Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbedaan Morfometri Kelinci New Zealand White Pada Jenis Kelamin dan Ketinggian Tempat yang Berbeda Nur Wakhid Salamudin; Edy Kurnianto; Sutopo Sutopo; Asep Setiaji
Bulletin of Applied Animal Research Vol 4 No 2 (2022): Bulletin of Applied Animal Research
Publisher : LPPM Perjuangan University of Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/baar.v4i2.956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keragaman morfomtrik kelinci New Zealand White berdasarkan se dan ketinggian tempat. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 200 ekor kelinci dengan umur bulan lebih. Penelitian ini dilakukan di lokasi dengan ketinggian yang berbeda yaitu pada dataran rendah di wilayah Pleret Bantul Yogyakarta dengan ketinggian 0-250 meter di atas permukaan laut, pada dataran sedang di kabupaten magelang, Kendal dan Semarang dengan ketinggian 250-750. meter di atas permukaan laut dan pada ketinggian yang terletak di daerah temanggung dengan ketinggian lebih dari 750 meter di atas permukaan laut. Parameter yang digunakan adalah panjang kepala, lebar kepala, panjang telinga, lebar telinga, lingkar dada, dada bagian dalam, lebar dada, panjang tulang femur, panjang ulna-radius, panjang tulang tibia, dan panjang badan. Data dianalisis dengan desain klasifikasi two way dan uji rata-rata Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan ukuran tubuh yang signifikan (P<0,05) antara jantan dan betina, yaitu pada lebar kepala, panjang telinga, lebar telinga, radius ulna panjang, dan panjang tulang skapula. Terdapat perbedaan (P<0,05) ukuran tubuh kelinci di dataran rendah, dataran sedang, dan dataran tinggi, tose terdapat pada lebar kepala, lebar telinga, lingkar dada, lebar dada, tampilan radius ulna, tulang skapula panjang, dan lebar pinggul sedangkan pada variabel panjang kepala, panjang tulang femur, panjang tulang tibia, dan panjang badan tidak menunjukkan perbedaan yang mencolok. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perbedaan ukuran tubuh yang signifikan antara jarak pandang dan ketinggian tempat. Kata kunci : New Zealand White, kelinci, keanekaragaman morfometrik
Profil Asam Amino Sapi Donggala Berdasarkan 13 Gen Pengkode Protein di DNA Mitokondria Rini Hastarina Suharmadji; Dela Ayu Lestari; Agung Purnomoadi; Sutopo Sutopo; Asep Setiaji
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 26 No 02 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to characterize the amino acid profile of the 13 protein-coding genes in the mitochondrial DNA (mtDNA) of Donggala cattle. Genomic DNA was extracted from liver tissue to obtain the complete mitochondrial genome sequence using Next-Generation Sequencing (NGS) technology. The resulting mtDNA sequences were aligned to identify amino acids encoded by the 13 mitochondrial protein-coding genes, namely COX1, COX2, COX3, ATP6, ATP8, ND1, ND2, ND3, ND4, ND4L, ND5, ND6, and CYTB. The results showed that the amino acid profile of the 13 mtDNA protein-coding genes in Donggala cattle was dominated by leucine (Leu), while cysteine (Cys) exhibited the lowest proportion. These findings provide fundamental information on the mitochondrial genetic characteristics of Donggala cattle and may support future studies on the conservation and breeding of local cattle genetic resources.