage Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Rsud Rejang Lebong Tahun 2025 Ninda Putri Arishandi; Des Metasari; Delta Aprianti
Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Vol 5 No 2 (2026): April
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/mude.v5i2.9924

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease with a high incidence and a risk of serious complications such as stroke and heart failure. Hypertension management involves more than just pharmacological therapy; it can also be supported by non-pharmacological therapies. One simple, safe, and effective non-pharmacological intervention is Slow Stroke Back Massage (SSBM), which provides a relaxing effect and helps lower blood pressure. Objective: To determine the effect of Slow Stroke Back Massage on lowering blood pressure in hypertensive patients in Melati Ward of RSUD Rejang Lebong Regency. This study was a quasi-experimental study with a pre-test, post-test, and control group design. The sample size was 48 respondents, divided into 24 in the intervention group and 24 in the control group using a purposive sampling technique. Data analysis began with a normality test using the Shapiro-Wilk test and a homogeneity test using Levene's test. Furthermore, a paired t-test was used to determine differences in blood pressure before and after treatment in each group. In the intervention group, the average systolic blood pressure decreased from 152.5 mmHg to 122.08 mmHg, a difference of 30.41 mmHg (p = 0.000), while the average diastolic blood pressure decreased from 94.2 mmHg to 79.6 mmHg, a difference of 14.58 mmHg (p = 0.000). In the control group, the average systolic blood pressure decreased from 160.4 mmHg to 147.5 mmHg, a difference of 12.91 mmHg (p = 0.003), while the average diastolic blood pressure decreased from 99.6 mmHg to 91.3 mmHg, a difference of 8.33 mmHg (p = 0.005). Slow Stroke Back Massage has been shown to be effective in reducing both systolic and diastolic blood pressure in hypertensive patients. This intervention can be used as a simple, safe, and affordable non-pharmacological therapy, and can be implemented by healthcare professionals and patients' families as an adjunct to pharmacological therapy.
Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Tingkat Kemandirian Adl (Activity Of Daily Living) Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Pagar Dewa Kota Bengkulu Ice Febriantami; Des Metasari; Emi Pebriani
Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Vol 5 No 2 (2026): April
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/mude.v5i2.10856

Abstract

The elderly are an age group whose numbers continue to increase. Based on data from the Central Statistics Agency, the percentage of the elderly population in Indonesia increases every year, causing various physical and psychological health problems, one of which is anxiety. Anxiety can affect the elderly's ability to perform Activities of Daily Living (ADL) thus impacting the level of independence and quality of life, especially for the elderly living in social institutions. The purpose of this study was to determine the relationship between anxiety levels and the level of independence in Activities of Daily Living in the elderly at the Tresna Werdha Pagar Dewa Social Institution in Bengkulu City. This study used a quantitative descriptive design with a cross-sectional approach. The population was 62 and the sample was 58 elderly with a total sampling technique. The instruments used were the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) and the Barthel Index. Data analysis used the Chi-Square test. The results showed that the majority of elderly experienced mild anxiety (77.6%) and the majority were in the independent category (91.4%). The results of the Chi-Square test obtained a p value = 0.007 (p
Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Leaflet Terhadap Kecemasan Wanita Menopause Di Wilayah Kerja Puskesmas Jembatan Kecil Kota Bengkulu Tahun 2026 Selvia Antasari; Des Metasari; Murwati Murwati
Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Vol 5 No 2 (2026): April
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/mude.v5i2.10863

Abstract

Menopause is the phase of permanent cessation of menstruation, which can cause anxiety due to a lack of knowledge about the physical and psychological changes that occur. This study aims to determine the effect of education using leaflets on the anxiety of menopausal women in the working area of the Jembatan Kecil Community Health Centre in Bengkulu City in 2026. The study used a quasi-experimental pre-post test one group design. The population consisted of menopausal women aged 45–55 years registered at the Jembatan Kecil Community Health Centre in 2026 (n = 442), with a sample of 18 respondents selected through purposive sampling. The instruments used were the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire to measure anxiety and leaflets as educational media. Data analysis was performed using the Wilcoxon Signed Ranks Test after the Shapiro-Wilk normality test. The results showed that before education, the average anxiety score was 1.06, ranging from no anxiety to moderate anxiety. After education, the average anxiety score decreased to 0.67 with no respondents experiencing moderate anxiety. The Wilcoxon test obtained a Z value of -2.333 with a significance of p = 0.020 (
PENGARUH MINUMAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS TELAGA DEWA KOTA BENGKULU TAHUN 2022 Ruadya Tuzzarah Dewi; Des Metasari; Murwati Murwati
KOLONI Vol. 1 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v1i4.411

Abstract

Hypertension is still a major problem in the world. In almost every country, especially developed countries, hypertension is a public problem which is often the cause of death. The aim of the research was to determine the effect of garlic drink on reducing blood pressure in hypertensive patients in the Telaga Dewa Health Center Work Area, Bengkulu City in 2022. The method in this study was quantitative, using quasy experimental research with a pre post test one group design approach. The sample in the study was 15 respondents who were selected according to the inclusion and exclusion criteria. This study used the Wilcoxon Test statistic. The results of this study showed that the mean systolic value before the intervention was 150 mmHg and the mean systolic value after the intervention was 121.33 mmHg. The mean diastolic value before the intervention was 91.33 mmHg and the mean diastolic value during the intervention was 80.33 mmHg. The statistical test results of the Wilcoxon Test obtained a value of ρ value = 0.000 < α = 0.05, H0 was rejected and Ha was accepted, meaning that there is an effect of garlic drink on systolic blood pressure at the Telaga Dewa Health Center, Bengkulu City in 2022. The conclusion in this study is that garlic can reduce blood pressure in hypertensive patients. The suggestion in this study is that hypertensive patients can use garlic in preventing recurrence of hypertension.  Keywords: Garlic, Hypertension