Mira Wati, Mira
Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasir Pengaraian

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

DESKRIPSI KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH SMA SE KECAMATAN RAMBAH HILIR TAHUN PEMBELAJARAN 2015/2016 Wati, Mira
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FKIP Prodi Biologi Vol 1, No 1 (2016): Jurnal lmiah Mahasiswa FKIB BIOLOGI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa FKIP Prodi Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.64 KB)

Abstract

This Study Was aimed to description competention of head master managerial at senior high school in Rambah Hilir subdistrict. This study is descriptive research. This study using satisfied method which population as sample. The sample of this study is head master at senior high shcool in Rambah Hilir subdistrict. The sample of this study is head master at senior high shcool in Rambah Hilir subdistrict. The instrument of this study is questioner of indicator competention head master managerial. Results showed that indicator competention head master managerial an average of 71,70%, which concluded to complete category.
PEMBIAYAAN MURABAHAH: ANALISIS PERSEPSI NASABAH wati, Mira
MENARA EKONOMI Vol 3, No 5 (2017): Vol. III No. 5- April 2017
Publisher : Jurnal Menara Ekonomi : Pelatihan dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/me.v3i5.213

Abstract

Jurnal ini memperkuat penelitian dari Metawa S.A dan Almossawi M, yang berjudul“Banking Behavior of Islamic Bank Costumer: Perspectives and Implications, BankMarketing” (1998). Mereka menyimpulkan bahwa keputusan konsumen dalam memilihbank Islam didorong oleh faktor agama, di mana konsumen menekankan kepatuhanterhadap prinsip-prinsip Islam. Selanjutnya, keputusan juga termotivasi oleh faktor faktorkeuntungan, keluarga dan teman-teman, dan lokasi bank. Faktor-faktor tersebutselanjutnya dikaitkan dengan karekteristik responden seperti umur, pendapatan danpendidikan. Berdasarkan pembahasan dan hasil penelitian, faktor utama yangmempengaruhi persepsi masyarakat terhadap pembiayaan murabahah di Bank MuamalatIndonesia cabang Pekanbaru, dapat disimpulkan bahwa faktor pribadi hanya ditunjukkanoleh pembiayaan murabahah berlandaskan moral dan saling percaya. Faktor lingkunganjuga hanya ditunjukkan oleh aksesibilitas pembiayaan murabahah cepat dan mudah.Masyarkat banyak memilih faktor obyek dalam mempengaruhi persepsi mereka terhadappembiayaan murabahah diantaranya adalah pembiayaan murabahah popular dimasyarakat, karyawan sangat professional dan dapat dipercaya, biaya administrasinyamurah, sikap karyawan ramah, simpati, dan murah senyum, sosialisasi dan promosipembiayaan murabahah telah mencapai seluruh lapisan masyarakat, promosi pembiayaanmurabahah diketahui lewat hubungan personal da kerabat, prosepek perkembanganpembiayaan murabahah sangat baik,informasi pembiayaan diketahui lewat media cetakdan televise.Kata kunci : Pembiayaan Murabahah, persepsi nasabah
ANALISIS PERILAKU NASABAH TERHADAP PEMBIAYAAN MURABAHAH wati, mira
Imara: JURNAL RISET EKONOMI ISLAM Vol 2, No 1 (2018): IMARA: JURNAL RISET EKONOMI ISLAM
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.323 KB) | DOI: 10.31958/imara.v2i1.1028

Abstract

Dasawarsa ini sistem ekonomi dan keuangan Indonesia juga global memperlihatkan fenomena baru berupa kemunculan sistem ekonomi dan keuangan Islam yang terkristalisasi dalam bentuk bank-bank dan lembaga keuangan berbasis syariah. Kemunculannya, termasuk di Indonesia, dimaksudkan sebagai pemenuhan atas kebutuhan lapisan masyarakat yang meyakini bahwa sistem operasional perbankan konvensional yang berlaku selama ini tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam. Dalam sistem syariah antara bank dan nasabah digunakan sistem bagi hasil (profit and loss sharing)(karim, 2009,61) dan melarang adanya fixed return (penetapan keuntungan yang pasti di awal akad), sebagaimana sistem yang terdapat pada bank konvensional dengan sistem bunga yang diberlakukan pada sistem perbankan konvensional. Sedang bunga dalam aturan fiqih Islam tergolong sebagai riba seperti yang juga difatwakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tahun 2004.(DSN-MUI,2006,27) Sistem bunga ini merupakan titik perbedaan mendasar antara bank syariah dan bank konvensional.
PENGARUH KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA Wati, Mira; Medika, Gema Hista; Junaidi, Junaidi
Math Educa Journal Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted to know connection between Mathematic Connection and Students’ Problem Solving Capability on Mathematic. This research was a correlational Sample collection and was done by random sampling with doing normality testing in the beginning and homogeneity testing in population date. The sample was approximately 23 students from 117 populations. This research used T-testing to find the meaning of the regression.”Simple Regression-equation for”connection ability towards students’”problem solving”ability on mathematics was Y= 0,536 + 0,768X by correlation 0,760 and KP 57,829%. Hypothesis-testing result was gained  tcounting= 5,366 and ttable= 1,71. It is concluded that there is a connection between Mathematic Connection to Students’ Problem Solving Capability on Mathematic in Grade VIII SMPN 3 Palembayan. 
Sosialisasi Program Jkn dengan Pemeriksaan Kesehatan Serta Pengendalian Hipertensi melalui Edukasi dan Ramuan Herbal di Kepunduhan Cihanjuang Desa Sinagar Alghifari, Anugerah; Nur, Fauzan Khoeruman; Syabani, Gita Nur; Ramdani, Ilham Muhamad; Insani, Imelda Dwi; Husna, Lubna Aliatul; Wati, Mira; Suryaman, Novita Deris; Nadiroh, Cici Cahyati; Wijaya, Meylani Fauziah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i9.22143

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan serta pengendalian hipertensi, ditambah kurangnya pemanfaatan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), menjadi tantangan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat terhadap program JKN, memberikan edukasi mengenai pencegahan hipertensi, serta memperkenalkan pemanfaatan ramuan herbal sebagai terapi pendukung. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan kesehatan (pengukuran tekanan darah), penyuluhan dengan media edukasi berupa leaflet dan buku saku, diskusi kelompok, serta evaluasi dengan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2025 di Kepunduhan Cihanjuang dengan sasaran lansia dan ibu-ibu pengajian. Analisis menggunakan uji paired sample t-test menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta setelah penyuluhan (p < 0,05). Rata-rata skor pre-test meningkat dari 78,00 menjadi 86,00 pada dataset pertama, dan dari 51,67 menjadi 89,33 pada dataset kedua. Kategori pengetahuan juga berubah dari “Kurang” atau “Cukup” menjadi “Baik”. Selain itu, peserta melaporkan peningkatan kesadaran dalam menerapkan perilaku hidup sehat seperti kepatuhan minum obat, menjaga pola makan rendah garam, aktivitas fisik rutin, serta pemeriksaan kesehatan berkala. Edukasi terstruktur yang mengintegrasikan sosialisasi JKN, layanan pemeriksaan kesehatan, dan pengenalan terapi herbal terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta membangun kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan pengendalian hipertensi secara berkelanjutan. Kata Kunci: Jaminan Kesehatan Nasional, Hipertensi, Edukasi Kesehatan,  Ramuan Herbal, Prolanis     ABSTRACT Hypertension is one of the most prevalent non-communicable diseases and a leading cause of morbidity and mortality worldwide. Limited community knowledge regarding prevention and control of hypertension, along with low utilization of the National Health Insurance (JKN) program, remains a challenge in improving public health. This community service aimed to enhance public understanding and participation in JKN, provide education on hypertension prevention, and introduce the use of herbal remedies as supportive therapy. The methods included health examination (blood pressure measurement), counseling using educational media such as leaflets and booklets, group discussions, and evaluation through pre-test and post-test. The activity was conducted on August 8, 2025, in Kepunduhan Cihanjuang targeting the elderly and women’s religious groups. Paired sample t-test analysis showed a significant improvement in participants’ knowledge after counseling (p < 0.05). The average pre-test score increased from 78.00 to 86.00 in the first dataset, and from 51.67 to 89.33 in the second dataset. Knowledge categories improved from “Poor” or “Fair” to “Good”. Additionally, participants reported increased awareness in adopting healthy lifestyles such as medication adherence, low-salt diet, regular physical activity, and periodic health checks.Structured education integrating JKN socialization, health services, and introduction to herbal remedies proved effective in improving knowledge and building community awareness in the sustainable prevention and control of hypertension. Keywords: National Health Insurance, Hypertension, Health Education, Herbal Remedies, Prolanis
Edukasi Kesehatan Reproduksi Sebagai Upaya Peningkatan Kepedulian Terhadap Kesehatan Wanita Usia Subur Wati, Mira; Mariati, Nelly; Rahmah, Afiatun; Prabawati, Septiyan Anggira
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v4i1.16121

Abstract

Permasalahan kesehatan reproduksi pada wanita dapat dilihat pada prevalensi kanker di Indonesia seperti kanker serviks dan kanker payudara. Angka kejadian kanker serviks di Indonesia mencapai 36,633 kasus dan kanker payudara 65,858 kasus. Gambaran kesehatan reproduksi wanita juga dapat dilihat dari kasus IMS, HIV dan AIDS. Estimasi jumlah orang dengan HIV di Indonesia pada tahun 2020 sebanyak 543.100 orang dengan jumlah infeksi baru sebanyak 29.557 orang dan kematian sebanyak 30.137 orang. Pengabdian masyarakat ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan wanita dalam menjaga kesehatan reproduksinya sehingga menciptakan kesadaran untuk mau dan berpartisipasi dalam pencegahan dan deteksi dini penyakit yang berhubungan dengan kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu penyuluhan dengan ceramah dan diskusi, serta difasilitasinya konsultasi secara privat. Adapun kesimpulan yang diperoleh dari hasil pre-test dan post-test yang dilakukan dengan kuesioner adalah adanya peningkatan pengetahuan baik tentang kesehatan reproduksi wanita usia subur dari 37% menjadi 63%.
The GAMBARAN OPTIMISME ANAK PADA PERCERAIAN ORANG TUA: The Picture Of The Childl's Optimism On The Divorce Of The Parents Salim, Jessica; wati, Mira
Psikologi Prima Vol. 5 No. 2 (2022): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v5i2.3113

Abstract

Family is the first place for individuals which becomes the primary place for someone to learn and instill life values. Living in a family will only sometimes go according to what we expect, but other things will appear that intentionally or unintentionally will become obstacles. If you have made all the prevention efforts and solutions to remove existing obstacles but are unsuccessful, the way to do this is through a divorce. According to Yusuf (2004), parental divorce is a family situation that is not harmonious, unstable, or messy. The condition of children who experience divorce will have the ability to position themselves or have a habit of dealing with problems that occur. Therefore, optimism is the ability of a child to deal with the situation they are experiencing or the tendency to face a problem in thinking in a good or positive direction. So divorce will make children feel devastated, and some will feel pessimistic. However, some children will feel a rift in their parent's relationship, which results in a divorce, and will feel optimistic about what happened to them. By feeling optimistic, the child can adjust and adapt to an environment that will experience drastic changes. The research method used in this study is qualitative, and the method used is a literature study.
PENERIMAAN KELUARGA TERHADAP ANGGOTA KELUARGA YANG MENDERITA SKIZOFRENIA: Family Self-Acceptance in Schizophrenic Patients Citra Puspita, Kurnia; Wati, Mira
Psikologi Prima Vol. 5 No. 2 (2022): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v5i2.3125

Abstract

Mental disorders should get more attention because the people themselves still think that mental disorders are disgusting and embarrassing. For this reason, the stigma of society has an impact on the families of sufferers because they think that if one of the families suffers from a mental disorder, it is something that is very embarrassing and is a disgrace to the family. One of the many psychiatric disorders is schizophrenia where the sufferer has difficulty distinguishing what is real and what is not. The existence of this thinking disorder makes the sufferer have abnormalities in behaving and speaking. Families who care for people with schizophrenia also receive bad treatment by the surrounding environment so that it affects their perception of schizophrenia itself. Not infrequently the family also becomes a victim when caring for the patient and of course makes the sufferer's family feel depressed. For this reason, self-acceptance from the family will have an impact and can also help the healing process for people with schizophrenia. The stages of family self-acceptance vary, but in general there are four stages, namely resistance, anger, bargaining, depression and acceptance.